Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 141


__ADS_3

"Hahahaaaa" suara tawa yang menggelar yang berasal dari tengah-tengah kumpulan musuh


Orang itu tak lain adalah orang kepercayaan tuan AZhein yang bernama Nicko, dia merupakan ketua dari gangster Mafia kelas kakap yang telah bekerja sama dengan tuan AZhein untuk membalas kan dendam tuan AZhein terhadap keluarga 'Zhou'


Nicko bejalan di depan kumpulan anak buah nya dan menatap tajam satu persatu ke arah Simon dan Jack serta anak buah nya


"sebaiknya serahkan diri kalian Sekarang sebelum anak buah ku menghabisi nyawa kalian, kalian juga takkan bisa lari sekarang karna tempat ini sudah dikepung dari sisi manapun" ujar Nicko dengan nada bicara yang terdengar meremehkan


"Hehh, meski hanya tersisa setetes darah pada tubuh ku, aku tidak akan membiarkan kau menyakiti mereka (menunjuk pada anak buah nay sendiri) " Ujar Jack


...----------------...


"Hei apa kau lakukan di sana?" tanya seseorang pria bertubuh kekar dan wajah yang yang terlihat Sangar dan menyeramkan layak nya seorang berandal dan berdiri tepat di depan pintu


Erfan sempat terkejut saat mendengar suara itu namun sesaat kemudian ia pun kembali bersikap tenang agar tak ada yang mencurigai dirinya


"Tuan besar memintaku untuk melihat keadaan Tawanan dan beliau juga mengatakan agar aku mengambil beberapa foto untuk di kirimkan pada keluarga Nyonya itu" ujar Erfan yang beralasan

__ADS_1


"Apa maksud Tuan besar?" tanya pria itu yang masih ragu dengan apa yang di ucapkan oleh erfan yang ia pikir adalah anggota nya


"Aku tidak tau jelas, mungkin tuan besar sengaja melakukan nya untuk menakuti keluarganya"


Dengan susah payah erfan mencari alasan Hingga akhirnya ia pun di ijinkan masuk oleh Penjaga itu


"Klek" pintu pun kembali di tutup saat erfan sudah masuk sepenuhnya


Betapa Erfan merasakan sesak dan perih saat melihat sebuah pemandangan yang begitu menyayat hati, bagai mana tidak saat ini Dia bisa melihat dengan jelas bagai mana sang ibu yang dalam keadaan terikat di sebuah kursi dan terlihat sangat lemah


kemudian ia pun berjalan dengan buru-buru untuk menghampiri sang ibu


Nyonya Rongrong mengenali suara itu dan perlahan ia pun membuka matanya, wajah nya sangat pucat dan terlihat tidak berdaya


"Efan, kau di sini nak" kata Nyonya Rongrong dengan suara lirih dan lemah


"Ibu aku akan membawamu pergi dari sini, ibu jangan takut, aku akan menyelamatkan ibu"

__ADS_1


Saat erfan berusaha melepaskan tali yang mengikat tubuh ibunya satu persatu, tanpa di duga seseorang telah datang dan masuk ke ruangan tersebut


"Klek" pintu terbuka sontak membuat erfan menghentikan aksi nya


"Tap tap tap tap" suara langkah kaki seseorang yang mendekat pada erfan dan nyonya Rongrong


"Prok Prok prok (suara tepuk tangan) Bagus Kau telah masuk perangkap ku dan sekarang kau tidak bisa lari kemanapun lagi hahaha" Suara bariton yang terdengar meremehkan di sertai suara tawa yang menggelar dari seorang pria paruh baya yang tak lain adalah Tuan AZhein


Erfan berbalik menghadap pada Pria tua itu dan menatapnya dengan pandangan mata yang di penuhi kabut amarah serta kebencian


Sementara di luar ruangan saat ini perkelahian telah terjadi baik di sisi Simon dan Jack maupun Ken dan kini mereka telah di kepung oleh kumpulan Pihak Musuh


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2