Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 32


__ADS_3

Hari-hari berlalu begitu cepat...


kini Michael telah kembali dari London setelah menyelesaikan beberapa masalah yang terjadi pada 'Start Wings' seperti biasa Michael hari ini kembali bekerja sebagai asisten CEO di 'Zhou Group' milik erfan,


"Pagi Nona, bagai mana liburan anda, apakah menyenangkan" tanya Asisten Ken yang baru saja tiba dan menyapa Michael dengan ramah


"Pagi juga tuan Ken, Alhamdulillah liburan saya sangatlah menyenangkan, ngomong-ngomong apa tuan bos belum datang"


Asisten Ken tiba-tiba tersenyum mendengar Michael yang bertanya tentang bos mereka, tiba-tiba muncul dalam benak nya ingin menggoda Asisten sekaligus pacar bos nya itu. "Ehem Eemm, sepertinya aku mencium bau-bau kerinduan di sini"


Wajah Michael seketika berubah memerah menahan malu karna apa yang ia pikirkan saat ini dapat di tebak oleh asisten Ken, "Emm, nona apa kau mau tau tentang Tuan bos saat ini" tanya asisten ken yang tiba-tiba berubah serius

__ADS_1


Michael pun mengangguk dan memasang mata telinga untuk mendengarkan apa yang di sampaikan oleh asisten Ken, "Tuan Ken, jangan membuatku jadi penasaran, cepat katakan apa yang terjadi pada bos ..."


Tiba-tiba Kenzo berubah diam untuk sesaat, ia merasa ragu untuk mengatakan yang sebenarnya namun setelah ia pikir lagi, Michael memang sudah seharusnya mengetahui tentang apa yang terjadi selama ia ( Michael ) keluar kota


"Se sebenarnya, bos hari ini tidak akan datang ke kantor karna eemmm... aduh gimana cara ngomong nya ya...? ujar asisten Ken yang tiba-tiba menjadi bingung untuk menjelaskan pada Michael sambil sesekali menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Tuan Ken, sebenarnya ada apa...?" desak Michael


"Nona, hari ini Tuan bos tidak akan datang ke kantor, karna mereka ada acara keluarga, Nona Bianca dan tuan AZhein juga ada di sana, sepertinya, Eemm sepertinya mereka akan membahas tentang pertunangan Nona Bianca dan tuan bos"


"Nona, nona Michael apa anda baik-baik saja, Nona, "Panggil Asisten Ken dengan setengah berteriak, namun sepertinya ia sudah terlambat, Michael keburu masuk lift hingga tak terlihat lagi, "Gawat, Bagai mana kalau nona Michael malah berniat bunuh diri, habis lah aku mengapa aku malah mengatakan yang sebenarnya, pasti saat ini perasaan tengah hancur, ya Tuhan apa sebaiknya aku telpon bos saja, Benar aku harus menelpon bos sekarang dan menjelaskan semuanya sebelum terlambat " Gumam asisten Ken yang merasa khawatir pada kekasih bos nya itu...

__ADS_1


DALAM PANGGILAN TELPON


( Bos, maafkan saya, saya tidak bermaksud mengatakan nya, tapi saya rasa nona Michael berhak tau masalah ini karna cepat atau lambat dia akan mengetahuinya juga )


( Ken, aku mengerti maksud mu, kali ini aku tidak akan menyalahkan mu, aku akan menjelaskan pada ya nanti, Kalau begitu terima kasih sudah memberi tahu ku tentang apa yang terjadi, aku akan segera menemui nya sekarang juga )


Panggilan pun berakhir, Erfan bergegas meraih kunci mobil nya dan bermaksud untuk mendatangi Michael, Nyonya Rongrong terlihat bingung saat melihat sang putra yang seperti nya tengah buru-buru, "Efan, kau mau kemana, kenapa terlihat buru-buru sekali"


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2