
Michael mendekati lemari pakaian itu dan melihat semuanya, ia tau semua pakaian yang di beli oleh erfan bukan lah pakaian dengan merk murahan, karna ia sangat mengenal merk-merk itu dan siapa saja pemilik desain nya bahkan terdapat beberapa pakaian dengan merk Desain yang di buat oleh Michael sendiri, Namun Michael tetaplah Michael, meskipun sekarang ia sudah hidup mewah bergelimang harta dan bahkan bisa saja ia memakai pakaian mewah yang di buat/desain nya sendiri namun ia tak melakukan nya, karna semua itu tak akan bisa mengubah sifat dan kebiasaan dari seorang Michael Nuan, meski kadang orang-orang sering menggunjingnya karna pakaiannya yang terlihat biasa saja dan bahkan tak ada merk karna ia membeli ya dari pasar yang ada di pinggir jalan (Pasar Tradisional ), namun ia tak mau ambil pusing, baginya Hina di mata manusia tidak lah menjadi masalah, asalkan tidak hina di hadapan Tuhan nya karna Michael sadar bahwa apa yang ia pakai dan ia miliki hari ini hingga detik ini jika ia tak mempergunakan nya dengan sebaik mungkin, kelak semua akan Ada Hisab nya
"Sayang, apa ini semuanya untuk ku...? tanya Michael pada erfan
"Iya sayang semuanya untuk mu, apa kau menyukainya" tanya erfan seraya tersenyum
"Tapi, ini terlalu banyak dan ini juga pasti sangat mahal" ucap Michael yang sengaja berbasa-basi
"Tidak sayang, kau tidak perlu memikirkan tentang apa pun, lagi pula semua ini tidak terlalu mahal, kau tak perlu memikirkan nya" ucap erfan meyakinkan sang kekasih
Michael Tersenyum getir menanggapi ucapan erfan, Ia berbalik menghadap ke arah erfan dan melipat kedua tangan nya sebatas dada,
"Heemm, aku tau kekasih ku ini memang sultan, dan dia menganggap semua ini hanyalah bagian kecil, aku terima alasan nya, tapi asal kau tau tuan Zhou erfan, kau tidak bisa membohongi ku dengan semua merk-merk ini, ini adalah pakaian merk ternama di seluruh dunia, dan... ( Michael terhenti saat menyadari dirinya hampir keceplosan dengan Merk Desain nya sendiri )
"Sudah lah sayang, tidak perlu membahas tentang merk apapun, sekarang lebih baik kau mandi dan segera berpakaian rapi, karna sebentar lagi para karyawan lain mungkin akan datang untuk bekerja, dan mereka akan berfikir negatif tentang kita saat mereka melihat kita di sini" ucap erfan yang mengingatkan Michael
__ADS_1
Dengan terpaksa Michael mematuhi apa yang di katakan oleh erfan, karna setelah ia pikir, yang di bilang erfan memang benar, jika ada karyawan yang melihat mereka di kamar ( kantor ) berduaan, bisa-bisa akan ada masalah yang terjadi selanjutnya...
BEBERAPA SAAT KEMUDIAN...
Michael telah kembali bekerja seperti biasa nya, tak ada karyawan yang mencurigai nya sama sekali semua terlihat biasa saja, para karyawan berfikir mungkin Michael datang ke kantor lebih pagi, namun mereka tak mengetahui bahwa CEO mereka juga sudah berada di kantor
"Pagi Nona Michael" sapa salah satu karyawan wanita yang bernama Ayu, dan dia bekerja di bagian divisi keuangan
"Pagi juga ayu," sahut Michael dengan ramah
"apa yang bisa saya bantu...? tanya Michael balik
"Eemm, saya ingin menyerahkan laporan keuangan bulan ini pada bos, tapi sepertinya beliau belum datang, jadi saya ingin minta bantuan pada anda untuk menyerahkan nya nanti saat beliau sudah datang" ujar ayu sembari menyerahkan sebuah berkas pada Michael ( asisten CEO )
"Eemm, tapi... ( Ucap Michael Tercekat )
__ADS_1
"Ayolah nona, lagi pula anda adalah asisten CEO, jadi saya rasa ini tidak akan merepotkan atau menggangu pekerjaan Anda " Ujar ayu yang kekeuh
hingga akhirnya dengan sangat terpaksa Michael menerima berkas itu, namun di saat yang bersamaan erfan baru saja keluar dari ruangan nya dengan pakaian yang sudah rapi dan setelan Jas yang melekat ditubuhnya yang terlihat Gagah...
"Nuan, ada apa...? tanya nya pada Michael saat ia melihat ayu barada di ruangan asisten CEO
"Bos, saya pikir anda...?
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1