Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 49


__ADS_3

"BIANCA...!!! " Bentak tuan AZhein dengan sangat keras sehingga mampu membuat Bianca terdiam


Untuk Beberapa saat Suasana menjadi hening, Nyonya Rongrong Menatap Tuan AZhein dan Bianca secara bergantian, Jujur dari dalam hati nya yang paling dalam, ia benar-benar merasa kecewa atas keputusan besar yang di buat oleh tuan AZhein secara sepihak, hingga akhirnya itu pun telah mendorong dirinya untuk mengambil tindakan besar


"Baiklah, Jika itu sudah menjadi keputusan mu dan aku pun sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, Kalau begitu aku permisi " ucap nyonya Rongrong yang dingin dan tegas


Ia pun segera berlalu meninggalkan kantor 'Heir group' dengan perasaan yang Kecewa dan marah,


Saat di Mobil...


"Arman, aku ingin kau melakukan sesuatu untuk ku" ucap Nyonya Rongrong pada sang asisten pribadi

__ADS_1


"Siap Nyonya, apapun yang anda perintahkan dengan senang hati saya akan melakukan nya" ujar Arman dengan patuh dan sopan


Flashback off


Di kantor 'Zhou Group'


Erfan yang saat ini tengah Duduk di kursi kebesaran nya seraya memijat pelipisnya yang terasa pusing, Beberapa Hari terakhir ini otak nya tengah di uji Dan di paksa habis-habisan untuk Memikirkan bagai mana cara agar dapat keluar dari kesulitan yang tengah melanda Perusahaan nya,


"Bos, sekarang kita harus bagai mana lagi, Tuan Zhein benar-benar telah menepati perkataan nya, dia benar-benar menarik habis semua saham nya Di 'Zhou Group' dan sekarang kita benar-benar kekurangan dana untuk Proyek besar selanjutnya, Meski kita telah mengumpulkan semua dana di perusahaan tetap tidak akan mampu menutupi nya, sementara Hutang perusahaan pada Bank saat ini tengah mencapai puncak nya dan Mereka tidak memberikan kepercayaan nya lagi untuk meminjamkan uang pada kita" ucap Kenzo yang merasa khawatir dengan keadaan Perusahaan yang saat ini tengah mengalami krisis Dana ( Keuangan )


"Ken, untuk sekarang aku benar-benar tidak tau harus berbuat apa lagi, kita sudah mengajukan Kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan besar dan berharap suntikan dana dari mereka bisa membantu, namun kau bisa lihat sendiri hasil nya tetap nihil, Sekarang aku benar-benar bingung mau bagaimana lagi" ucap erfan dengan nada bicara yang terdengar putus asa

__ADS_1


Kenzo terdiam Dan berfikir keras untuk beberapa saat, namun seketika Sebuah senyuman cerah terukir di wajahnya Seolah ia baru saja menang jackpot besar, erfan yang melihat itu pun merasa bingung dan bertanya-tanya entah apa gerangan yang membuat sang asisten sekaligus sahabat nya itu tersenyum di saat situasi yang genting ini,


"Ken, apa yang terjadi pada mu, perusahaan belum bangkrut, ku harap kau jangan gila dulu sebelum waktu nya tiba" ucap erfan dengan Nada bicara yang Datar


"Hehehe, kau benar bos sepertinya aku memang sudah gila sebelum waktunya, dan kau tau apa penyebab nya yang membuat aku gila, Um um" tanya Kenzo sambil tertawa seraya menaik turunkan alis nya


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2