
"aku sedang di ruangan Ken, kau datang saja kemari" ujar Naina seraya mengakhiri panggilan telepon dengan Jack
Setelah beberapa saat Kemudian Jack pun telah tiba di ruangan asisten pribadi CEO dan di saat yang bersamaan ken pun juga telah menerima sebuah email di ponsel nya dan ternyata email itu berisikan sebuah Video yang di ambil dari cctv rumah sakit
Naina Menatap Nanar kearah Layar ponsel yang terdapat sebuah Video di mana saat Nyonya Rongrong yang tengah berjalan dengan terburu-buru hendak meninggalkan Rumah sakit, Untuk beberapa saat tidak ada yang terlihat aneh dari video itu dan semua nampak biasa saja namun sesaat kemudian Ken Jack dan Naina menyadari adanya sesuatu yang janggal, terlihat dari jarak yang cukup dekat seseorang yang mengenakan pakaian serba hitam dan topi yang menutupi bagian wajah nya, orang itu terlihat tengah mengikuti nyonya Rongrong namun yang membuat Ken Naina dan Jack terkejut adalah ketika Nyonya Rongrong tiba-tiba menghentikan langkah nya dan berseru kepada orang tak di kenal itu, namun sayang nya Baik Naina Jack ataupun Ken tak ada yang bisa mendengar apa yang dikatakan oleh nyonya Rongrong meski suasana di sekitar lorong yang di lewati nya terlihat sangat sepi namun karna Letak cctv itu berjarak cukup jauh dari tempat nyonya Rongrong berada
Beberapa saat kemudian Naina berubah panik saat melihat Orang tak di kenal itu telah menyeret Nyonya Rongrong dengan paksa dan membawanya pergi menjauh
"Kan dia membawa ibuku, cepat lakukan sesuatu" ujar Naina yang panik
__ADS_1
"Nona anda sebaiknya tenang dulu, kita bahkan tidak tau kemana orang itu membawa nyonya dan kita tidak bisa bertindak gegabah yang bisa membahayakan nyawa Nyonya besar, sebaiknya kita harus menyelidiki ini terlebih dahulu" ujar Jack yang berusaha menenangkan Naina
"Apa lagi yang perlu di selidiki Jack, dia itu pasti anak buah taun Zhein seperti yang ibu katakan sebelumnya, sekarang aku akan menemui tua Bangka sialan itu dan memintanya melepaskan ibuku"
Naina Bergerak cepat mengambil tas nya dan bermaksud ingin meninggalkan ruangan Ken, namun dengan cepat Ken menghentikan langkahnya dengan menarik tangan Naina hingga ia terhenti dan berusaha memberontak meminta agar Ken melepaskan diri nya
"Ken jangan halangi aku, aku ingin mencari ibuku, Ken lepaskan" kata Naina yang setengah berteriak seraya berusaha melepaskan tangan nya dari genggaman Ken
Tangis Naina yang berusaha ia tahan sejak tadi akhirnya telah tumpah begitu saja, ia tak mampu menyembunyikan rasa takut dan khawatir nya terhadap sang ibu yang tak tau entah apa jadinya ia sekarang
__ADS_1
"Tapi ken ibu ku sedang dalam bahaya, aku tidak akan membiarkan pria tua itu menyakitinya dan aku akan pastikan jika sedikit saja ia melukai ibu ku maka nyawanya akan segera berakhir di tangan ku" kata Naina yang di sertai isakkan tangis nya
"Nona anda jangan seperti ini, jika seseorang melihat kau dalam keadaan menangis seperti ini entah apa yang akan terjadi selanjutnya, kita harus memikirkan cara terlebih dahulu sebelum bertindak"
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG