Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 61


__ADS_3

Sementara di sisi lain, Nyonya Rongrong yang saat ini Tak dapat mengontrol emosi nya, ia benar-benar marah besar ketika berita itu telah tersebar luas Dan menganggap Michael adalah penyebab utama nya


Karna di saat yang bersamaan setelah berita itu tersebar luas, beberapa perusahaan Besar yang Menjalin kerja sama dengan 'Zhou Group' Tiba-tiba menarik saham mereka secara bersamaan dan menganggap bahwa 'Zhou Group' tak layak dipimpin oleh CEO seperti erfan yang telah menghalalkan segala cara yang kotor untuk meraih kesuksesan nya


Nyonya Rongrong Meminta pada asisten nya untuk mengantarkan nya mencari ( menemui ) Michael saat ini juga, namun Mengingat Malam sudah semakin larut Arman menyarankan pada Nyonya Rongrong agar menunggu sampai besok pagi


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan paginya...


pukul 08:30 pagi


Tanpa menunggu lagi, pagi ini Nyonya Rongrong sudah berada di perusahaan 'Zhou Group'


Nyonya Rongrong yang tak dapat menahan Diri dan kemarahan nya saat pagi-pagi sekali datang ke kantor dan di suguhkan dengan pemandangan yang tak nyaman untuk dilihat,


saat memasuki ruangan CEO, darahnya seketika terasa mendidih saat mendapati sang putra yang saat ini tengah dalam keadaan mabuk berat dan tak sadar kan diri, sementara Kenzo yang tak dapat menghalangi ( Menghentikan ) apa yang terjadi, ia hanya bisa pasrah dengan apa yang ada di depan nya

__ADS_1


"Ken, jelaskan padaku apa yang sedang terjadi dan mengapa bisa begini " tanya Nyonya Rongrong yang marah


Kenzo terdiam seolah mulut nya saat ini tengah terkunci sehingga ia tak mampu untuk mengatakan sepatah katapun, Ia hanya bisa menunduk dengan segala ketidak berdayaan nya dan tentu saja sikap nya itu membuat Nyonya Rongrong semakin marah


Sementara di tempat lain


Naina baru saja tiba di gedung apartemen xxx tempat tinggal Simon, saat Ia baru saja tiba di depan pintu apartemen di saat yang bersamaan pula Simon membuka pintu dan berniat hendak bepergian


"Naina" ucap Simon yang kaget saat mendapati naina yang berdiri tepat di depan pintu nya


"Baik, masuk lah" ucap Simon tanpa aba-aba langsung mempersilahkan Naina untuk masuk


Saat sudah berada di ruang tamu, Simon terdiam sejenak memperhatikan sikap Naina yang membuat nya merasa bingung, sejujurnya ia tidak tau apa maksud dari kedatangan sang sahabat setelah beberapa lama tak pernah bertemu


"Simon, Bisakah aku mendengar penjelasan dari mu" tanya Naina yang semakin membuat Simon kebingungan


"Penjelasan apa Nai, aku sama sekali tidak mengerti apa maksud mu, mengapa kau datang dan tiba-tiba meminta penjelasan dari ku" tanya Simon Yang masih belum mengerti

__ADS_1


Naina menghela nafas sebelum melanjutkan Tujuan awalnya untuk menemui sang sahabat. "Simon, kau tau CEO dari perusahaan 'Zhou Group' " Tanya Naina yang langsung di anggukki oleh Simon


"Erfan, dia adik kandung ku yang sering ku ceritakan padamu" ujar Naina yang seketika membuat Simon Tertegun


Pasalnya Simon memang tidak pernah mengetahui tentang Naina yang lebih jauh lagi, selama ini ia memang berteman cukup dekat dengan nya namun Simon tidak pernah berniat ingin mengetahui tentang keluarga Naina lebih jauh lagi


"Nai, Maksud mu... ( tanya Simon tercekat )


Naina berbalik menatap wajah sang sahabat dengan lebih tajam dan penuh pertanyaan


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2