
"Dokter Alan, kenapa?" ucap Naina dengan ekspresi bingung dan tak mampu melanjutkan pertanyaan nya
"Maafkan saya sebelumnya, saya tidak bermaksud untuk bersikap lancang dengan membawa Nona Bianca kemari dan saya akan menjelaskan pada kalian semua tentang alasan mengapa saya membawanya" kata dokter Alan
Flashback on
Setelah mendengar Kabar bahwa Tuan AZhein di tahan di kantor polisi dengan ancaman Hukuman Penjara Seumur hidup, Awalnya Dokter Alan tidak berani Memberitahu pada Bianca karma ia takut kondisi Bianca akan semakin parah di tambah lagi sekarang Keluarga AZhein sudah bukan lagi Keluarga yang terpandang/di pandang
Kekayaan serta pangkat dan kemewahan yang telah di miliki keluarga itu kini telah hilang begitu saja hanya karna Di dalam hati seorang AZhein telah tersimpan Rasa Dengki serta Keangkuhan yang telah menghancurkan dirinya sendiri dan keluarga nya
Namun satu hal yang membuat Dokter Alan Terkejut dan hampir tak bisa mempercayai semua yang ada di depan matanya
Saat sore hari Ketika dokter Alan bersiap ingin pulang dari RS Jiwa tempat di mana ia bekerja (Tempat di mana Bianca di rawat)
__ADS_1
"Dokter Alan" Ucap Bianca secara Tiba-tiba dan membuat Dokter alan Menghentikan langkahnya
"Nona Bianca, apa yang membuat mu kemari?" tanya Dokter Alan yang mengheran Saat melihat Bianca yang datang menyusul ke ruangan nya
Bianca mendekat dan tiba-tiba menggenggam lengan Dokter Alan seraya menatap nya dengan tatapan sendu
"Dokter bisakah kau menemaniku disini, aku bisan sendirian" ucap Bianca seraya menatap dokter Alan dan berharap ia akan menemaninya
"Nona kau kenapa, seperti nya reaksi obat penenang mu sudah habis, sebentar aku akan memberikan obat padamu terlebih dahulu sebelum aku pulang" ujar dokter Alan yang ingin berbalik dan bermaksud ingin mengambil obat untuk Bianca namun tanpa ia duga dengan cepat Bianca menghentikannya
"Nona apa maksud mu?"
"Dokter, Jika aku bilang kalau selama ini aku tidak pernah gila apakah kamu akan percaya padaku?"
__ADS_1
Bukan nya menjawab justru dokter Alan malah semakin bingung dengan apa yang di katakan oleh Bianca
"Dokter sebenarnya aku sudah lama ingin mengatakan yang sebenarnya pada mu kalau aku tidak pernah gila dan sama sekali tidak gila, selama ini aku hanya berpura-pura gila di hadapan papa"
"Nona kau...?" Kata Dokter Alan yang hampir tak bisa percaya dengan apa yang ia dengar
"Aku mengatakan yang sebenarnya dok, dan aku melakukan itu semua bukan tanpa alasan melainkan aku berharap Papa akan sadar dengan kesalahan nya dan menganggap Kegilaan ku adalah karma atas perbuatannya tapi ternyata aku salah besar, Tanpa aku sadari bahwa kecerobohan ku justru malah semakin memicu api dendam dalam diri papa terhadap keluarga 'Zhou' hingga akhirnya telah menghilangkan semua nya yang kami miliki termasuk diri papa sendiri"
Dokter Alan Tertegun mendengar semua penjelasan dari Bianca, yang ia pikir selama ini Bianca benar-benar mengalami gangguan jiwa, Mungkin akan sangat sulit bagi orang lain untuk percaya ketika mendengar pernyataan itu karna sandiwara yang di buat oleh Bianca itu terlalu sempurna menurut dokter Alan yang bahkan ia sendiri pun hampir tidak bisa percaya kalau itu benar-benar adalah sandiwara semata
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG