
"Baiklah terserah kamu saja, lakukan apapun yang kamu mau dan kalau perlu habis kan saja semua makanan nya " Kata Michael yang membuat erfan tiba-tiba menghentikan suapan nya
"Lalu...?" tanya erfan dengan ekspresi wajah yang terlihat kebingungan
"Maksudmu...?" ucap Michael yang justru malah balik bertanya
"Sayang maksudku, kau menyuruhku memakan semua nya, lalu kau akan makan apa, jangan bilang kau tidak makan hanya karna mengalah untukku...?" tanya Erfan dengan polos nya
Michael tersenyum Melihat ekspresi wajah sang suami yang terlihat khawatir dengan dirinya, ia pun memperlihatkan Piringnya yang sudah di isi dengan nasi dan lauk pauk,
"Sayang, maksud ku kau boleh habiskan makanan yang ada kecuali makanan yang sudah ada di piring ku ini, kau pikir aku bodoh mau menahan kelaparan hanya karna kamu" kata Michael seraya di iringi candaan kecil
"Dasar kau ya, nanti setelah menghabiskan makanan ini selanjutnya aku akan makan kamu sampai habis tak tersisa" sahut Erfan yang merasa greget dengan tingkah istrinya
__ADS_1
"Coba saja kalau berani" ejek Michael yang semakin bersemangat menggoda sang suami
"Oke, tunggu sampai aku menghabiskan semua makanan ini, jangan salah kan aku jika ku buat kau sampai tak berdaya lagi"
"Siapa takut, akan ku tunggu" ucap Michael yang seolah menantang
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sisi lain,
Saat ini terlihat Jack merasa gelisah sambil sesekali melirik ke arah Arloji ( jam tangan ) nya, malam sudah semakin larut waktu sudah menunjukkan pukul 23:30 namun tak ada tanda-tanda Simon akan berhenti minum, Keadaan nya sudah semakin Kacau tak karuan, Jack hampir merasa Frustasi melihat Sikap Sang sahabat Karna sejujurnya ia sangat mengerti bagai mana perasaan Simon saat ini, walau diluar Terlihat Simon baik-baik saja namun dalam hatinya berkata lain, Jack dapat melihat dengan jelas sejak Simon datang ke Indonesia dan mengetahui tentang Pernikahan Michael dan erfan, dia jadi agak berubah dan tidak bersemangat seperti biasanya,
Jack tau kalau simon sudah lama menyukai Michael bahkan sejak awal mereka menjalin pertemanan namun Karena dirinya yang merasa kurang percaya diri sehingga ia tak memiliki keberanian untuk menyatakan cinta nya begitu awal hingga sekarang kesempatan itu kini sudah tak ada lagi
__ADS_1
"Simon ayolah berhentilah minum kau sudah mabuk" ucap Jack seraya merebut gelas bir yang ada di tangan Simon
"Aku tidak mabuk kau lihat baik-baik, aku masih kuat minum, tolong berikan Gelasku" Ujar simon dengan suara yang berat dan terus berbicara meracau tak karuan
"Simon berhenti bertindak Gila, Minum tidak akan menyelesaikan masalah kau tau itu" Bentak Jack yang berusaha menyadarkan sang sahabat
Simon menatap Jack dengan tatapan kosong, Matanya mulai berkaca-kaca Seolah ingin mengatakan bahwa dunia nya saat ini benar-benar hancur,
"Jack tolong beri aku jawaban dengan jujur, apa yang mereka katakan itu benar, aku hanyalah seorang banci, bahkan Sekarang usia ku sudah hampir kepala tiga tapi aku bahkan tidak pernah merasakan apa yang di namakan memiliki kekasih dan berpacaran" Tanya Simon dengan suara yang terdengar putus asa
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG