Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 34


__ADS_3

Sementara di depan pintu apartemen michael, Erfan tengah Berusaha untuk bersikap setenang mungkin dan masuk dengan perlahan setelah memasukkan beberapa sandi ( Kode Kunci Apartemen Michael )


"Nuan apa kau ada di dalam, Nuan ini aku" panggil erfan yang melihat seisi ruang terlihat sepi seperti tak ada penghuni karna Yang ada hanya Barang-barang yang sedikit berantakan


michael mendengar seseorang yang memanggilnya nama nya a dan suara itu terdengar familiar di telinganya, ia pun bergegas Menghapus air mata nya dan segera keluar dari kamar untuk memeriksa/memastikan apa yang ia dengar


"Erfan" ( panggilnya lirih namun erfan masih dapat mendengar nya )


" Nuan, sayang kau Baik-baik saja,( Tanya erfan yang langsung memeluk Michael ) Sayang maafkan aku, aku tidak bermaksud membohongi mu, beri aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya" ujar erfan sembari melerai pelukan nya dari Michael


Michael tak dapat menahan dirinya lagi, air mata lun kembali tumpah untuk yang ke sekian kali nya, Michael kembali kedalam pelukan erfan tanpa berucap sepatah katapun, erfan menyadari bahwa saat ini dirinya telah membuat sang kekasih merasa sedih dan terluka atas apa yang ia perbuat,


Beberapa saat kemudian...


"Sayang maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu atau membohongi mu, jujur ini juga terlalu mendadak bagiku, aki tidak tau kalau om Zhein akan datang bertamu dan membahas tentang perjodohan ku dengan Bianca, Sayang kau harus percaya padaku, aku sama sekali tidak menginginkan perjodohan itu, aku hanya mencintai mu dan aku hanya ingin berjuang bersamamu,"


Michael menatap mata erfan dengan begitu dalam, berusaha untuk mencari kebohongan di sana, namun ia sama sekali tak menemukan nya, "Apa aku harus mempercayai ucapan mu...? tanya Michael dengan nada bicara yang datar dan ekspresi dingin


"Sayang,, menikahlah dengan ku" Ucap erfan secara tiba-tiba yang membuat Michael sedikit terlonjak

__ADS_1


" Erfan apa maksud mu" tanya Michael yang belum mengerti


"Sayang, aku tidak mau berpisah lagi dengan mu, aku tidak akan membiarkan kamu pergi lagi, Sekarang ikut aku ke KUA, kita akan menikah hari ini juga"


"Erfan kau jangan bercanda, pernikahan tidak bisa di buat main-main" Ujar Michael yang masih mengira erfan bermain-main


" sayang, apa raut muka ku terlihat sedang bercanda" tanya erfan yang seketika membuat Michael membisu, namun sesaat kemudian.


"Ta tapi, apa kau yakin dengan keputusan ini". tanya Michael yang masih ingin memastikan


" sayang, aku sangat yakin dengan keputusan ku, aku sudah memikirkan semuanya dengan sangat matang, aku juga sudah mempersiapkan segala berkas yang aku dan kamu butuhkan, sekarang kita hanya perlu pergi ke KUA untuk mencatat nama kita di sana dan menikah untuk mendapatkan gelar suami istri"


"Aku bersedia menikah dengan mu ( Jawab Michael tiba-tiba dan langsung membuat sebuah senyuman terbit di wajah erfan ) Erfan aku juga tidak mau berpisah dengan mu, Mari kita pergi ke KUA sekarang juga" ajak Michael dengan bersemangat dan erfan pun langsung mengangguk mengiyakan nya,,,


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sebuah Kantor Urusan Agama...


Michael dan erfan sudah duduk di bangku yang sudah tersedia di dampingi dua orang saksi yang sudah di siapkan oleh erfan sebelum nya dan pak penghulu yang sudah siap akan menikahkan keduanya,,, Keduanya pun telah mengucapkan ijab kobul / ikrar pernikahan dengan penuh keyakinan dan semuanya telah berjalan dengan lancar, Kini Michael dan erfan telah resmi menjadi sepasang suami istri yang telah sah di mata hukum maupun agama,,, tak ada satu pun dari pihak keluarga Erfan maupun Michael yang mengetahui tentang pernikahan mereka, keduanya telah sepakat untuk merahasiakan tentang pernikahan mereka untuk sementara waktu,...

__ADS_1


Saat Pulang ke apartemen mewah milik Michael...


"Sayang, apa kau bahagia" tanya erfan dengan serius pada wanita yang ia cintai yang kini telah resmi menjadi istri nya,


Michael hanya tersenyum dan mengangguk menanggapi pertanyaan sang kekasih yang kini telah menjadi suaminya, Erfan mendekat pada sang istri dan membawa nya kembali ke dalam pelukan nya "Sayang, maaf jika saat ini aku tidak bisa memberimu sebuah pernikahan yang sempurna, tapi aku berjanji, setelah semua urusanku dengan ibu selesai, maka aku akan memberikan apa yang seharusnya menjadi hak mu"


"Sayang, bagi ku tidak penting sebuah pesta pernikahan, yang terpenting adalah, mulai saat ini kita akan memulai hidup baru sebagai pasangan suami istri yang bahagia" Ujar Michael yang berusaha untuk mengerti akan situasi yang ada, Namun sesaat kemudian. "Tapi"( Ucapan Michael yang tiba-tiba terhenti )


" Tapi apa sayang" tanya erfan yang tiba-tiba merasa penasaran


"Tapi bagai mana tentang perjodohan mu dengan nona Bianca"


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2