Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 68


__ADS_3

"Hanya saja apa pa...?" tanya Bianca yang merasa penasaran dan mendesak sang papa untuk melanjutkan perkataan Nya


"Bianca, sekarang situasi nya sudah berbeda, kamu harus tau bahwa Semua yang kamu lihat itu belum tentu yang sebenarnya"


"Maksud papa apa,? bi nggak ngerti pa tolong jelasin" tanya bianca


"Bianca, papa tidak bisa menjelaskan pada mu untuk saat ini, suatu saat ketika kamu sudah dewasa dan memahami tentang bisnis makan kamu akan mengerti apa arti dari persaingan, sekarang lebih baik kamu pulang saja, papa akan memikirkan jalan keluar lainnya agar kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau" kata tuan AZhein yang berusaha membujuk putri nya


"Papa beneran kan mau cari jalan keluar Nya, serius ya pa" Kata Bianca dengan nada bicara yang manja dan memperlihatkan sepasang mata nya berbinar saat mendengar sangat papa yang berjanji akan memikirkan cara agar bisa mendapatkan erfan untuk nya, ia pun dengan mudah nya setuju untuk pulang lebih dulu dan meninggalkan Tuan AZhein seorang diri di ruangan nya


Di Kediaman keluarga 'Zhou'


Terlihat Nyonya Rongrong yang saat ini tengah duduk di Kursi Taman di temani oleh Arman yang selalu setia menemani nya dimana pun ia berada dan kapan pun ia membutuhkan

__ADS_1


"Arman, Menurut mu haruskah aku datang dan meminta maaf langsung pada Michael atas semua yang sudah berlalu...? " Tanya Nya pada sang asisten pribadi,


arman tak langsung menjawab, ia sendiri pun saat ini merasa bingung dan ragu untuk memberikan jawaban pada tuannya itu, arman sangat ingin mengutarakan pendapat nya namun ia Takut akan di salahkan jika cara penyampaian nya tak sengaja menyinggung perasaan sang nyonya besar


"Saya juga tidak tau nyonya, alangkah baiknya jika anda mengikuti kata hati anda saja, agar tidak terjadi kesalahan dan kesalahpahaman di kemudian hari" ucapan arman yang akhirnya memilih menengahi jawaban nya


Nyonya Rongrong terdiam untuk sesaat memikirkan apa yang dikatakan oleh arman, ia pikir pendapat Arman memang ada benarnya juga, alangkah baiknya jika ia mengikuti kata hati nya sendiri


"Arman Terima kasih atas pendapat mu, aku akan memikirkan nya nanti dan menentukan pilihan apakah aku akan datang meminta maaf padanya atau sebaliknya tapi yang jelas saat ini aku masih ingin sendiri dulu" ucap nyonya Rongrong dengan menyertakan sindiran di akhir kalimat seolah ia menginginkan waktu luang untuk menyendiri dan berharap agar arman memahami dan tidak selalu mengikuti Nya


_______________________


Di gedung Perusahaan cabang 'Start Wings'

__ADS_1


Saat ini Michael, erfan, Naina, Simon dan Jack tengah berkumpul bersama sejak kembali dari acara Konfersipers sebelum nya,


Michael menjelaskan satu persatu pada suaminya tentang apa saja yang di kerjakan (pengelolaan) 'Start Wings' erfan dengan setia mengikuti kemanapun sang istri mengajak nya pergi sementara Naina Bersama Simon dan Jack sedang sibuk berbincang sambil sesekali bercanda dengan penuh semangat


"Simon, Sungguh aku benar-benar tidak menyangka, aku pikir kamu hanya memiliki aku sebagai sahabat mu dan begitu juga sebaliknya, ternyata aku salah, kamu dan Michael rupanya sudah lama saling mengenal dan bahkan lebih dulu dari pada aku" ujar Naina yang berbicara dengan rasa keterkejutan nya saat mengetahui tentang Hubungan Simon dan Michael bersama jack


"Hhmm, kau benar nai, aku juga tidak menyangka ternyata Kau adalah kakak dari suami Nona Michael, sungguh dunia ini tak seluas yang kubayangkan"


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2