
"Nona anda jangan seperti ini, jika seseorang melihat kau dalam keadaan menangis seperti ini entah apa yang akan terjadi selanjutnya, kita harus memikirkan cara terlebih dahulu sebelum bertindak" Ucap Ken yang terus berusaha menenangkan Naina
Dengan berbagai cara Ken dan Jack membujuk Naina hingga akhirnya ia pun mulai Luluh dan tangis nya mulai mereda
"Nona aku tau kau sangat khawatir dengan keadaan nyonya besar tapi kita tidak bisa membuat tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya, bagai manapun lawan kita bukan orang biasa dan nona tau betul bagai mana sifat aslinya tuan AZhein, aku rasa dia sengaja melakukan ini semua karna ingin membalas dendam atas apa yang terjadi pada putrinya" kata Ken Yang tiba-tiba menyadari motif di balik kejahatan yang tuan AZhein lakukan pada keluarga 'Zhou'
Naina memandang lekat wajah Ken dan Jack secara bergantian, entah mengapa ia seakan telah mendapat sebuah jalan keluar ketika Ken mengatakan tentang Bianca
"Ken apa kau tau di mana Bianca saat ini" tanya Naina dengan suara yang lirih
"Setau ku saat ini nona Bianca tengah di rawat di RS Jiwa xxxx semenjak dia mendapatkan penolakan berkali-kali dari tuan Erfan kini ia tengah menderita gangguan jiwa (depresi) dan yang ku dengar waktu itu dia semakin parah namun tuan AZhein telah menemukan seorang dokter spesialis untuk merawatnya sehingga keadaan nya sekarang sudah lebih baik, tapi mengapa nona menanyakan hal ini" ujar Ken
__ADS_1
Naina tak bicara sepatah katapun, Tatapan nya seolah terkunci dengan fikiran yang hanya tertuju pada suatu jalan yang akan membawanya pada sebuah kebebasan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Suasana Hening di sebuah ruangan dan yang ada hanya terdengar suara dari Alat medis yang saat ini tengah bekerja dan menggambarkan keadaan seseorang yang tengah terbaring dalam keadaan koma
Erfan menatap nanar wajah sang istri yang saat ini bahkan terlihat tidak lebih dari seorang yang tak bernyawa, Wajah dan seluruh tubuh yang pucat dan tak bergerak sedikitpun, Namun tak mematahkan semangat seorang erfan untuk tetap bersikap tenang dan senantiasa mengajak sang istri berkomunikasi dengan baik meskipun ia sendiri tak tau apakah Michael dapat mendengar atau tidak
dengan nafas tersendat akibat menahan tangis, erfan berusaha menguatkan dirinya sendiri ketika menyadari tak ada pergerakan (Respon) sedikitpun dari sang istri, Genggaman yang bahkan tak terlepas dari tangan sang Istri, berkali-kali tangan itu di cium nya dengan perasaan yang begitu sulit untuk di jelaskan
Tiba-tiba sebuah keajaiban terjadi dan erfan di kejutkan dengan sebuah gerakan kecil yang berasal dari jari tengah ( tangan kanan ) Michael sebagai pertanda bahwa ia telah memberi respon yang tak terduga
__ADS_1
"Sayang tangan mu bergerak, sayang aku akan memanggil dokter" kata erfan dengan tatapan mata yang berbinar-binar bahagia seraya berlari ke arah pintu dan meneriaki dokter
"Dokter! Dokter! suster cepat kemari, dokter Cepat dok"
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1