
"seperti yang kau lihat, aku sudah sangat sehat sekarang dan Nuan juga sudah sadar dari koma nya"
"Benar kah,? kalau begitu syukurlah aku senang mendengar nya" ujar Jack
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dalam misi penyelamatan
Tiba di lokasi gudang tua tempat nyonya Rongrong di sekap
dari jarak yang cukup dekat Ken dapat melihat gudang itu telah di jaga dengan sangat ketat oleh anak buah tuan AZhein
"Tuan muda, gudang itu di jaga dengan sangat ketat, kita harus bagai mana" kata Ken yang memberi tau erfan tentang situasi yang sebenarnya
Erfan ikut mengintip daru belakang Ken dan melihat nya secara langsung "Apa sebenarnya tujuan mu Zhein, selama ini aku sudah berusaha untuk tetap bersikap sopan karna kau adalah satu-satunya orang terdekat ibuku, dulu kami sangat mempercayai mu tapi kenapa hanya karena aku menolak perjodohan itu kau malah berubah menjadi sekejam ini, kali ini aku tidak akan sungkan lagi untuk menghadapi mu" batin Erfan
"Tuan, apa kita harus bergerak sekarang juga" tanya Ken lagi
__ADS_1
"Apa Jack dan Simon sudah siap di posisi mereka " tanya erfan
"Sudah tuan, mereka telah mengirim pesan dan memberi tau kalau mereka sudah siap di posisi masing-masing "
"Kalau begitu Kita bergerak sekarang "
Ken dan erfan mulai bergerak memasuki area gedung tua itu, sementara Simon dan Jack berbagi tugas untuk mengalihkan perhatian para penjaga yang mengawasi di sekitar gedung
Simon berjalan memasuki Pintu utama gudang dengan berjalan mengendap-endap mendekati beberapa penjaga dan...
Selanjutnya Simon dan Jack kembali melanjutkan tugasnya setelah berhasil mengalahkan Beberapa penjaga itu satu persatu dengan cara yang ekstrim tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga
akan tetapi jauh dari perkiraan, tanpa sepengetahuan mereka saat ini seseorang dengan seringai jahat tengah mengawasi melalui kamera cctv yang terpasang di suatu tempat rahasia (tersembunyi)
"*Bagus, mereka sudah masuk dalam perangkap ku* " Gumam orang itu yang tak lain adalah Tuan AZhein
di sisi lain saat ini erfan dan Ken tengah berpencar dengan membawa beberapa anak buah masingmasing dan berusaha mencari keberadaan Nyonya Rongrong, gudang itu memiliki tujuh belas ruangan sehingga membuat Ken dan erfan serta anak buah nya mengalami sedikit kesulitan untuk mencari ruangan tempat mereka menyekap Nyonya Rongrong
__ADS_1
Di sebuah pintu terakhir yang di jaga oleh banyak pria bertubuh kekar dan mengenakan pakaian yang serba hitam, Ken dan erfan meyakini bahwa di situlah tempat yang mereka cari
"Tuan, mereka berjumlah sekitar 40 orang, bagai mana kita harus menghadapi nya" tanya Ken yang merasa ragu saat melihat anak buah tuan AZhein yang berjumlah banyak sedangkan mereka hanya berjumlah 15 orang saja
"Perintah kan pada salah satu dari kita untuk mengirim pesan pada yang lain, minta mereka mengirimkan bantuan secepat mungkin dan juga kirim seseorang untuk pergi ke kota dan melapor ke kantor polisi, aku tidak yakin kita bisa menghindar di saat seperti ini, malam ini akan terjadi pertumpahan darah di sini"
"Tapi tuan, jika kita mengirimkan satu orang untuk menyampaikan pesan maka jumlah kita akan berkurang" Ujar Ken yang merasa ragu dengan perintah erfan
"Mengirim salah satu untuk mendapat banyak tidak akan membuat kita rugi" tegas erfan yang membuat Ken tak bisa berbuat apa-apa lagi selain mengikuti perintah nya
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1