Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 131


__ADS_3

Sebuah seringai jahat telah tercipta di wajah pria tua itu


"Baiklah, aku akan menganggap diam mu itu Sebagai pilihan terakhir, sebenarnya aku ingin kau mengucapkan selamat tinggal pada anak-anak mu sebelum kau menemui azal mu, akan tetapi aku tak akan membiarkan kau mati dengan mudah, aku ingin kau merasakan penderitaan terlebih dahulu dan aku akan membuat kau merasakan seberapa besar nya penderitaan yang dialami oleh putri ku selama ini" kata tuan AZhein dengan nada bicara yang penuh penekanan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


dua hari sudah berlalu tak ada kabar dari Nyonya Rongrong dan tak ada tanda-tanda atau jejak yang menunjukkan kemana ia pergi, Naina semakin gelisah dan khawatir dengan keadaan sang ibu namun ia juga tak berhenti untuk mencari cara agar bisa keluar dari segala masalah


DALAM SEBUAH PANGGILAN VIDEO CALL Jarak jauh


"Honey apa kau baik-baik saja, mengapa wajah mu terlihat sangat pucat " tanya Simon

__ADS_1


"Aku baik-baik saja mas, kau tak perlu khawatir" ujar Naina yang berbohong


Ya,! sejak Naina dan Simon resmi berpacaran, keduanya telah sepakat untuk mengubah nama panggilan satu sama lain


"Kau berbohong, katakan padaku masalah apa yang kau sembunyikan"


"Tidak ada alasan apapun mas, kau tau semenjak Efan dan Nuan di rawat di rumah sakit, semua urusan kantor aku yang urus jadi akhir-akhir ini aku kurang tidur"


"Honey, aku tau kau tidak terbiasa berbohong, ekspresi mu mengatakan kalau kau sedang dalam masalah, sekarang aku hanya ingin tanya pada mu apakah kau benar-benar menganggap aku sebagai kekasih mu, jika tidak maka sebaiknya jangan menelpon ku dan jangan cari aku lagi" ujar Simon yang sengaja mengancam Naina agar jujur dan ternyata cara itu telah berhasil membuat Naina kelabakan


"Apa,! ibu di culik dan kau baru mengatakan nya sekarang, Naina aku ini kekasih mu dan cepat atau lambat kita akan menikah, tapi lihat sikap mu bahkan seperti tidak menganggap aku ada, kau tau ibu di culik dan itu bukan masalah yang sepele, tidak seharusnya kau menyembunyikan nya dariku, sekarang katakan dan jelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa ibu bisa di culik" Ujar Simon yang berkata dengan tegas dan emosi yang sedikit meninggi

__ADS_1


Mata Naina sudah mulai berkaca-kaca, ia sangat terkejut saat mendengar suara Simon yang membentaknya dan itu adalah pertama kali nya Naina melihat Simon marah sejak awal berteman hingga menjadi sepasang kekasih


"Ma ma'af, aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan semua nya dari mu, bagai manapun kau sekarang sedang sibuk-sibuknya dan aku tidak mau mengganggu pekerjaan mu di sana, lagi pula ada Ken dan Jack serta Arman yang membantuku jadi aku pikir lebih baik aku biarkan kamu tetap fokus pada pekerjaan mu saja" ujar naina yang berusaha menyelesaikan kata-katanya dengan suara yang bergetar


"Lalu apa mereka sudah menemukan jalan keluar nya" tanya Simon dengan nada bicara yang mulai turun


Naina hanya bisa menunduk dan menggelengkan kepalanya dengan pelan, Simon melihat itu sebagai jawaban (tidak) dari Naina, ia pun hanya bisa meraup wajah nya dan membuang nafas gusar


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2