Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 146


__ADS_3

"Dokter Alan, saya tidak tau bagaimana cara nya untuk berterima kasih dengan benar pada anda dan saya hanya bisa memberikan beberapa Hadiah ini sebagai ucapan terima kasih saya atas bantuan anda beberapa hari yang lalu"


"Nona anda tidak perlu sungkan, lagi pula saya juga manusia biasa sama seperti kalian, kita tidak pernah tau kesulitan apa yang akan kita temui di masa depan dan saling membantu itu adalah hal yang wajib bagi saya dan kita semua" kata dokter Alan yang penuh dengan kesopanan


"Benar sekali, saya hanya merasa sangat bersyukur, jika bukan karna anda yang ikut berpartisipasi dalam penyelamatan ibu dan adik saya, saya tidak tau entah berapa banyak lagi korban yang akan berjatuhan akibat kejahatan yang dilakukan oleh Tuan AZhein dan gangster berandalan itu"


"Nona, sebenarnya saya juga sangat tidak menyangka kalau tuan AZhein bisa berbuat se nekad itu, Jika bukan karna anda yang datang menemui saya hari itu, mungkin saya tidak akan pernah tau watak asli pria tua itu" Ujar dokter Alan yang berkata du sertai senyum tipis di akhir kalimat nya


Beberapa hari yang lalu, saat Naina mendapatkan pesan dari orang mereka untuk meminta bantuan, Tanpa pikir panjang Naina sudah tidak punya pilihan lain selain menggunakan Bianca sebagai alat untuk membuat Tuan AZhein menyerah atas kejahatan yang dilakukan nya


beruntung hari itu dokter Alan bersedia membantu dan ikut berpartisipasi dalam misi penyelamatan Nyonya Rongrong

__ADS_1


"Dokter Alan, jika anda tidak keberatan atas nama keluarga 'Zhou' saya ingin mengundang anda untuk makan malam di rumah kami, sekalian kami juga ingin mengadakan syukuran kecil-kecilan atas kesembuhan adik dan adik ipar saya juga ibu saya yang Alhamdulillah sudah kembali sehat seperti sedia kala"


Dokter Alan tidak langsung menjawab, ia terdiam untuk beberapa saat Seolah memikirkan tentang undangan makan malam itu


"Eemm, gimana ya nona saya tidak berani memastikan terlebih dahulu, tapi saya harap anda tidak keberatan jika saya akan memikirkan nya terlebih dahulu, jika saya tidak sibuk insya Allah saya akan datang nanti malam dan juga saya ucapkan selamat atas kesembuhan ibu dan adik anda juga istri nya"


"Baiklah terima kasih dokter, kalau begitu akan saya tunggu kabar baik nya, sekarang saya harus pergi karna hari ini adik dan adik ipar saya serta ibu saya akan pulang dari rumah sakit dan mungkin saat ini mereka sudah sampai di rumah" kata Naina sambil tersenyum ramah untuk berpamitan


Di kediaman keluarga 'Zhou'


"Tuan muda, coba kau lihat ini" kata Ken yang datang menghampiri erfan dengan terburu-buru sambil membawa ponselnya dan memperlihatkan sebuah video yang kini tengah hangat menjadi perbincangan masyarakat (Berita tentang salah satu perusahaan besar yang telah bangkrut di karena kan oleh keserakahan sang pemilik)

__ADS_1


Erfan tak bergeming dari tempatnya saat ini ketika ia melihat berita itu


"AZhein sekarang kau sudah menerima karma mu, aku harap setelah semua yang terjadi, kau juga akan menjadi lebih baik lagi, meski nyatanya sedikitpun aku tidak bisa melupakan semua kejahatan yang kau lakukan terhadap keluarga ku, dan sampai saat ini aku belum mengatakan sepatah kata pun pada ibu ku, bahwa kau adalah dalang di balik terjadinya kebakaran yang menewaskan ayah ku dan juga kedua orang tua Nuan"


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2