Wanita Simpanan CEO

Wanita Simpanan CEO
season 2 : Ingin Adik


__ADS_3

🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK.🌹


🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY123.🌹


🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN.🌹


Makan malam kali ini terasa sangat romantic, dimana Luke memperlakukannya layaknya seorang putri. Ditambah lagi kini mereka sedang merasakan indahnya Tokyo, Jepang. Kota itu bersinar terang menenggelamkan cahaya bintang demi dua pasang mata yang sedang bertatapan.


“Apa kau mencintaiku?” tanya Rara yang kesekian kalinya untuk sang suami.


“Aku mencintaimu, berhenti menanyakan itu. Apa kau tidak percaya padamu, makanlah makananmu.”


Rara tidak bisa memalingkan wajahnya, bagaimana Luke terlihat begitu seksi dan tampan secara bersamaan. Yang mana membuatnya ingin segera menerkanmnya saat ini juga. Sampai helaan napas terdengar olehnya, membuat Luke mengalihkan pandang menatap sang istri yang terlihat sedih. “Kenapa?”


“Tidak, aku hanya merasa bersalah.”


“Karena apa?”


Rara terdiam, dia memotong malas stick daging sapi peremium di hadapannya; sepertinya tidak berniat menjawab pertanyaan sang suami.


“Rara, kenapa?” Tanya Luke. Dia sudah terbiasa dengan sikap Rara yang mudah berubah. Dokter mereka bilang jika Rara memiliki tekanan mental di masa lalu hingga terkadang di masa sekarang membuatnya merasakan dampaknya. Dan mood Rara akan hancur seketika jika sesuatu melanda fikirannya.


“Honey, katakana padaku.” Tangan Luke menggenggam tangan Rara.


Membuat manik mereka bertabrakan lagi. “Kenapa? apa yang mengganggu fikiranmu? Tentang pencuri itu? Kau melakukan yang terbaik dengan menghajar mereka, Honey. Kau tidak bersalah dan tidak seharusnya merasa bersalah.”


“Bukan begitu aku ha⸻”


“Tidak, kau melakukan yang terbaik. Bayangkan jika pria itu kabur dan membuat kekacauan, apa yang akan kau lakukan? Lebih menyesal lagi tidak menghentikannya bukan?”


“Aku ingin meminta maaf,” ucap Rara dalam satu tarikan napas, menghentikan Luke yang akan menjelaskan hal yang bukan dimakasud. “Aku ingin minta maaf karena belum bisa memberimu anak lagi, Daddy.”

__ADS_1


“Oh…., itu yang kau fikirkan?”


Rara mengangguk. “Sudah empat tahun, dan aku belum bisa mendapatkan anak lagi. Aku minta maaf, mungkin ada yang salah denganku.”


“Tidak, jangan mengatakan itu. Tidak ada yang salah denganmu,” ucap Luke mencium tangan Rara. “Kemarilah, duduk di pangkuanku.”


Rara hanya menurut, toh mereka sedang berada di atap restaurant. Tempat privat yang hanay disewa oleh mereka berdua saja. jadi bebas melakukan apapun, meskipun bercintaa di sofa ini.


Rara membuka kakinya dan masuk ke dalam pelukan sang suami. “Maafkan aku ya.”


“Ini bukan salahmu.”


“Kau menginginkan adik untuk Lucas bukan?”


Luke menggeleng. “Aku ingin kau bahagia bersamaku. Kebahagiaanmu lah yang akku inginkan.”


Rara menghela napas dalam. “Mungkinkan ini karma karena aku merebutmu dari Medina? Karena aku menjadi wanita simpananmu?”


“Rara, kita sudah membahasnya.”


“Hei, jangan katakan itu. Kau adalah poros hidupku.” Luke merangkup pipi sang istri. “Kau segalanya untukku, bersamamu adalah hhadiah terbaik yang diberikan Tuhan. Dan untuk anak, aku tidak memaksakannya sedikitpun. Anak adalah bonus, tapi kau adalah yang utama dari hidupku. Maka tidak apa apa hanya memiliki Lucas, kita akan melimpahinya dengan kasih sayang.” Luke kembali menarik Rara ke dalam pelukannya.


🌹 🌹 🌹


Kali ini, Lucas sedang menelpon bersama sang kakek dari ayahnya. Kakek Nobles berada di Minesota, bersama istrinya sehingga jarang bertemu dengan Lucas.


“Katakan bagaimana keadaanmu di sana, Kids.”


“Di sini tidak ada buku, Lucas tidak suka.”


“Kau bisa meminta pelayan membelikannya untukmu.”

__ADS_1


Lucas menggeleng. “Ada banyak buku yang seharusnya aku baca sekarang di rumah. Jika membaca yang lain, aku akan melupakan buku itu.”


“Wah.. apa yang sedang kau baca?”


“Bussines.”


“Buku bisnis?”


Lucas mengangguk. “Lucas ingin punya perusahaan besar, bisa membuat banyak orang bekerja pada Lucas.”


Di sana Kakek Nobles tertawa, dia melihat ada gen Luke di dalamnya. Bahkan Kakek Nobles merasa ada gen keras kepala yang diturunkan darinya; well loncat generasi bukanlah hal yang aneh. Tapi Kakek Nobles bangga dengan Lucas yang sudah tertarik dengan hal hal seperti itu.


“Apa yang akan kau lakukan jika sudah dewasa?”


“Aku akan pergi ke luar negri dan membangun banyak perusahaan di sana.”


“Kalau begitu suruh Mommymu membuat adik untukmu, kau pasti tidak diizinkan kemana mana jika kau anak satu satunya,” saran Kakek Nobles yang membuat Lucas termenung.


Memang benar, dia butuh adik yang bisa menghentikan sang Mommy mencium pipinya dan sang Daddy yang mengganggunya jika sedang membaca. “Oke, akan aku katakan pada mereka.”


Dan begitu Lucas menutup panggilan, tiba tiba pintu kamarnya terbuka. “Hollaaaaa kesayangan Mommy… lihat apa yang Mommy bawa,” ucap Rara sambil menerjangkan tubuhnya ke atas kasur dan menciumi anaknya. “Mommy merindukanmu.”


“Astaga, Mommy…. Lepaskan…”


“Tidak mau, Mommy rindu. Mommy bawa apa yang Lucas inginkan. Oh ya, sebentar lagi Lucas ulang tahun, bagaimana kalau dirayakan di sini? Lucas ingin apa?”


Lucas menggeleng, dia menatap manik sang Mommy kemudian berkata, “Ingin adik,” ucapnya dengan mata berbinar.


🌹 🌹 🌹


 

__ADS_1


 


TO BE CONTINUE


__ADS_2