
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK.🌹
🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY123.🌹
🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN.🌹
Sedari tadi, Rara menunggu Lucas memejamkan matanya, tapi bayi itu tidak kunjung juga memejamkan mata. Dia harus terus digendong, jika tidak maka dia akan menangis. lucas tidak ingin minum susu, dia hanya ingin digendong.
Rara menghela napas sambil berbaring di atas ranjang. Dia tidak membenci Lucas, dia sangat menyayangi bayi kecilnya. Hanya saja, ini pertama kalinya Rara jatuh cinta, jadi dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan Luke sepanjang waktu.
Melihat Luke yang terus menggendong Lucas selama beberapa jam terakhir membuat Rara bangun. “Biar aku coba menggendongnya.”
“Oh, baiklah.”
Saat menyerahkannya pada Rara, Lucas yang tadinya terdiam kini menjadi menangis. yang mana hal itu membuat Luke segera membawanya kembali ke pangkuannya. “Oh, sepertinya dia ingin bersama daddy nya.”
“Apa kau pegal?”
“Tidak apa, aku bisa menjaganya sepanjang malam.”
“Tapi kau harus bekerja besok bukan? Lucas, ayo tidur, Sayang.”
Bayi itu kembali menangis bahkan sebelum tangan Rara menyentuhnya. “Astaga, dia sepertinya sangat merindukanmu.”
Luke tersenyum. “Ya, dia sangat merindukanku. Tidurlah duluan, matamu sudah merah.”
Rara mengerucutkan bibirnya dan berjalan ke atas ranjang, dia tengkurap di sana sambil berusaha memejamkan matanya. Melihat Rara yang sepertinya butuh perhatian, membuat Luke keluar dari kamar untuk mencari sang pengasuh.
__ADS_1
“Nanny?” panggil Luke pada sang pengasuh.
“Iya, Tuan?”
“Bisakah kau menidurkannya?”
“Tentu, Tuan.”
Dan sama seperti sebelumnya, saat dipindahkan ke tangan pengasuh, Lucas menangis kuat.
Yang mana membuat Luke segera menggendongnya kembali, dia menghela napas berat.
“Mungkin anda bisa menidurkannya dulu di kasur, Tuan. Biasanya Tuan Muda akan rileks saat mendengarkan music klasik.”
“Tidak apa, aku akan menjaganya. Kau boleh istirahat, Nanny.”
“Panggil saja jika anda membutuhkan, Tuan.”
Luke mendudukan dirinya sambil menggendong Lucas. “Lihatlah langit itu, Nak. Bertaburan bintang. Kau tahu apa artinya? Artinya itu sudah malam. Kau harus tidur bayi kecil.”
Namun nyatanya, Lucas malah tertawa melihat wajah daddy nya yang tersenyum padanya.
🌹🌹🌹🌹
Setelah berbicara panjang lebar dengan Lucas dan dibalas dengan suara suara kecilnya, Luke berhasil membuat bayinya lelah dan terlelap di jam 1 malam.
Lucas sangat pulas, bahkan ciuman gemas Luke tidak mempan.
__ADS_1
“Kau benar benar membuat Daddy gemas, kau tahu itu, Nak?”
Sepanjang melangkah, Luke terus berbicara sambil menciumi putranya.
Luke berhenti di kamar sang pengasuh, wanita tua itu benar benar merawat Lucas dengan sangat baik. Luke mengetuk pintunya.
Beberapa saat akhirnya sang pengasuh keluar. “Maaf mengganggumu, Nanny. Bisakah Lucas tidur bersamamu malam ini?”
“Tentu, Tuan.”
“Terima kasih.”
“Ini pekerjaan saya.”
Luke menarik napas dalam, ruangan pengasuh berada di lantai dua dan cukup dekat dengan kamarnya. Hal itu sengaja supaya Lucas bisa terpantau.
Luke juga sengaja membuat Lucas tidur terpisah dengannya untuk saat ini, karena dirinya juga harus memanjakan wanita yang telah melahirkan Lucas.
Melihat Rara yang tertidur pulas membuat Luke mengusap rambutnya pelan. Mulut Rara yang terbuka membuat Luke tersenyum, dia berusaha menutupnya.
“Tenggorokanmu bisa kering, Rara.”
Luke terbiasa dengan tidur tanpa baju, dia membuka pakaiannya dan menyisakan boxer saja.
Dengan pelan, Luke masuk ke dalam selimut, menarik Rara supaya masuk ke dalam pelukannya.
Tidak lupa, Luke mencium puncak kepala Rara dengan penuh kasih sayang. “Kau membuat jantungku kewalahan hari ini. tidurlah yang nyenyak.”
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹
TBC