
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE SEBELUM MEMBACA YA ANAK ANAK🌹
🌹igeh emak difollow di : @redlily123🌹
🌹emak sayang kalian, selamat membaca🌹
Medina tersenyum miring mendapatkan percakapan Luke dan Dev yang merencanakan hal gila, dia bisa menjadikan itu sebagai ancaman dan juga desakan agar Luke mau menikahinya.
Setidaknya meskipun pernikahan itu sebagai tipuan, Medina akan merasa baik baik saja. Dia hanya ingin menyelamatkan diri dari rasa malu dan dipermalukan nantinya.
Mencoba menghubungi Luke, tapi tidak kunjung berhasil juga. Yang mana membuat Medina memilih mengirimkan rekaman itu pada Dev.
Dengan senyum miringnya, Medina meminum alkohol di rumahnya.
Dia menunggi respon, sampai akhirnya ada yang menelpon.
Namun senyumannya hilang seketika saat tahu itu adalah mantan managernya di dunia permodelan.
"Hallo, kenapa kau menghubungiku?"
"Gucci ingin menjadikanmu brand utama mereka."
"Apa?" tanya Medina terkejut. "Benarkah?"
"Ya, itu akan tertulis dengan judul, 'Lady Boss.' karena popularitasmu mendunia saat mereka tahu kau akan menikahi Luke Tobias Russel."
Medina terdiam sebentar, dia sudah berjanji tidak akan berkecimpung lagi di dunia permodelan. Meskipun akan, dia akan melakukannya nanti.
"Kapan pemotretannya?"
"Sebelum kau menikah."
"Kenapa mendadak?"
"Aku mencoba menemui dan menghubungimu, tapi baru bisa diangkat sekarang."
Medina berdecak, sampai dia ingat apa yang dia pegang. "Keputusannya malam ini."
__ADS_1
"Jangan sia sia kan ini, Medina. Kau menginginkan ini sejak lama, ini tujuanmu. Menjadi brand global mereka, kau bodoh jika melepaskannya."
"Untuk kontrak berapa lama?"
"Lima tahun."
"Aku ingin dua tahun, aku ingin mencoba menjadi brand global dalam semua merk terbaik."
"Mereka menawarkan lima tahun. Kau bisa menawar jika sudah akan pasti masuk."
"Astaga baiklah. Aku akan memberi jawabannya nantu malam."
Medina menutup telponnya. Dia masih menunggu apa reaksi Dev setelah mendengarkan rekaman itu.
Medina bergumam sendirian, "Jadi anak itu selamat….., dan dia dalam inkubator. Tapi dimana dia? Dimana bayi dan wanita jelek itu?"
Sampai lamunannya tersadar karena sebuah telpon, dan itu benar dari Dev.
"Hallo?" tanya Medina dengan suara halusnya. "Ada apa ini?"
"Tuan Luke ingin menemui anda, Nona."
"Siang nanti, di restoran China."
"Oke, akan aku lakukan karena dia memaksa."
Kemudian Medina menutup telponnya sebelum menjerit senang. Medina segera menatap rekaman dalam ponselnya itu kemudian berkata, "Aku akan menyalinnya beberapa puluh kali sebelum menemui Luke."
🌹🌹🌹
Luke marah bukan main, dia kesal dengan Medina yang mengetahui rencananya.
Dari hal itu, Luke belajar kalau tempat paling baik membicarakan masalah pribadi adalah di kamar dan di mobil.
Rekaman itu berulang kali Luke putar, dan itu semua ada rahasia yang dia miliki di belakang Kakeknya. Kalau diam diam dia memiliki perusahaan lain untuk menyaingi kakeknya supaya bisa dijadikan perusahaan akusisi.
Beruntungnya, Luke tidak membicarakan keadaan Rara atau pun keberadaannya.
__ADS_1
Tapi rekaman ini bisa saja membuat Kakek Nobles kembali menggila dan bunuh diri.
Sepuluh menit menunggu. Akhirnya Medina tiba.
Dia masuk ke ruangan dimana Luke sudah menunggu di restaurant itu.
"Hai, Luke. Bagaimana kabarmu?"
Luke diam, membuat Medina segera duduk. "Ada apa?"
"Hapus rekaman itu, dan aku tidak akan melaporkanmu atas tuduhan pencobaan pembunuhan pada Rara."
"Laporkan saja aku, dan Kakekmu akan mati. Dia tahu seberapa dirinya akan menanggung malu? Dan saham perusahaan akan turun."
Luke terdiam sesaat. "Kau tahu aku akan mengakusisi perusahaan itu, kenapa khawatir?"
"Tapi rasa malu akan tetap melekat dalam hidup Kakekmu."
"Apa yang kau mau? Aku tidak akan menikahimu."
"Kita tidak perlu menikah dihadapan Tuhan, Luke." Medina mulai memperlihatkan kekhawatirannya. "Kita hanya menikah di mata Negara, itu sudah cukup."
"Aku tidak mau menikahimu."
"Hanya untuk satu tahun, kita menikah selama satu tahun. Lalu aku akan menceraikanmu, aku akan pergi."
"Satu tahun? Satu bulan saja aku tidak tahan."
"Kau tidak perlu bertindak sebagai suamiku, kau boleh tinggal di mana saja. Aku hanya butuh status, aku mohon," ucap Medina merangkupkan tangannya.
"Aku mohon. Kalau begitu enam bulan, aku akn menceraikanmu. Aku yang akan disalahkan. Aku hanya perlu status, dan akan aku bantu kau bisa bersama dengan Rara dan juga anak kalian. Serahkan Kakek Nobles padakku."
Luke terdiam, yang mana membuat Medina melanjutkan, "Itu penawaranku, kumohon. Hanya enam bulan, kita tidak perlu satu rumah. Akan aku hapus rekaman ini."
Luke masih berfikir.
Sampai Medina mengeluarkan kelemahan Luke, yakni foto dirinya saat masih kecil dan sedang digendong oleh Kakek Nobles. "Kau tidak akan menyakitinya bukan? Biar aku yang menyakitinya. Yang salah di matanya."
__ADS_1
🌹🌹🌹
To Be Continue