
Sebulan berlalu Keluarga Lee tidak merasa curiga lagi kepada Yeojin, karena kelakuannya semakin normal saja. Keluarganya merasa lega semoga Yeojin cepat menyerah.
Lee Candy sebagai seorang kakak benar-benar tidak habis pikir kenapa adiknya malah mencintai kakak sepupunya. Padahal banyak pria yang mengejar dia.
Dia pernah menanyakan ini kepada Yeojin agar menyerah akan perasaannya tetapi nihil, Dia tidak lagi mengenal sikap adiknya. Seperti orang lain saja. Padahal dulu sikapnya tidak seperti ini keras kepala, apa mungkin Dia kurang memperhatikan adiknya.
" Mau kakak kenalin cowok dewasa?" Tanya Candy penuh harap.
" Tidak perlu." Jawab Yeojin dingin.
" Kalau kencan buta gimana? disana banyak cowok mapan, dewasa dan romantis." Tanya Candy lagi.
Yeojin menatap Kakaknya dengan tidak kesukaannya membuat Candy merinding.
Candy menghela nafasnya menyerah sajalah " Ayolah, Kak Kyuhyun sudah menikah. kamu kan juga kenal dia itu Kim Yoona sahabat kakak." Lirih Candy.
" kalau kakak kesini hanya ingin membujukku meninggalkan Kak Kyu, maaf aku tidak bisa." jawaban dari Yeojin. Candy yang sudah bersabar kini meledak.
" jika tidak bisa, kakak akan marah." bentak Candy.
" Marahlah sepuas kakak! tapi hatiku tidak akan berubah. " Teriak Yeojin.
" Kakak seperti ini sayang kepadamu." Lirih Candy.
" Kalau kakak sayang kepadaku, Tolong sekali saja dukung aku kak." seru Yeojin.
" Maaf." Lirih Candy dengan air mata mengalir dipipinya membuat Yeojin tersenyum kecut melihatnya.
__ADS_1
" jika kalian masih bersih kukuh, aku akan pergi dari rumah ini. Selama aku pergi tolong jaga ibu kak." Lirih Yeojin.
Ibunya yang tidak tega ingin pergi berlari memeluk anaknya kini hanya bisa menangis histeris, karena Tuan Lee memeluknya erat.
" Tolong lepaskan aku, Yeojin jangan pergi tinggal ibu nak hiks hiks hiks tolong jangan pergi." teriakan Nyonya Lee.
Lee Yeojin hanya menatap lurus kedepan, inilah jalan yang akan ditempuh sendirian tanpa dukungan siapapun. Dia bahkan rela pergi dari rumahnya.
" Maafkan aku ibu, aku akan buktikan bahwa aku akan menang hiks hiks." Akhirnya air matanya pun menetes rasa sakit sedang menguasai dirinya.
" Aku bersumpah akan merebutnya kembali."
Ingatan Candy pun berakhir, kini kehidupan keluarganya berantakan. Ibunya sakit-sakitan karena ingin bertemu Yeojin, Ayahnya semakin keras kepala tidak ada mengizinkan siapapun menyebut nama Yeojin didalam rumah.
Sudah sebulan setelah Yeojin pergi dari rumah, gimana kabarnya?, Dia tinggal dimana?, Makan teratur tidak? itulah setiap hari dipikiran Candy. Rasanya ingin membawanya pulang kembali ke rumah ini seperti dulu lagi. Sekarang rasanya berbeda sekali, sepi tanpa ocehannya.
.................
Selama sebulan Yeojin tinggal di Apartemen pemberian Kyuhyun, ini hasil dari kerja kerasnya. selama dia mengancam foto dan vidio kejadian malam itu akan mengirimnya langsung kepada istrinya, Kyuhyun akan mengikuti kemauannya. Dia bahkan sedang mengandung anaknya meskipun dari awal Kyuhyun menolaknya tapi akhirnya menyerah.
" Kak Kyu, Aku tidak akan bilang sama Kak Yoona asal Kak Kyu mau menikah denganku." kata Yeojin dengan lembut.
" Tidak bisa. aku sudah menikah dan berjanji tidak berkhianat." Tolak Kyuhyun.
Yeojin mendengar penolakan menjadi kesal " kau tidak bisa menolaknya, anak ini butuh seorang Ayah. jadi kau harus menikah denganku." bentak Yeojin.
" Kalau masalah itu aku akan tanggungjawab tapi tidak menikah denganmu." seru Kyuhyun.
__ADS_1
" Kalau tidak mau tawar menawarnya gagal." sambung Kyuhyun lagi, membuat Yeojin panik.
" Baiklah, tapi aku mohon jangan tinggalkan aku." seru Yeojin memelas.
" Baiklah isi perjanjian disini nona Lee." kata asisten Kyuhyun.
" Baik, sudah aku tanda tangan. jadi apa boleh Kak Kyu berfoto sekali denganku." kata Yeojin.
" buat apa berfoto?" Tanya Asistennya.
" Karena aku sedang senang." kata Yeojin penuh semangat.
Asistennya tetap curiga atas alasan yang tidak masuk akal.
" Tidak apa-apa." kata Kyuhyun santai.
Cekret.
" Terima kasih kak. aku sayang kakak deh." seru Yeojin sambil menatap fotonya.
Setelah itu mereka keluar dari Apartemennya membuat senyum yang sendari tadi menghiasi wajahnya kini berubah wajah datarnya.
" Tenang saja nak, kau pasti akan mendapatkan semuanya. ibu janji." Lirih Yeojin.
" Meskipun dia tidak mau menikah denganku, tapi aku bisa menggunakan foto ini sebagai hadiah darimu hahahhahaha." gelak tawa Yeojin memenuhi ruangan kosong ini.
..................
__ADS_1