
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK, EMAK SAYANG KALIAN🌹
🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW : @REDLILY123🌹
🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN🌹
🌹MAAF TELAT, EMAK ABIS KURAS RUMAH BIAR BERSIH🌹
Medina yang menggila melangkah ke rumah Kakek Nobles, dia masuk begitu saja
"Dimana Kakek Nobles?"
"Beliau sedang beristirahat di kamarnya, Nona."
Medina melangkah menaiki tangga, sampai seorang pelayan menghalanginya. "Tuan sedang beristirahat, dia meminta untuk tidak diganggu untuk saat ini."
"Kau tidak bisa menghentikanku, aku Nyonya Besar di sini."
Medina mendorong pelayan itu dan tetap naik.
Saat dia hendak membuka pintu, ternyata pintunya dikunci. Membuat Medina berteriak sambil memukul mukul pintu.
"Kakek! Buka pintunya! Aku harus bicara padamu!"
Tidak ada jawaban dari sana.
"Kakek!"
"Astaga, Medina! Kakek sedang istirahat!"
"Ini tentang Luke! Dia tidak kunjung pulang dari semalam. Bantu aku!"
"Dia mungkin bersama wanita itu dan anaknya!"
"Kakek!" Teriak Medina semakin kuat.
Dia mengetuk sangat kencang.
__ADS_1
"Buka pintunya!"
"Apa maumu?"
"Kakak harus membantuku!"
"Itu tugasmu! Kakek sudah mengantarkan kalian sampai ke pernikahan!"
Sampai akhirnya Medin menangis di luar pintu.
"Aku mohon, Kakek. Tolong aku… hiks…. Aku hanya ingin menjadi istri Luke dan menjadi keluarganya sampai kapanpun. Bantu aku menyingkirkan wanita itu. Bantu aku mencarinya, dan sisanya aku yang urus."
🌹🌹🌹🌹
Rara menidurkan dulu Lucas di bagian ranjang yang kosong.
"Hmmmm?" Tanya Rara saat tidak kunjung mendapatkan jawaban dari Luke. "Apa mereka tahu? Mereka masih di Jepang? Atau pindah Negara ini? Apa itu alasanku bertemu denganku?"
Luke masih terdiam.
Membuat Rara merengek. "Luke…."
"Hah?" Tanya Rara tidak percaya. "Kenapa? Kenapa mereka meninggal? Dan saudariku? Adik adikku? Bagaimana dengan mereka?"
"Mereka semua meninggal, hanya kau yang selamat."
"Kenapa?" Tanya Rara yang masih mengingat dalam pikirannya kalau mereka baru bertemu dengan orangtua dan saudaranya kemarin. "Apa yang terjadi?"
"Bisakah kita tidak membahasnya? Aku tidak mau kau sakit," ucap Luke yang khawatir.
Rara menghela napas. "Sepertinya hal buruk terjadi?"
Luke mengangguk, dia menunduk sambil memainkan tangan Rara yang begitu putih. "Kau akan baik baik saja bersamaku, aku akan menjagamu."
Luke pikir, Rara akan menangis atau menjadi diam lagi. Tapi dia malah naik ke pangkuannya dan memeluknya erat.
"Jangan sedih, aku tidak sedih. Jadi jangan membuatku sedih dengan melihatmu sedih. Eh?" Rara bingung sendiri dengan ucapannya. "Maksudku, aku tidak mempedulikan apa yang terjadi tujuh tahun ke belakang."
__ADS_1
"Kenapa?" Tanya Luke.
"Kenapa? Aku punya suami yang tampan dan kaya, juga anak yang manis. Hidupku bahagia sekarang, aku merasakannya. Jadi janga khawatir atau sedih, aku tidak akan sedih oleh hal yang tidak aku ingat."
"Bagaimana jika kau mengingatnya?"
"Mengingat apa?" Tanya Rara melepaskan pelukan dan mengusap kepala bagian belakang Luke sambil tetap duduk di pangkuannya. "Tentang orangtuaku?"
Luke mengangguk.
"Hei, aku yakin kesedihan itu sudah terhapus dengan kebahagiaan yang telah kau berikan padaku."
Luke terdiam, hatinya gelisah jika Rara mengetahui kebenarannya. Dia ingin berkata juju, namun saat tatapan mata mereka bertemu, Luke melihat smile eyes milik Rara, ditambah gigi kelincinya yang manis.
Luke tidak ingin kehilangan itu, dia menyukai Rara yang manis dan aktif seperti sekarang. Sangat. Sangat menyukainya.
Kemudian tatapan Rara berubah menjadi genit. "Ah, kau ingin kita berciuman?"
"Apa?"
"Aha, kau tidak bisa bergerak," ucap Rara saat Luke hendak melarikan diri.
Rara mengurung pinggang Luke dengan kakinya, dia menekan dadanya hingga berdempetan dengan milik suaminya kemudian mencengkram tengkuk Luke.
"Haruskah kita mulai? Aku penasaran bagaimana rasanya."
"Tidak, tunggu sebentar. Lucas. Kau harus melihatnya."
"Lucas baik baik saja."
"Kau tidak bisa melakukannya di depan anak."
"Lucas pejamkan matamu sebentar."
"Tidak, kau belum menggendongnya lama sejak tadi. Lucas!"
Dan saat itulah bayi mereka menangis kencang, yang mana membuat Rara kesal.
__ADS_1
🌹🌹🌹
TBC