
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK SEMUANYA.🌹
🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY123.🌹
🌹JANGAN LUPA AJAK YANG LAIN BACA KARYA RECEH EMAK INI, EMAK SAYANG KALIAN SEMUA.🌹
Rara menatap dengan mata berbinar villa yang akan dia tempati. “Wah……, tidak jauh beda dari rumah kita.”
“Nah kan, sudah aku bilang lebih baik berdiam di rumah,” ucap Luke mencium puncak kepala Rara.
“Kalian beruntung datang di saat yang tepat,” ucap penjaga villa di sana. “Ini adalah festival tahunan untuk perkebunan gandum dan anggur, akan ada pesta besar nanti malam.”
“Begitukah?” tanya Rara dengan mata yang berbinar. “Bukankah kita harus datang?”
Luke terdiam dengan kaki tidak berhenti melangkah, keduanya mengikuti penjaga villa itu menuju kamar mereka di lantai dua.
“Luke, kita akan ke sana bukan?” tanya Rara, kemudian beralih mata pada penjaga wanita tua yang berjalan di depannya. “Itu terbuka untuk umum kan?”
“Itu sebabnya aku mengundang kalian, supaya kalian datang.”
“Bagaimana? Apa kita akan datang?” tanya Rara lagi pada Luke yang focus melihat keadaan sekitar.
Sampai penjaga itu berhenti di depan pintu. “Ini kamar kalian, jika kalian membutuhkan sesuatu, ada pelayan di bawah, jika perlu aku, cari saja di bar itu.”
“Oke, terima kasih,” ucap Rara pada wanita tua itu. Dia melihat ke sampingnya, sudah tidak ada Luke di sana, pria itu membawa Lucas ke atas ranjang dan merebahkannya di sana.
“Uh…. Apa kau lelah jagoan?” tanya Luke pada putranya sembari menciuminya, yang mana membuat Lucas tertawa karenanya. Kemudian baru Luke menjawab, “Kalau kita ke sana, Lucas akan sendiri.”
__ADS_1
“Kita panggil saja Kate.”
“Kau bilang ini family time.”
“Hanya malam ini plese…,” ucap Rara dengan mata berkaca kaca.
Dia mendekat pada Luke yang berdiri, kemudian tanpa aba aba memeluk pinggangnya. “Please…, ya? Bagaimana? Aku ingin ke sana, Luke. Hanya malam ini saja.”
Karena belum ada jawaban, Rara merambatkan tangannya ke tengkuk Luke dengan sensual. “Pleaseeee….,” ucapnya dengan nada menggoda.
“Lucas melihat kita, tidak baik melakukan ini di depannya.”
“Aku mau ke sana,” rengek Rara memeluk Luke dan menyadarkan kepalanya di dada pria itu, mata Rara menatap Lucas yang sedang menggigit kakinya sendiri. “Daddy jahat bukan, Sayang? Kau tahu? Semalam dia menggempur Mommy dan membuat Mommy sulit untuk ber⸻”
“Oke oke, jangan katakan itu pada anak kita.”
Rara tertawa bahagia. “Aku yang akan menelpon Kate.”
Pada akhirnya, Kate datang untuk mengurus Lucas malam ini saja. dia datang dengan cepat begitu sang majikan memintanya.
“Aku mungkin akan pulang terlambat, kau boleh membawa Lucas ke kamarmu. Besok pagi kau bisa pulang.”
“Baik, Nyonya,” ucap Kate yang masih menggedong bayi majikannya.
“Bagaimana penampilanku?” tanya Rara sambil menampilkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri dengan senyuman. “Bukankah gaun ini bagus?”
“Itu sangat cantik, Nyonya. Sangat pas dipakai oleh anda.”
__ADS_1
“Rara?” panggil Luke dari luar kamar yang akan ditempati Kate.
“Aku di sini,” jawab Rara yang membuat Luke mendekat.
“Wowww…, sangat tampan,” puji Rara begitu pria itu masuk.
Luke berdehem merasa malu mendapatkan pujian, pria itu memilih untuk mendekat pada Lucas kemudian memberikannya kecupan di pipi. “Daddy akan segera pulang, tunggu di sini. Tolong jaga dia, Kate.”
“Baik, Tuan.”
Begitu Luke menegakan tubuhnya, Rara langsung menggandeng pria itu. Wajahnya yang berseri mengatakan, “Kau tahu bagaimana seksinya dirimu mengenakan pakaian itu?”
“Hentikan,” bisik Luke sambil membawa Rara keluar dari kamar itu, mereka berjalan keluar. “Jangan katakan hal itu jika ada orang di sekitar kita.”
“Memangnya kenapa? kau seksehhhh…., tampan dan menggairahkan,” ucap Rara kemudian memberikan kecupan di leher Luke. “Kau membuatku bergairah.”
“Jangan mulai lagi, Rara.”
Dan begitu mereka keluar dari pintu villa, mata Rara melotot tidak percaya apa yang dilihatnya. Banyak sekali wanita berpakaian seksi dan yang lainnya memakai pakaian tradisioanl. Sialnya, mereka cantik dan menggoda.
Yang mana membuat Rara mengeratkan gandengannya pada Luke. “Level siaga,” gumamnya.
“Kau bilang apa?” tanya Luke penuh kebingungan melihat mata waspada Rara.
“Tidak, ini darurat. Bukan, ini bencana. Kenapa mereka ada di mana mana? Kenapa mereka sendirian? Dimana pasangan mereka? Yang ini milikku, pria seksi ini milikku.”
“Kau ini kenapa?”
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹
TO BE CONTINUE