Wanita Simpanan CEO

Wanita Simpanan CEO
Tidak Takut


__ADS_3

🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE Y ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK🌹


🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY123🌹


🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN🌹


Rara terbangun saat dia merasakan sinar matahari masuk menembus tirai putih, membuatnya membuka mata perlahan.


Dan sesuatu yang membuatnya semakin terjaga adalah suara tawa bayi juga gumaman Luke.


Saat melihat ke sampingnya, ternyata ada Luke membelakanginya sedang menggendong Lucas sambil bermain dengannya.


"Eughhh….," Gumam Rara sambil meregangkan ototnya yang terasa sakit.


Luke menoleh mendapati istrinya yang mulai sadar.


"Sayang….," Ucap Luke mengusap kepala Rara penuh kasih sayang.


Rara yang masih ingin bermanja manja itu melingkarkan tangannya di pinggang Luke. "Jangan pergi."


"Kau tidak ingin aku bekerja?"


"Aku sakit karenamu, jangan bekerja untuk hari ini. Temani aku."


Rara berucap sambil menyembunyikan wajahnya di punggung Luke, dia menggesek gesekannya di sana. "Jangan pergi ya."


"Baiklah, lepaskan aku dulu. Lucas ingin minum susu."


Rara melepaskan Luke dan mengganti pelukannnya dengan guling. Membiarkan Luke keluar sementara dirinya masih berada di bawah selimut dalam keadaan telanjang. Rara terdiam sesaat mengingat kejadian semalam.


Ternyata seperti itu. Rara pikir saat milik pria masuk, maka semuanya akan selesai. Ternyata itu baru permulaan.


Luke yang masuk kembali ke kamar seorang diri membuat Rara menutup wajahnya  dengan selimut, dia sedikit malu menunjukan wajahnya dan bertatapan langsung dengan Luke.


"Hei, ada apa? Kenapa menutupi wajah seperti itu?"

__ADS_1


"Tidak apa apa."


"Apa karena semalam?" Goda Luke sambil merebahkan dirinya di samping Rara. Tangannya menelusup masuk memegang pinggang Rara. "Benarkan?"


"Jangan membahasnya lagi."


"Lihat kan, kau yang menggodaku terus, Rara."


Rara membuka selimut yang menutupi wajahnya. "Aku tidak tahu prosesnya begitu panjang."


"Maka dari itu aku tidak ingin kau terkejut, apalagi kau baru sadarkan diri."


Rara mengerucutkan bibirnya. "Aku tidak tahu, aku pikir setelah ditusuk akan selesai. Ternyata masih ada hal lainnya."


"Tapi kau sangat menikmatinya bukan," ucap Luke mencium bibir Rara tanpa ragu.


Membuat Rara sedikit mendorong dada Luke sesudah mereka berciuman, "Kakiku rasanya sakit saat bergerak, aku ingin mandi. Gendong aku."


"Ingin mandi bersama?" Tanya Luke menggoda.


🌹🌹🌹


Rara mandi sendirian karena keinginannya, sambil berendam, dia tersenyum mengingat apa yang terjadi semalam.


"Ternyata begitu cara pembuatan Lucas," gumamnya.


Rara bermain main dengan busa. Sedangkan Luke yang ada di luar sana itu sedang berfikir.


Bahwa dia harus membuat Lucas tidak kehilangan kualitas tidurnya.


Jadi, dia melihat kamar yang ada di sebelah Nanny. 


"Kate, kemarilah."


Kate yang ada di lantai satu bergegas menuju ke lantai dua menemui majikannya. "Iya, Tuan?"

__ADS_1


"Bagaimana pendapatmu jika Lucas tidur di kamarnya sendiri?"


"Itu ide yang bagus, mungkin harus ada pintu penghubung antara kamar pengasuh dan juga Tuan Muda."


"Aku juga memikirkan hal yang sama. Rara tidak bisa terbangun sepanjang malam, jadi aku ingin Lucas mendapatka tidur berkualitas dan juga penanganan yang cepat."


"Haruskah saya menghubungi Tuan Dev?" Tanya Kate.


"Ya, hubungi dia dan bicarakan hal ini," ucap Luke kembali ke kamar.


Dia mengetuk pintu kamar mandi, dan saat Rara mengatakan, "Aku sudah selesai."


Luke baru masuk. Dan dia terkejut melihat Rara yang sedang membasuh dirinya di bawah shower sambil berdiri tanpa penghalang apapun


"Rara, kau bilang sudah selesai."


Rara menengok. "Sebentar lagi, bergabunglah denganku."


Luke menghela napasnya kasar. "Jangan mencoba memancingku, kau akan merengek lagi seperti tadi, mengeluh dan menyalahkanku."


"Aku tidak akan melakukannya," ucap Rara dengan pipi yang mengembung. "Jika ingin masuk, masuk saja. Tapi jangan digesek gesekan, itu yang membuatnya terasa perih."


"Lalu apa yang aku lakukan setelah masuk?"


"Eumm… keluarkan minyak panasmu."


Luke menarik napas dalam. "Panggil aku jika sudah selesai."


Luke kembali keluar kamar mandi, membuat Rara tersenyum jahil di sana. "Lukeeeee……," ucapnya.


Membuatn Luke heran, kenapa wanita itu tidak kapok setelah apa yang terjadi.


🌹🌹🌹


To be continue

__ADS_1


__ADS_2