
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK SEMUANYA🌹
🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY123🌹
🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN SEMUA🌹
Rara bangun dari tidurnya, dia mandi dahulu sendirian. Melihat bagaimana tubuhnya dipenuhi oleh kiss mark. Yang mana membuat Rara menelan ludahnya kasar merasa dirinya sendiri aneh. Bagaimana bisa dirinya menikmati hal hal seperti ini.
Setelah siap, Rara keluar dari kamarnya. Dia langsung melangkah ke kamar Lucas.
Terlihat di sana Lucas sedang bercanda bersama dengan pengasuhnya.
Menyadari keberadaan majikannya, pengasuh itu berdiri. "Nyonya."
"Uh, aku sangat merindukannya. Bisakah kau meninggalkan kami berdua?" Tanya Rara.
Saat pengasuh itu meninggalkan, Rara langsung tidur di samping bayinya sambil menciuminya berulang kali.
"Lucas Sayang….., Mommy merindukanmu."
Ada perasaan berbeda saat melihat Lucas bersama dengan pengasuhnya, membuat Rara merasa dirinya egois tidak mementingkan anaknya. "Kau merindukan Mommy?"
Bayi manis itu membuka mulutnya seolah menyahut dengan suara yang sangat menggemaskan.
"Maaf ya, Mommy akan bersamamu kali ini, menghabiskan waktu lebih banyak bersamamu."
Rara tidak berhenti menciumi Lucas. "Bagimana kalau Mommy mengajarimu berenang?"
Saat Rara sedang asyik bicara dengan Lucas, terdengar ketukan pintu dan tidak lama kemudian Kate masuk.
__ADS_1
"Nyonya, anda belum sarapan. Apa perlu dibawa ke sini?"
"Ya, bawa saja ke sini."
"Baik, Nyonya."
Rara kemudian membuka ponselnya untuk memilih milih pakaian renang. "Ayo kita lihat pakaian untukmu, Lucas Sayang."
Bayi mungil itu menangis, yang mana membuat Rara bangun. "Kau tidak ingin memilih pakaian? Baiklah ayo Mommy gendong," ucap Rara menggendong Lucas.
Kemudian membawanya keluar. "Kate aku akan memakannya di belakang, aku akan membawa Lucas bermain air."
"Baik, Nyonya," ucap Kate yang masih menunggu makanan disiapkan pelayan.
Sementara itu Kate mengikuti Rara. Perempuan tua itu dipinta oleh Luke untuk menjaga Rara secara pribadi dan membiarkan yang lain untuk mengurus keperluan.
"Baiklah, tolong panaskan dulu."
"Baik, Nyonya."
Rara membawa Lucas untuk memeluknya, sambil itu Rara melihat lihat ponsel untuk mengirimkan foto pada Luke.
🌹🌹🌹
Luke menyipitkan matanya saat dia melihat Medina terus saja mencari perhatiannya. Dia benar benar sudah malas.
Yang mana membuatnya memilih untuk pergi. Namun, sebelum Luke pergi, Medina tiba tiba duduk di pangkuannya
"Apa yang kau lakukan?"
__ADS_1
"Beri aku waktu lima menit," ucap Medina dengan wajah memohon. "Lihat aku, kau benar benar kehilangan cintamu padaku, Luke? Bagaimana bisa? Ingat dulu kita pernah bersama. Bukan pernah, kau mencintaiku."
"Menyingkir dari diriku."
"Aku hanya ingin kembali dan memulai semuanya dari awal," ucap Medina yang hendak mengusap pipi Luke.
Namun ditepis oleh Luke, pria itu lebih dulu berdiri yang mana membuat Medina terjatuh.
"Akkkh!" Ucapnya menatap tidak percaya. "Luke! Kau begitu kejam!"
"Tidak, kau yang menyedihkan sampai sampai hendak membunuh Rara dan anaknya." Luke memberi penegasan. "Itu menjijikan. Jika kau terus mendekat seperti itu dengan sengaja, aku bisa menyakitimu."
Medina menatap tidak percaya kepergian Luke.
Pria itu melangkah ke kabin lain dan menenangkan diri di sana. Jika saja bukan karena tuntutan, dirinya memilih bergemul di bawah selimut bersama Rara dan Lucas saat ini.
Beruntungnya, saat Luke mengaktifkan ponselnya, ada pesan dari Rara saat itu yang memperlihatkan wajah putra mereka yang lucu.
"Oh astaga, akan aku kirim lagi pada Kakek. Supaya dia berubah fikiran."
Sementara itu, Medina mengepalkan tangannya kuat. "Jika aku tidak bisa mendapatkan Luke, maka siapapun tidak bisa. Akan aku temukan wanita simpanan itu."
🌹🌹🌹
TBC
Maaf pendek, nanti lagi ya.
__ADS_1