Wanita Simpanan CEO

Wanita Simpanan CEO
Kesukaan Rara


__ADS_3

🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK.🌹


🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY123.🌹


🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN SEMUA.🌹


“Ayo, kita makan malam dulu. Lalu kita rencanakan apa yang akan kita lakukan selanjutnya.”


Luke masih terdiam sambil menggendong Lucas.


“Luke, akan aku siapkan air untukmu mandi.”


“Eum, tidak usah. Bukan kah kau lapar?”


“Aku lapar, tapi aku ingin makan bersamamu,” ucap Rara keluar dari ruangan itu dan menuju ke kamar mereka untuk menyiapkan air.


Dan disana, Luke masih terdiam dengan bayi mungil di pangkuannya. Luke manarik napasnya dalam dalam, dia memilih untuk duduk sejenak. “Ayo kita beristirahat sejenak, Nak.”


Luke begitu kaget, dia tidak menyangka akan mendapatkan serangan seperti itu. “Hal itu benar benar mengejutkan.”


Dan untuk merehatkan pikirannya, Luke memandang Lucas yang begitu menggemaskan. Beberapa kali Luke menciumi pipinya hingga membuat bayi polo situ tertawa.


“Kau mengagumkan, kau sangat mirip dengan Daddy. Bagaimana bisa? Tentu, kau adalah anak Daddy.”


“Luke, airnya sudah siap!”


Luke menghela napas dalam dalam. “Lucas, bagaimana jika Daddy kehilangan kesabaran pada Mommy my?”


Bayi itu hanya mengerang sebagai jawaban.


“Luke, kemarilah dan mandi! Jangan buat aku datang dan menciumu, pria tampan,” ucap Rara dengan suara menggodanya.

__ADS_1


“Oh astaga, aku bisa bisa tidak menahan diri lagi.”


“Luke….”


“Aku datang,” ucap Luke sambil membawa Lucas.


Dan diambang pintu kamar, Rara sudah menunggu. “Aku hampir ke sana dan memberimu ciuman lagi,”   ucapnya sambil mengambil alih Lucas. “Andai saja aku belum mandi, aku akan bergabung denganmu.”


Luke mengangguk. “Terima kasih, aku akan mandi dulu.”


“Oke.” Rara mengambil alih bayinya. “Lihat siapa yang tampan ini, sepertinya daddy mu bersusah payah membuatmu.”


Luke tersenyum hambar. “Aku akan masuk.”


Saat Luke akan masuk, Rara menghalangi pintu dengan bergeser ke tempat Luke akan masuk. “Kau tidak mau berterima kasih?”


“Aku melakukannya.”


“Suami macam apa yang tidak memberi ciuman jika istrinya melakukan hal bagus.”


“Kau tidak pernah melakukan itu padaku? Betapa kejamnya, kau mencintaiku bukan?”


Seketikaa Luke memberikan ciuman di pipi dekat bibir Rara. “Oke, sudah kulakukan.”


“Kau seharusnya mencium di bibir. Luke! Kembali ke sini..”


🌹🌹🌹🌹


Luke mulai menyadari kalau dirinya tidak membawa baju ke dalam kamar mandi. Yang mana membuatnya menghela napas dalam saat mengingatnya.


Dia berdiam diri di depan pintu keluar dari kamar mandi, Luke ragu untuk membukanya. “Lucas Sayang, tolong buat Mommy mu sibuk.”

__ADS_1


Dan saat Luke membukanya, ternyata hal itu tidak terjadi. lucas dan Rara sedang bermain main di atas ranjang.


“Aku tidak melihat piyama di sana, jadi aku tidak menyiapkan pakaian.”


“Tidak apa, aku akan memilihnya sendiri.”


“Wow,” ucap Rara mengungkapkan kekagumannya. “Luke, otot perutmu sangat bagus.”


Luke menellan ludahnya kasar. “Aku cukup sering berolahraga.”


“Aku ingin menyentuhnya lagi.”


“Bukankah kau lapar?” tanya Luke segera memakai baju sebelum Rara mendekat dan memegang perutnya. “Ayo kita makan, aku membeli sesuatu untukmu.”


“Kau tidak lupa ponselnya bukan?”


Luke menggeleng. “Nanti malam akan aku berikan, ayo makan dulu.”


Luke menggendong Lucas untuk diberikan kepada pengasuhnya di luar kamar.


Setelah Lucas diambil alih dan tangan Luke kosong, Rara segera menggandengnya sambil menyandarkan kepalanya di tangan itu sambil berjalan.


“Apa yang kau beli?”


“Eum… makanan.”


Rara tertawa gemas. “Kau pasti sudah mengetahui banyak tentang diriku selama tujuh tahun ini bukan? Saat aku remaja aku sangat suka makanan Ko….,” ucapan Rara menggantung saat melihat apa yang ada di meja.


“Ini bukan makanan Korea?”


“Kau ingin makanan Korea?”

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


TO BE CONTINUE


__ADS_2