
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK SEMUANYA.🌹
🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI @REDLILY123.🌹
🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN SEMUA. JANGAN LUPA AJAK YANG LAIN BACA KARYA RECEH EMAK INI YA.🌹
Medina terdiam, menatap gedung pencakar langit di depannya. Luke dengan tega meninggalkannya, bagaimana bisa? Pria itu kini benar benar dipenuhi oleh Rara.
Sambil duduk di atas ranjang dengan keadaan kacau, rambut yang berantakan dan barang barang yang hancur akibat ulahnya, Medina memutar otak. Apa yang membuat Rara menjadi seberani itu? Apakah benar karena wanita keturunan Jepang itu menikmtai harta.
Namun jika memang dia buta harta, pasti sudah sejak awal dirinya datang pada Luke dan meminta pertanggung jawaban. Namun sekarang?
“Ada yang salah,” gumam Medina. Dia yakin ada sesuatu yang tidak diketahuinya. “Bagaimana mayat hidup selama tujuh tahun itu kini menjadi berani bertingkah? Apa yang terjadi dengannya? Tidak mudah dalam mengubah pribadi seseorang.”
Medina sibuk bermonolog, mencari celah supaya pertanyaan rumit dalam otaknya itu terselesaikan.
TOK!
TOK!
TOK!
“Pesanan anda, Nyonya,” ucap pelayan hotel di luar sana.
Medina mendengus kesal, dia menengok pada cermin yang ada di sampingnya. Wajahnya buruk, bekas mascara dan eyeliner itu memudar menciptakan mata panda tidak beraturan.
TOK!
TOK!
“Sebentar!” teriak Medina menahan rasa kesalnya, dia melangkah dan membuka pintu. Menatap pelayan yang menunduk di sana. “Bawa masuk.”
__ADS_1
Medina menyingkir dari pintu membiarkan pelayan itu masuk, dan kakinya yang berhenti melangkah membuat Medina bertanya tanya.
“Ada apa?”
“Tidak, Nyonya.”
“Kau pikir aku tidak akan bertanggung jawab? Aku bisa mengganti barang barang bodoh itu, kau tidak tahu aku siapa?” Medina mengomel saat pelayan itu sedang menyusun makanan untuknya.
“Maaf, Nyonya. Saya permisi.”
“Tunggu,” ucap Medina. “Kenapa ada bunga Azalea di sini?”
“Ah, maaf saya melupakannya,” ucap pelayan itu merogoh sakunya. “Tuan Robert meminta saya memberikan ini pada anda.”
“Apa dia tahu nomor kamarku?”
“Tidak, Nyonya. Kami menjaga privacy tamu.”
Setelah pintu tertutup, Medina membuka isi dari kartu ucapan itu.
Yang isinya :
Medina Sayang, aku tahu ini terlambat. Tapi, aku masih ingat jelas apa yang kau sukai, apa yang kau inginkan. Aku melihat ketidakbahagiaan dirimu bersama dengan suamimu. Aku harap bunga ini bisa menghiburmu.
Pria yang pernah memelukmu,
R.
“Cih,” ucap Medina menginjak kartu ucapan tersebut. “Apakah dia tidak sadar aku tidak menginginkannya? Dasar bodoh, kenapa dia terus menggangguku.”
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Medina belum juga pulang ke Swiss, dia masih memikirkan cara bagaimana dirinya bisa mendapatkan Luke kembali.
Di sinilah dia sekarang, disebuah bar ternama. Meneguk alcohol supaya bisa melupakan sesaat masalahnya.
“Berikan aku satu lagi,” ucap Medina.
“Apa anda baik baik saja, Nona?” tanya bartender tersebut, yang sejak dua jam lalu sudah melayani Medina.
“Hei, perhatikan ucapanmu. Aku sudah menikah.”
“Ow…, maaf, Nyonya. Dimana suamimu? Sedang tidak baik baik saja?”
Belum juga Medina membuka mulutnya untuk berbicara, seorang pria bertubuh tegap itu tiba tiba saja duduk di samping Medina sambil berkata, “Perhatikan ucapanmu.”
“Ah…, maaf, kalian pasangan,” ucap bartender itu kemudian pindah ke sisi lain untuk melayani pelanggan lainnya.
“Hai, Medina.”
Medina berdecak kesal. “Kenapa kau selalu menggangguku?”
“Aku merindukanmu, kau tidak bahagia bukan? aku bisa memberimu kebahagiaan.”
“Enyahlah,” ucap Medina kesal. “Kenapa kau muncul dimana mana?”
Robert terkekeh. “Aku memiliki semua yang kau inginkan, ayo pergi bersamaku. Bagaimana kalau kita berlibur? Menghilangkan penat? Suamimu itu pergi meninggalkanmu bukan?”
Kesal dengan semua ocehan, Medina menengok. “Kau ini seperti tikus, terus saja mengganggu. Aku bilang hatiku bukan untukmu, dan untuk orang lain. Tidakkah kau paham? Otakmu berada di mana terus mengganggu seseorang yang jelas jelas menyukai orang lain? Dasar bodoh,” ucap Medina kemudian menjauh pergi dari sana. "Dasar tikus pengganggu."
Yang mana membuat Robert mengepalkan tangannya. “Aku akan mendapatkanmu,” ucapnya.
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
TO Be CONTINUE