
"Lalu untuk apa kamu mengejar laki-laki yang sudah menjadi suami orang?" Lanjut papa Cakra membuka rahasia yang di sembunyikan Bagas.
Mata Risa membelalak,ia kaget mendengar perkataan papa Cakra.
"Suami orang? Maksud om,mas Bagas sudah menikah?" Tanya Risa masih tidak percaya.
"Kenapa? Kamu gak percaya sama saya? Bagas sudah menikah dengan Sheilla.Anderson,putri tunggal tuan Anderson. Pengusaha yang masuk peringkat sepuluh besar di negara ini." Jawab papa Cakra dengan sombongnya.
Risa menggelengkan kepala masih tidak mempercayai perkataan papa Cakra.
"Jangan bohong om!!! Mas Bagas gak mungkin menikah dengan wanita lain. Dia sudah berjanji akan menikahi saya."
"Cih...dasar perempuan bodoh.!!!! Semua laki-laki pasti akan berbicara seperti itu kalau sudah ada maunya." Papa Cakra mengeluarkan hp dari saku celananya dan membuka galeri foto,ia menunjukkan foto-foto pernikahan Bagas dengan Sheilla pada Risa.
Kaki Risa langsung melemas melihat foto-foto yang di tunjukkan papa Cakra.
"Gak...ini gak benar!!! Ini semua bohong.!!! Risa meracau tak ingin mempercayai perkataan papa Cakra. Ia menangis dan berteriak histeris sambil menarik kemeja papa Cakra.
__ADS_1
Papa Cakra berteriak memanggil asistennya yang memang sengaja papa Cakra suruh tunggu di luar. Sang Asisten pun memisahkan Risa dari papa Cakra dan membawa Risa keluar dari ruangan Bagas.
Asisten papa Cakra memanggil sekuriti untuk membawa Risa keluar dari area gedung. Risa yang meronta-ronta dan masih berteriak histeris pun,di tarik paksa oleh dua orang sekuriti berbadan besar keluar area gedung.
⭐⭐⭐⭐⭐
"Arrrrgghhh....!!!!" Risa membanting semua yang ada di dalam kamar. Hatinya benar-benar hancur sehancur-hancurnya.
"Tega kamu ngelakuin ini sama aku mas!!! Ternyata selama ini kamu cuma jadiin aku pelampiasan!!! Aku nyesel udah percaya sama kamu!!!! Kamu jahat mas Bagas,jahat!!!" Kini Risa merutukki kebodohannya karena telah mempercayai Bagas dan dengan mudahnya menyerahkan mahkotanya atas nama cinta.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam sembilan malam,Risa terbangun setelah ia lelah menangis cukup lama. Ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.
Setelah lima belas menit,ia keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di dada sampai paha nya. Ia menatap pantulan dirinya melalui cermin.
Entah apa yang merasuki Risa,tiba-tiba saja Risa kepikiran untuk melampiaskan kekecewaannya di dalam club malam. Ia ingin menghabiskan malam ini dengan mabuk-mabukkan.
Risa membuka lemarinya dan langsung memilih pakaian yang lumayan seksi. Ia memoles wajahnya dengan make up yang lebih mencolok. Setelah selesai ia pun memesan taksi online untuk mengantarnya ke club malam.
__ADS_1
Kini Risa sudah berada di dalam club malam,bunyi dentuman musik yang sangat keras menyambut kedatangan Risa. Ini bukan pertama kalinya Risa pergi ke club malam,selama setahun lebih Risa berada di kota besar,Risa sudah sering keluar masuk club malam bersama Bagas maupun teman-temannya caddy. Hanya yang berbeda dengan kedatangan Risa kali ini adalah pakaian yang terbuka dan make up Risa yang lebih mencolok,serta minuman yang Risa pesan. Jika sebelum-sebelumnya Risa hanya memesan minuman soda,malam ini ia memesan minuman beralkohol. Ia duduk sendiri di salah satu table sambil menikmati minumannya. Melihat keseruan orang-orang yang meliuk-liukkan tubuhnya mengikuti alunan musik dj,tubuh Risa pun terpanggil untuk ikut bergabung ke lantai dansa.
Risa kembali menuju ke tablenya setelah ia merasa sangat lelah menari di lantai dansa. Ia kembali meminum minumannya. Namun baru saja Risa menenggak tiga gelas,kepala Risa sudah sangat pusing. Mungkin karena ini pertama kalinya ia meminum minuman beralkohol. Dengan kondisi yang sudah mabuk,Risa berjalan menuju lantai dansa lagi dengan membawa botol minuman yang masih tersisa banyak. Namun baru saja ia melangkah beberapa langkah,tak sengaja kakinya tersandung kaki meja dimana ada seorang laki-laki yang sedang duduk sendiri di meja itu. Botol minuman yang Risa pegang pun jatuh tepat mengenai tubuh si laki-laki dan minuman yang ada di dalamnya tumpah mengenai pakaian si laki-laki.
Laki-laki itu adalah Alex Johnson. Ia datang ke club itu tak jauh berbeda dengan Risa yang sedang frustasi. Hanya saja,jika Risa datang ke club karena kekasihnya menipu dan meninggalkannya,kalau Alex datang ke club karena frustasi karena hari ini ia harus kehilangan klien lagi. Dan dalam seminggu sudah tiga klien yang mengundurkan diri untuk bekerja sama dengan perusahaan ayahnya. Alex pun tak luput dari amukan sang Ayah. Bukan hanya kekerasan verbal yang Alex dapatkan tapi ayah Alex juga melakukan kekerasan fisik pada Alex karena dalam seminggu tiga klien lepas dari genggaman mereka.
Alex menatap wajah Risa.
"Cantik..Seksi.." gumam Alex dalam hati. Alex memperhatikan penampilan Risa dari ujung rambut hingga ujung kaki. Melihat tubuh Risa yang sangat seksi yang di dukung dress yang Risa pakai yang menonjolkan buah dadanya yang sintal,bokong yang montok membuat jiwa kelaki-lakian Alex yang sudah haus akan sex meronta-meronta.
Tanpa berkenalan atau sekedar berbasa-basi. Alex langsung membawa Risa keluar dari dalam club malam.
Risa yang sudah dalam keadaan mabuk,menurut saja saat Alex membawanya keluar dari dalam club.
Bersambung...
Othor mau izin dulu yah,hari senin dan selasa othor gak up dulu. Karena othor ada dinas keluar kota. 🙏🙏🙏
__ADS_1