Akhir Penderitaan Clarisa

Akhir Penderitaan Clarisa
Part 52


__ADS_3

Keesokan harinya dokter Lucky datang lagi ketempat Risa,namun kedatangan dokter Lucky kali ini hampir menjelang sore. Jadi saat dokter Lucky datang,Alex sudah ada disana terlebih dahulu. Bahkan Alex yang datang dari pagi,sempat menemani Risa berbelanja kebutuhan toko dan kebutuhan rumah tangga.


"Selamat siang dokter Lucky." Sapa salah seorang karyawan toko.


"Siang. Clarisa ada?!"


"Ada dok,di lantai dua. Sedang..."


"Makasih." Kata dokter Lucky memotong kalimat sang karyawan sambil melangkahkan kakinya berlalu dari hadapan karyawan toko menuju lantai dua tempat Risa dan Alex berada.


Saat sudah berada di lantai dua,dokter Lucky seperti mendengar suara decapan orang berciuman dari arah dapur. Dengan langkah pelan,dokter Lucky pun berjalan ke arah dapur untuk memastikan apa yang sedang ia dengar.


Ternyata di dapur,saat Risa memasak,Alex terus mengganggu dan menggelayutinya. Bahkan Alex tak segan-segan untuk memberikan kissmark dan cumbuan-cumban kecil di leher Risa. Risa yang terus-terusan mendapat serangan dari Alex,akhirnya pertahanannya pun runtuh juga. Ia pun meladeni dan menikmati permainan bibir Alex.


Dan aksi mereka yang sedang memanas berhasil terekam oleh kedua bola mata dokter Lucky. Mata Risa membelalak sempurna saat melihat sosok dokter Lucky yang sedang berdiri di depan pintu dapur dan sedang menonton atraksinya dengan Alex. Apalagi sekarang posisi Alex sedang menyusu pada dirinya.


Refleks Risa pun langsung mendorong kepala Alex dan membalikkan tubuhnya untuk mengaitkan lagi pengait kain pelapis sumber susu miliknya yang sempat Alex buka.


Alex yang masih di mabuk susu merasakan kehadiran seseorang di belakangnya. Ia pun menoleh kebelakang. Mata Alex ikut membulat sama seperti Risa saat melihat dokter Lucky yang sedang berdiri di depan pintu dapur. Bukan karena terkejut melihat dokter Lucky,namun Alex lebih cenderung ke arah takut dan geli melihat sosok dokter Lucky yang sudah fix ia pastikan adalah seorang penyuka sesama jenis.


Alex langsung memundurkan tubuhnya untuk menyamakan posisinya dengan Risa. Risa yang sudah selesai membenarkan letak kain pembungkus pabrik susu miliknya langsung berbalik. Ia masih melihat dokter Lucky yang masih berdiri di depan pintu dapur sambil memberikan tatapan tajam pada mereka berdua.


"Mas Lucky."

__ADS_1


"Apa sebenarnya yang udah terjadi di antara kalian?!" Tanya dokter Lucky menyelidik.


"Kayak yang loe lihat lah!" Malah Alex yang menjawab dengan nada songongnya.


"Apa kamu bisa jelasin ini Ra?" Tanya dokter Lucky lagi pada Risa. Sebenarnya dokter Lucky bukan marah dengan apa yang barusan ia lihat. Ia marah karena sepertinya niatnya menjadikan Risa untuk menutupi penyimpangan seksualnya di hadapan orangtuanya tidak berhasil.


"Kita bicara di ruang tamu aja mas." Jawab Risa sambil melangkahkan kakinya keluar dari dalam dapur menuju ruang tamu sekaligus ruang televisi.


Dokter Lucky pun mengikuti langkah Risa dari belakang. Namun tidak dengan Alex yang harus berbelok ke dalam kamar mandi untuk menurunkan hasratnya yang sudah meninggi.


Kini dokter Lucky dan Risa sudah duduk duduk di ruang tamu dengan posisi berhadapan.


"Sekarang jelasin apa yang sudah terjadi. Apa kamu memilih untuk kembali dengan laki-laki itu? Laki-laki yang sudah meninggalkan mu disaat kamu celaka karena ulahnya?" Tanya dokter Lucky penuh selidik.


"Tapi dia udah biarin kamu sendirian di rumah sakit,bahkan kamu bilang kalau laki-laki itu gak percaya sama kamu kalau anak yang kamu kandung waktu itu adalah anaknya."


"Alex punya alasan kenapa dia gak datang waktu aku di rumah sakit mas,dan dia sudah menceritakan semuanya sama aku. Dan masalah dia gak percaya dengan anak yang ku kandung waktu itu,buat aku wajar kalau dia gak percaya,karena aku gak pernah bilang sama dia bagaimana cara aku menaklukan hati para klien. Jadi untuk masalah aku dan Alex,sebenarnya disini aku lah yang ninggalin dia tanpa mendengar alasan Alex." Jawab Risa.


"Terus aku gimana Ra? Bukannya kamu bilang mau kasih aku kesempatan? Ini belum tiga bulan Ra,tapi kenapa kamu malah balik sama laki-laki itu?!"


Risa menghela nafasnya,ia bingung bagaimana harus mengatakan isi hatinya pada dokter Lucky,apalagi Risa juga sudah mengetahui kalau dokter Lucky adalah penyuka sesama jenis. Ingin rasanya Risa juga mempertanyakan apa yang ia lihat kemaren di hotel,namun ia merasa tidak enak hati.


Baru saja Risa ingin membuka suara,tiba-tiba saja suara Alex menggelegar men skak mat dokter Lucky.

__ADS_1


"Gimana dia mau sama loe,orang loe aja 'gay'!" Kata Alex dengan suara lantang. Alex yang merasa tidak senang karena dokter Lucky terlihat mengintimidasi Risa dengan jangka waktu yang di berikan dokter Lucky untuk Risa. Alex pun berjalan menghampiri Risa dan dokter Lucky.


Mata Risa membelalak karena mulut tak berfilter Alex yang membuka aib dokter Lucky. Padahal maunya Risa dokter Lucky lah yang jujur padanya.


Bukan hanya Risa yang kaget,tapi dokter Lucky lebih kaget dari Risa karena aibnya diketahui Risa dan Alex. Padahal selama ini dokter Lucky dan kekasihnya sebisa mungkin menutupi kisah cinta terlarang mereka.


Flashback On.


Sebenarnya bukan pertama kalinya orangtua dokter Lucky diminta menikah oleh kedua orangtuanya. Hanya saja dokter Lucky selalu pintar untuk mencari-cari alasan agar orangtuanya tidak menjodohkannya dengan anak dari teman kedua orangtuanya.


Saat melihat Risa,rasa kemanusiaan dokter Lucky terpanggil untuk menolong. Saat itu niatnya benar-benar hanya ingin menolong Risa. Namun saat kedua orangtuanya kembali menanyakan perihal jodoh,disaat itu lah niat dokter Lucky berubah ingin menjadikan Risa sebagai tameng agar tidak ada yang mengetahui tentang penyimpangannya.


Waktu itu setelah menghubungi Risa,dokter Lucky segera menghubungi Billy,laki-laki yang menjadi kekasihnya yang bekerja juga sebagai seorang dokter di salah satu rumah sakit di Singapore. Dokter Lucky menanyakan tentang ide nya untuk menjadikan Risa tameng,dan Billy pun menyetujui ide dokter Lucky.


Umur Billy hanya terpaut tiga tahun lebih muda dari dokter Lucky,mereka bertemu di Singapore delapan tahun yang lalu disaat dokter Lucky pergi ke Singapore untuk mengikuti seminar. Disaat itu,hubungan mereka masih sekedar partner sesama dokter,apalagi Billy juga masih terikat pernikahan dengan seorang model cantik. Namun pernikahannya itu gagal karena sang model mendapat suatu kelainan dari Billy. Ternyata Billy juga menggunakan model cantik itu hanya sebagai tameng dari penyimpangannya. Mereka pun memutuskan untuk bercerai di satu tahun pernikahan mereka.


Beberapa bulan setelah perceraian Billy, dokter Lucky dan Billy kembali di pertemukan saat Billy datang ke negara dokter Lucky untuk mengikuti seminar. Setelah pulang dari seminar,dokter Lucky dan Billy pun pergi ke kafe dan mereka pun saling bertukar cerita tentang masalah kehidupan mereka. Dan di saat itu baru lah mereka berdua saling mengetahui kalau mereka sama-sama penyuka sesama jenis. Akhirnya dokter Lucky dan Billy memutuskan untuk memulai cerita cinta terlarang mereka.


Dokter Lucky sengaja datang ke kota M untuk kedua kalinya selain untuk mengunjungi Risa,dokter Lucky juga sudah janjian dengan Billy untuk mengenalkan Billy pada Risa. Yah..walaupun nantinya Billy di perkenalkan sebagai teman sesama dokter.


Saat Risa dibawa pergi oleh Alex,Billy menghubungi dokter Lucky kalau ia sudah tiba di hotel tempat dokter Lucky menginap. Dokter Lucky yang sedang menunggu Risa di toko roti pun lebih memilih untuk menemui Billy kekasihnya yang sudah dua bulan tak bertemu. Dan disaat dokter Lucky sudah berada di hotel,dokter Lucky langsung membawa Billy ke unit kamarnya untuk saling melepas rindu. Namun sayang,tanpa mereka sadari,aksi mereka itu di saksikan oleh Risa dan Alex.


Flashback Off

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2