Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
Wow


__ADS_3

Di mobil Zahra terus memandangi keluar mobil dengan pandangan kagum melihat ke indahan kota kairo selama perjalanan pulang ke villa suaminya.


''You seem very happy sister in-law."


''Sepertinya kau sangat bahagia kakak ipar.'' kata Fuwat memakai bahasa Inggris. melihat sekilas pada kaca mobilnya karena Zahra duduk di kursi penumpang.


''Iya kau benar... aku sangat bahagia bisa berkunjung ke Kairo... aaaa untung suami ku orang Mesir, ya meski pun pun udah ada gabungan nya '' kata Zahra juga memakai bahasa Inggris sambil terkikik di akhir kalimatnya.


Zahra memang sangat fasih dalam berbahasa Inggris karena Zahra memang pelajar yang sangat pintar semasa masih study dulu.


"لا أعلم إن كان شقيق زوجي محظوظا أم سيئ الحظ ... لأن زوجك هنا هدف النساء ههههه"

__ADS_1


''Entah kakak ipar beruntung atau buntung... karena suami mu di sini itu jadi incaran para wanita wanita hahahaha '' Ujar Fuwat memakai bahasa Arab agar Zahra tidak memahaminya ucapannya sambil tertawa yang membuat Ustazd Sulaiman kesal padanya.


ماذا تتحدثين عن فوات .. لا تسيري عليك .. زوجتي مختلفة قليلاً عن النساء اللواتي تعرفهن .. لا يمكن أن تؤخذ بالنكات عندما يتعلق الأمر بالمرأة .. شاهد ما تقولين .. ماذا آخر


''Apa yang kau bicarakan Fuwat.. jangan ngaco kamu.. istri ku ini lain sedikit dari wanita-wanita yang kau kenal.. dia tidak bisa di ajak bercanda jika menyangkut soal wanita.. jaga bicara mu.. apa lagi sekarang dia sedang hamil.. emosinya kadang tidak stabil.. jadi berhati-hati lah saat bicara soal wanita..." tegur ustadz Sulaiman pada Fuwat yang suka ceplas ceplos.


"Maaf maaf maaf... aku tidak sengaja... aku tidak tau jika ternyata istri mu gadis yang sangat posesif hahaha" ejek Fuwat pada Sulaiman sambil tertawa masih berbahasa Arab.


"Kau bisa berbahasa apa lagi selain berbahasa Inggris " Tanya Zahra berbasa-basi pada Fuwat menggunakan bahasa Inggris.


" Woww.. anda serius??" tanya Zahra seperti tidak percaya.

__ADS_1


"Tentu saja.. karena aku bekerja di beberapa restoran mewah yang berada di Mesir, jadi pelanggan bukan hanya menggunakan satu bahasa saja jelas aku harus tau beberapa jenis Bahasa.." Jawab Fuwat tersenyum melalui kaca mobil.


" Woww kau sangat kaya ternyata " jawab Zahra.


Fuwat mengangkat satu alisnya mendengar jawapan Zahra kemudian melihat pada Sulaiman yang berada di sebelah nya seolah bertanya 'apa kakak ipar tidak tau apa apa ?' seperti itu lah pandangannya pada ustadz Sulaiman yang dari tadi diam menyimak pembicaraan Zahra dan Fuwat. Sulaiman mengangguk menjawab Fuwat.


Fuwat hanya tersenyum dan menggeleng tidak menjawab lagi pertanyaan Zahra karena mereka sudah memasuki gerbang villa ustadz Sulaiman.


Zahra menyerjit saat mobil masuk ke villa berlantai dua yang sangat mewah berwarna keemasan dengan halaman luas dan memiliki kebun anggur di sebelah villa tersebut.


''Rumah siapa ini Mas'' tanya Zahra pada suaminya.

__ADS_1


'' Rumah kita sayang... rumah siapa lagi'' jawab ustaz Sulaiman turun dari mobil dan membuka pintu untuk Zahra yang masih sibuk mengedarkan pandangannya di halaman villa yang sangat luas. Zahra juga melihat sebuah kolam renang di hadapan villa yang separuhnya berdinding kan kaca di lantai bawah.


'' Wow.. apa aku sedang berada di rumah sultan '' ujar Zahra terkagum kagum keluar dari mobil melihat halaman villa suaminya yang seperti di dunia dongeng.


__ADS_2