Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
tiba di kairo


__ADS_3

Beberapa belas jam perjalanan akhirnya ustadz Sulaiman dan Zahra tiba di Mesir. lapangan terbang antarabangsa Kaherah Kairo Internasional Airport.


" Alhamdulillah.. " Ucap ustazd Sulaiman saat mereka tiba dengan selamat di Mesir. dia melihat pada istrinya yang tertidur sangat pulas berbantal kan pahanya.


" Zahra.. Bangun Zahra.. kita sudah sampai sayang" lembut ustadz Sulaiman membangunkan istrinya.


Zahra membuka kedua bola matanya kemudian mengusap usap matanya." kita sudah tiba mas Zaka "


"Iya.. siap siap sayang.. kita turun dari pesawat" kata ustadz Sulaiman


" Iya Mas."


Mereka berdua bersiap siap untuk turun dari pesawat.


Saat sudah turun dari pesawat Zahra mengedarkan pandangannya di sekeliling Airport.


" Wow... Memanjakan mata banget di sini Mas.." kata Zahra tersenyum lebar.

__ADS_1


"Kau senang.."


"Senang banget Mas" jawab Zahra tanpa memudarkan senyuman di wajahnya.


Mereka melangkah keluar dari Airport. ternyata sudah ada Fuwat yang menunggu Ustazd Sulaiman dan isterinya dengan gagah nya


''أهلا بكم من جديد إلى مصر ابن عمي وابن عمي''


''Selmat datang lagi di Mesir sepupu ku, dan juga ipar sepupu ku'' kata Fuwat menyambut kedatangan ustadz Sulaiman sambil merentangkan tangannya.


Ustadz Sulaiman tersenyum pada Fuwat dan langsung memeluk nya. '' Assalamualaikum.. apa kau dari tadi'' Tanya Ustadz Sulaiman berbahasa Arab.


Sebelum ustadz Sulaiman menjawab Fuwat lebih dulu bersuara '' Hai kakak ipar.. nama ku Fuwat'' kata Fuwat menyatuh kan kedua tangannya di dada cara dia menyapa Zahra.


Ustadz Sulaiman melongo mendengar Fuwat yang bisa berbahasa Indonesia walau pun terdengar Sangat tidak fasih.


'' Hai.. kau bisa berbahasa Indonesia ??'' tanya Zahra tersenyum pada Pria di harapan nya tapi Zahra tetap menjaga pandangan nya

__ADS_1


'' Tentu saja'' jawab Fuwat tersenyum manis. Fuwat memang tipe laki laki yang ceria.


''منذ متى يمكنك التحدث بالإندونيسية؟ ?''


'' Sejak kapan kau bisa berbahasa Indonesia ?'' tanya ustadz Sulaiman menggunakan bahasa arab pada Fuwat.


'' Sejak kalian ingin ke sini.. aku mempelajari buku KBBI.. bahkan lidah ku sering keseleo mempelajari bahasa Indonesia hahahaha '' jawab Fuwat memakai bahasa arab sambil tertawa terbahak-bahak mengingat betapa susahnya dia mempelajari bahasa Indonesia hanya untuk menyambut kedatangan sang kakak ipar sepupu nya.


''Ada ada saja kau Fuwat '' Ujar ustadz Sulaiman tersenyum menggeleng melihat pada Fuwat


''Please sister-in-law, let's get in the car and go back to the villa.'' Kata Fuwat berbahasa Inggris pada Zahra. sambil tersenyum. karena dia terlalu sulit berbahasa Indonesia maka itu dua memakai bahasa Inggris saja.


'( Silakan kakak ipar, mari kita naik ke mobil dan pulang ke villa Suami kakak ipar yang lebih tampannya aku ke mana mana ')


Zahra tertawa mendengar ucapan Fuwat yang memuji dirinya sendiri"You can speak English too." jawab Zahra tertawa


(Anda juga bisa berbahasa Inggris ternyata )

__ADS_1


"Oh jelas.. lidah ku sering ingin keseleo jika berbahasa Indonesia.. ngomong ngomong aku belum memperkenalkan diri ku. Aku ada lah Fuwat, panggil saja Fuwat, aku sepupu suami mu yang kurang ganteng ini.." Kata Fuwat memegang satu Dadanya dan sedikit membungkuk ala ala menyambut tuan putri yang membuat Zahra lagi lagi tertawa. kerana ternyata sepupu suami nya itu sangat kocak.


Ustadz Sulaiman hanya menggeleng melihat tingkah sepupunya.


__ADS_2