Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
Chapter 57


__ADS_3

...I LOVE YOU...


“Bos, kita sudah sampai bos,” ucap Sopir pribadinya membangunkan Adry yang tertidur pulas memeluk istrinya.


Adry pun terbangun dari tidurnya. Dilepaskannya pelukannya dari sang istrinya yang juga tertidur. Adry keluar dari mobilnya dan lalu berjalan kearah sebelah pintu tempat Ana tertidur. Adry tak ingin membangunkan istrinya itu. Adry mengangkat dan memapah tubuh istrinya masuk ke dalam rumah orang tuanya.


Ana sama sekali tak menyadari bahwa dirinya dipapah oleh suaminya. Ana malah mengigau mengucapkan cintanya pada Adry. Setiap kali Ana mengucapkan kata ia sangat mencintai suaminya, Adry selalu membalas kata Ana dengan mengatakan bahwa ia juga sangat-sangat mencintai istrinya itu.


Ketika Adry tak membalas ucapan Istrinya pun terdiam tak mengigau mengatakan cinta padanya.


Namun ketika Adry membalasnya walaupun sudah cukup sedikit lama setelah istrinya mengucapkannya. Ana mengulang mengatakan hal yang sama. Hal itu membuat Adry tertawa melihat istrinya yang lucu itu.


Adry menekan tombol bel rumah itu supaya para asisten rumah tangga yang ada di rumah orang tuanya membukakannya pintu. Pintu pun dibuka dan bukan Asisten rumah tangga yang membukakan pintu itu. Ibunya sendirilah yang membukakan pintunya.


“Mama... kenapa Mama yang membukakan pintunya. Apa Mama menunggu Adry untuk datang? hal penting apa yang ingin Mama bicarakan?” tanya Adry penuh selidik.


Ibunya tak menjawab pertanyaan Adry. Ibunya Malah melemparkan senyuman melihat Adry memapah istrinya Ana. Ibunya melihat mata anaknya yang sedang dimabuk asmara dengan istrinya.


“kenapa Ana? Apa ia sedang terluka?” tanya ibunya bertanya.


“istriku tidak apa-apa Mah,” ucap Adry.


“Apa? Adry mengatakan istriku. Sebelumnya ia tak bersikap seperti ini pada Ana. Syukurlah, sepertinya Adry sudah berubah dan memang benar-benar sudah mulai mencintai istrinya.” gumam ibunya senang dalam hatinya.


“masuklah Nak, dan bawalah istrimu ke kamar. setelah itu datanglah ke ruang tamu untuk membahas hal yang sangat penting.”


Adry masuk ke kamarnya yang melewati ruang tamu. Adry tak menyadari dan juga tak melihat ada seorang wanita yang sedang duduk diruang tamu itu.


“I Love You Mas,” ucap Ana mengigau ketika mereka tepat didekat ruang tamu itu.


“I love you too istriku,” balas Adry


“kamu selalu saja mengigau mengucapkan hal yang sama,” ucap Adry lalu mencium pipi istrinya itu.


Wanita yang sedang duduk diruang tamu itu menyaksikan kemesraan antara Adry dan Ana. Menyaksikan kemesraan mereka berdua, wanita itu mengatakan didalam hatinya bahwa Ana adalah wanita yang sangat beruntung dicintai oleh pria yang sangat mencintainya.


...*****...


Adry menurunkan istrinya di ranjang. Tangan Ana yang melingkar di leher suaminya tak bisa dilepas oleh suaminya. Adry tersenyum dan berpikir sedikit jahil pada istrinya.


“wwauuummm....” Adry menerkam leher istrinya dengan mengeluarkan suara yang mirip dengan singa yang menerkam mangsanya.


Ana terkejut melotot mengira ia benar-benar memang digigit oleh singa. Ana melepaskan tangannya yang melingkar dan tak sengaja tangannya menampar wajah Adry.


“oouuchhh...” rintih Adry kesakitan.


Ana tersadar ketika tamparannya mendarat dan mendengar suara suaminya kesakitan.

__ADS_1


“Mas... aaghh maafkan aku Mas. aku tak sengaja melakukannya.” ucap Ana sambil menarik tubuh suaminya dan lalu memeluknya.


Adry tersenyum senang mendapatkan perlakuan manja dari istrinya yang memeluknya dan sesekali mengelus-eluskan wajah yang ditampar oleh istrinya.


“aku nggak apa-apa istriku sayang, ini tidak sebanding dengan apa yang telah kulakukan padamu,” balas Adry.


...*****...


Suara ketukan pintu dan panggilan dari ibunya terdengar dari luar kamar mereka. Sedang asyik berpelukan dan dimanja oleh istrinya, Adry pun berkeluh-kesah melepaskan pelukan istrinya.


“iya Mah sebentar.”


“Mama ini benar-benar sangat tidak sabar untuk mempunyai seorang cucu.” ucap Adry sambil mengarahkan pandangannya kearah pintu.


“Mama ingin membahas honeymoon kita sayang,’’ ucap Adry sambil memindahkan pandangannya kearah istrinya.


Adry tertawa kecil melihat istrinya menutupi dirinya dengan selimut. Adry lalu menindih memeluk istrinya dengan sangat erat sebentar. Setelah itu, Adry keluar dari kamarnya dan menyusul ibunya untuk berbicara di ruang tamu.


Setelah suaminya keluar Ana membuka selimut yang menutupinya dengan nafas yang sesak karena tak mendapatkan udara yang cukup. Ditambah lagi dengan perlakuan suaminya yang menindih dan memeluk tubuhnya dengan sangat erat.


...*****...


“Ada Apa.... Mah,” seru Adry tersendat-sendat ketika melihat seorang wanita yang tak asing baginya.


Wanita itu adalah Rita yang dulu pernah mengkhianatinya dengan meninggalkan pernikahan dengannya hanya karena lebih memilih pria lain.


“Nak, duduklah terlebih dahulu,” ucap ibunya menghampiri dan menuntun Adry anaknya untuk duduk.


Namun, Adry menolak untuk duduk. Adry menatap Rita dengan tatapan yang sangat tajam. Adry terlihat sangat menaruh kebencian yang sangat dalam.


“Mau apa kamu kesini,” bentak Adry.


Mendengar ucapan Adry yang sangat marah padanya. Rita mendekatinya dan berlutut memeluk kaki Adry.


“Mas Adry... maafkanlah aku, aku tahu aku telah melukai hatimu. Ini semua gara-gara pria yang menipuku.”


“Mas, tolong maafkanlah aku... aku adalah istrimu yang sah. Bukan Ana,” ucap Rita sambil menangis-nangis.


Adry yang mendengar perkataan Rita semakin murka ketika Rita mengatakan ia adalah istrinya yang sah. Adry menuntun Rita untuk berdiri. Karena sangat emosi dengan ucapan Rita, Adry melayangkan tangannya menampar pipi Rita.


“Adry...” teriak ibunya melihat perlakuan anaknya kasar terhadap Rita.


Ibunya Adry menghampiri Rita yang terduduk dilantai setelah mendapatkan tamparan dari Adry. Tante Riska memeluk Rita menenangkan Rita yang menangis.


“omong kosong apa ini,” ucap Adry.


“pernikahan itu tidak sah. Dan itu artinya kau bukanlah istriku. Kau... Kau adalah seorang pengkhianat. Kau mengkhianatiku dan juga mengkhianati sahabat baikmu. kau juga bukan mengkhianati sahabatmu bahkan kau mengorbankannya karena keegoisanmu,” ucap Adry dengan nada yang sangat marah.

__ADS_1


“kau tahu, aku dan Ana adalah pasangan yang sah. Kami berdua juga saling mencintai,” ucap Adry menegaskan Rita.


“itu tidak sah Mas karena Akulah istrimu yang sah,” ucap Rita berdiri mendekati Adry menarik-narik baju Adry.


“beruntung aku menikahinya kembali,” ucap Adry mendorong Rita dengan sangat kasar.


Rita terkejut karena ia tak tahu hal itu. Rita juga sangat malu mengatakan bahwa Ana bukanlah istri sahnya Adry.


...-------------...


“apa yang sebenarnya terjadi di luar? Mas Adry juga kedengaran sangat marah,” ucap Ana yang mendengar suara Adry.


Ana turun dari ranjang dan melangkahkan kakinya keluar menghampiri suaminya yang terdengar sedang marah.


“Mas, kenapa kamu.....” ucap Ana tak melanjutkan ucapannya ketika ia melihat sahabatnya Rita.


“Ana....” ucap Rita.


Ana juga menyebut nama Rita dan lalu ia melontarkan senyuman manisnya. Rita lalu berlari kearah Ana. Rita berlutut bersujud. Lalu memeluk kakinya, meminta maaf atas kesalahan yang ia lakukan sebelumnya. Ana memegang bahu Rita dan mengangkatnya supaya Rita berdiri. Kemudian Ana memeluk sahabatnya itu. Rita membalas pelukan Ana sambil terisak-isak menangis.


“Rita, sudahlah. Kamu jangan menangis lagi. Kenapa kamu menangis sampai sehebat ini?” tanya Ana sambil menenangkan sahabatnya itu.


“Ana... Doni mengkhianatiku. Dia hendak memperkosaku merusak masa depanku. Aku selama ini salah telah memilih dia Ana,” ucap Rita.


“ya ampun. Kenapa Doni bisa melakukan hal keji seperti itu,” ujar Ana sambil mengelus rambut Rita menenangkannya.


Ana yang sangat mengenal Doni tak percaya dengan apa yang dilakukan Doni pada sahabatnya. Selama ini ia melihat ketulusan cinta Doni sangat tulus pada Rita.


“tapi Ana, hal itu tidak penting untuk membahas tentang Doni. Kau tahu Ana...” seru Rita melepaskan pelukannya.


“Apa?” tanya Ana penasaran.


“kita berdua adalah sahabat sekaligus istri sahnya Mas Adry. Aku bahagia sekali,” ucap Rita kembali memeluk Ana.


Ana tercengang melihat kearah Adry suaminya. Adry juga melihat kearah Ana istrinya. kemudian Adry pun bertindak. Adry memisahkan Ana dan Rita yang sedang berpelukan.


“omong kosong apa ini. Jangan menghasut istriku lagi untuk yang kedua kalinya,” ucap Adry memisahkan mereka berdua.


Adry lalu menarik Ana istrinya untuk masuk kedalam pelukannya. Rita yang melihat perlakuan Adry terhadap Ana sangat romantis, tersenyum dibaluti air mata yang terus mengalir. Rita merasa ruangan itu tampak redup gelap. Rita akhirnya jatuh pingsan.


Bersambung...


hai gaes, Bagaimana menurut kalian episode kali ini? jangan lupa komen dibawah ya. Like, bintang 5, dan votenya juga jangan lupa. Hehehe


terima kasih bagi yang sudah komen, like, bintang 5 dan votenya juga. 😍


salam hangat~`

__ADS_1


BY.BAE©


__ADS_2