Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
.


__ADS_3

Selesai Makan malam Terdengar Suara seorang wanita yang menyapa ustazd Sulaiman menggunakan bahasa Kannada


''ಹಾಯ್.. ಉಸ್ತದ್ ಸುಲೈಮಾನ್... ಹೇಗಿದ್ದೀಯ ''


'' Hai ustadz Sulaiman.. apa kabar'' sapa seorang wanita cantik tersenyum manis pada Sulaiman menggunakan bahasa Kannada.


Sulaiman mengangkat pandangan nya melihat pada wanita tersebut dan menjawab wanita itu tapi tetap menjaga pandangannya pada wanita di hadapannya itu.


ನಾನು ಆರೋಗ್ಯವಾಗಿ ಇದ್ದೇನೆ


'' Kabar baik..'' Singkat Sulaiman juga menggunakan bahasa Kannada tersenyum sangat tipis tapi cenderung terlihat datar.


"Sudah lama aku tidak melihat Ustadz, apa ustadz baru pulang dari Indonesia " ujar wanita itu melihat setiap inci wajah Sulaiman yang membuat ustadz Sulaiman tidak nyaman karena tatapan wanita itu padanya. Wanita tersebut salah satu anak dari penanam saham di restoran ustadz Sulaiman. wanita itu dari Kannada yang mengurus sendiri kerja sama nya dengan Sulaiman.

__ADS_1


" Anda siapa.. " Tanya Zahra memakai bahasa Inggris dengan nada yang sama sekali tidak bersahabat.


Wanita itu mengalihkan pandangannya pada gadis bercadar di seberang meja ustazd Sulaiman


"Saya kolega ustadz Sulaiman.. dan anda sendiri siapa" Tanya wanita itu juga menggunakan bahasa Inggris sedikit terdengar angkuh pada Zahra.


"Kolega.. " Kata Zahra melihat pada suaminya. dia tidak mengerti mengapa wanita itu mangatakan rekan kerja suaminya.


Wanita itu kembali bersuara "Apa kau pembantunya " Ujar wanita itu sedikit mengejek Zahra.


"Oh... hanya istri... kan lelaki bisa menikah lebih dari satu" ujar wanita itu benar benar terlihat angkuh pada Zahra.


" ****" Maki Zahra emosi berdiri dari duduknya dan langsung memberi bogem mentah di Wajah wanita itu sehingga wanita itu oleng ke belakang dan meneriaki Zahra

__ADS_1


"Apa kau sudah gila!!!" teriak wanita itu ingin kembali memukuli Zahra tapi di tahan oleh ustadz Sulaiman.


" Apa yang kalian berdua lakukan.. henti kan ! " ujar Sulaiman melerai istrinya dan wanita itu.


" Apa kau tidak malu jika ada yang melihat mu berkelahi di sini.. kau anak dari seorang pengusaha bertengkar di publik, jika ada reporter yang melihat mu, besok kau akan menjadi topik perbincangan yang hangat dan itu bisa berpengaruh pada usaha Ayah mu" ujar ustadz Sulaiman berbahasa Inggris dan bernada dingin pada wanita yang memancing emosi istrinya.


Zahra mengambil kunci mobil suaminya dari meja dan melangkah cepat keluar dari restoran menuju mobil suaminya.


Zahra masuk ke dalam mobil dan langsung menjalankan mobil suaminya menuju villa tanpa memperdulikan suaminya yang mengejar dan terus memanggil nya. Zahra masih hapal dengan jalanan yang di lewati nya tadi untuk ke restoran. lagi pula di mobil Suaminya memiliki GPS jadi sangat mudah untuk Zahra langsung tiba di villa suaminya.


Hiks, hiks, hiks, Zahra menangis di atas mobil dengan kelajuan mobil yang sangat kencang membuat Sulaiman yang mengejar istrinya dari belakang menggunakan mobil manager Ali jadi panik dengan kelajuan mobil yang Zahra kendarai. apa lagi mobil itu memang memiliki kelajuan yang sangat gila.


''Zahra... turun kan kelajuan mobil mu... kau sedang hamil dan itu sangat berbahaya buat mu dan calon bayi kita.'' ujar Sulaiman panik terus mengejar istrinya.

__ADS_1


Beberapa saat Zahra sudah tiba di villa dan langsung turun dari mobil membiar kan mobil Suaminya di luar tanpa memasukkan nya ke dalam garasi. Zahra berlari naik ke lantai dua di kamar dan langsung mengunci pintunya sambil menangis.


__ADS_2