Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
Chapter 63


__ADS_3

“wah kamu benar-benar hebat mengetahui makanan favoritku, sedangkan seseorang yang lainnya sama sekali tidak mengetahui hal itu,” ucap Adry menyindir Ana namun Ana tak merasa tersindir.


“Dan oh ya Rita, masakan yang semalam kau masak sangat enak sekali. kau memang jago ya memasak. Tidak seperti seseorang, memasak ikan saja tidak bisa dan bahkan membuat dapur hampir terbakar karenanya,” ucap Adry menyindir Ana kembali.


Kali ini sindiran yang dilempar suaminya disadari oleh Ana, ia menyadari bahwa ternyata suaminya menyindir dirinya yang tak bisa memasak untuk suaminya. Ana sedikit sedih mendengar sindiran suaminya. Rita melihat ekspresi Ana yang tadinya tersenyum tiba-tiba berubah dengan wajah yang bersedih. Rita pun menegurnya.


“kamu kenapa Ana?” tanya Rita menegurnya.


“aakh aku tidak apa-apa,” balas Ana tersenyum.


Adry yang melihat senyuman sedih istrinya mengetahui bahwa istrinya pasti merasa tersindir dengan ucapannya. Adry tak bermaksud membuatnya bersedih seperti itu. Hanya saja, Adry melakukan semua itu supaya istrinya itu tersadar.


“ini rotinya sudah aku oleskan. Apa perlu aku menyuapimu?” tanya Rita.


“tidak usah... tidak perlu, aku bisa melakukannya sendiri.”


“ooh baiklah,” ucap Rita sambil mengoleskan roti untuk dirinya sendiri.


“iblis ini malah menikmati dan mengambil kesempatan untuk dekat denganku. huuah lelah sekali rasanya aku bersandiwara seperti ini,” gumam Adry dalam hatinya.


Seminggu berlalu, Adry masih tetap pada sikapnya yang dingin pada istrinya Ana. Hal itu ia lakukan untuk menyadarkan istrinya. Namun Adry merasa lelah bersikap seperti itu pada istrinya. Berkali-kali ia menunjukkan rasa perhatiannya pada Rita, namun tak berpengaruh membuat istrinya cemburu. Adry sangat merindukan istrinya itu. Sudah seminggu Adry menahan untuk tak tidur di kamar Ana, demi menyadarkan istrinya. Semua hal yang ditahan oleh Adry kali ini tak tertahankan olehnya lagi.


***


Suatu hari Adry sedang membaca sebuah artikel diruang tamu. Sebuah tangan memegang pundaknya dan memijatnya. Adry yang membaca sebuah artikel dengan pikiran yang memikirkan Ana, membalikkan tubuhnya sambil tersenyum. Senyumannya berubah seketika. Adry mengira yang memijatnya adalah istrinya, Ana.


Namun ternyata Rita yang berhati iblis yang memijatnya. hal itu membuat Adry kesal dan langsung menarik tangannya dengan kasar ke kamar. Rita tak melihat ekspresi wajah Adry yang kesal padanya. Rita juga biasa saja ketika Adry menariknya dengan sangat kasar, karena Adry menariknya masuk ke kamarnya.

__ADS_1


Rita berpikir Adry menariknya dengan kasar, karena Adry tengah bernafsu terhadapnya. Apa yang dipikirkan oleh Rita semakin benar. Adry melemparkan ke atas ranjang dan mulai mendekatinya. Rita dimabuk kepayang jadinya.


“sekali lagi, kamu dengar baik-baik jangan dekati aku dan jangan sentuh aku. Perbuatanmu kali ini adalah yang pertama dan yang terakhir kalinya. Jika kamu masih nekat ingin menyentuhku. lihat saja apa yang bisa aku perbuat padamu nantinya,” tegas Adry.


Adry lalu bergegas meninggalkanya. Namun Rita menarik tubuh Adry supaya menindih tubuhnya agar Adry teransang karena menindihnya. Dengan sigap Adry menjatuhkan tubuhnya ke sisi yang lain. Adry semakin murka dengan apa yang diperbuat oleh Rita dengan sengaja. Adry lalu berdiri dan lalu melayangkan tangannya hingga mendarat ke pipi Rita.


pprraakkk


Rita merasa sakit mendapatkan tamparan dari Adry.


“dasar wanita murahan, kau menarik ku untuk melakukan hubungan intim denganmu. Ingat ini baik-baik Rita, kau dan aku sebenarnya bukanlah pasangan suami istri yang sah, kau dengar itu. Kau menarik ku secara paksa itu sama dengan memperkosa. Ooh iya aku baru ingat ceritamu, kau datang ke rumah ini karena pacarmu itu hendak memperkosamu bukan. Lalu mengapa kau tak mau melakukan hubungan itu pada kekasihmu itu, jika kau juga melakukan hal yang sama terhadap orang lain. Lagi pula, bukankah kau sangat mencintainya, karena kau sangat mencintainya, kau bahkan rela mengorbankan apapun bukan pada kekasihmu itu. Bahkan sahabatmu sendiri kau korbankan tanpa berpikir tentang perasaannya. hmm Aku jadi curiga terhadap sifatmu ini. Dan apa sebenarnya tujuanmu datang ke rumah ini?” ucap Adry memaki-maki Rita hingga akhirnya ia bertanya.


Rita diam tak menjawab. Adry juga tak berharap Rita mengeluarkan kata-kata untuk menjawabnya. Karena Adry yakin jika Rita menjawab, pasti Rita menjawabnya dengan jawaban yang berbohong padanya.


Tiba-tiba deringan handphone Rita berdering memecahkan suasana tegang antara Adry dan dirinya. Adry lalu mengambil handphone Rita yang terletak dimeja.


“wah wah wah, panjang umur sekali kekasihmu ini. Ternyata kau masih berhubungan dengan kekasihmu ini. Dia juga bahkan mengetahui kekasihnya sedang dalam masa yang sedikit berbahaya,” seru Adry tersenyum sinis.


Dan pada akhirnya Rita pun mengangkat telepon Doni. Itupun karena Adry ada dikamarnya. Rita ingin memarahi Doni didepan Adry, namun Adry malah pergi meninggalkannya sebelum ia mendengar Rita memarahi Doni. Karena sudah terlanjur mengangkat Rita pun berbicara pada Doni.


“sudahku bilang, jangan pernah menghubungiku lagi. kita tidak ada hubungan apa-apa lagi, hubungan kita sudah berakhir,’’ ucap Rita membentak Doni.


“Honey, ku mohon jangan berkata seperti itu. Maafkanlah aku, aku akui aku memang bersalah. Aku khilaf Honey, aku khilaf berputus asa karena orang tuamu tak pernah merestui hubungan kita Honey,” jelas Doni.


“oooh jadi, kau menyalahkan kedua orang tuaku begitu, iya?” tanya Rita sinis.


“tidak Honey, bukan begitu maksudku. Tolong, maafkanlah aku dan kembalilah padaku Honey. aku tak akan pernah mengulangi hal itu lagi. Aku sangat mencintaimu dan aku... aku tak bisa hidup tanpamu,” ucap Doni menangis.

__ADS_1


“baiklah aku memaafkanmu. Aku memaafkanmu bukan berarti aku akan kembali padamu. Itu tidak akan terjadi Karena aku adalah istri Sah Adry Dexter. Kau dengar itu,” ucap Rita.


“Apa!!! nggak mungkin. kapan kamu menikah dengannya Honey.”


‘‘Aku menikah dengannya dihari pernikahanku yang telah kau hancurkan. Tapi, baiklah. Aku melupakan apa yang telah kau perbuat waktu itu. Karena aku telah mendapatkan kebahagiaan yang hakiki darinya. Ternyata dia masih sangat mencintaiku. Dan aku pun memberikan seluruh jiwa dan ragaku padanya,” ucap Rita mengarang cerita supaya Doni menjauhinya.


“enggak pernikahan itu tidak sah... itu tidak sah,” teriak Doni.


Rita yang merasa bising mendengar teriakkan Doni mengakhiri panggilan itu.


“Dasar pria brengsek,” ketus Rita.


Adry mencari keberadaan istrinya, namun ia tak menemukannya. Adry lalu bertanya pada ibunya tentang keberadaan Istrinya.


“apa Ana tidak memberitahukanmu nak? Dia pergi ke rumah orang tuanya untuk bertemu dengan Paman dan bibirnya,” ucap ibunya.


‘‘ooh iya Mah, Adry lupa!” seru Adry yang berpura-pura.


Adry pergi meninggalkan ibunya yang sedang menata lemari hias. Adry menggerutu sambil berjalan ke kamar Ana. Adry masuk dengan membuka pintu hingga berbenturan dengan dinding.


“dia bahkan tak memberitahuku jika ia pergi keluar. Aku dingin padanya, dia malah juga dingin padaku,” ketus Adry.


Bersambung...


...----------------...


Jangan lupa komentar dikolom komentar yaah. Like, favorit, vote dan bintang limanya juga. hehe

__ADS_1


Salam Hangat~`


BY.BAE©


__ADS_2