Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
Chapter 31. Akhirnya kau mengetahuinya


__ADS_3

Adry mengemudi mobilnya dengan kecepatan yang sangat kencang, ia hendak menyusul Ana untuk menanyakan hal yang sebenarnya terjadi pada Ana.


Adry sampai disebuah kantor tempat Ana yang mengantar Cathering pesanan milik pelanggannya, ia mencari-keberadaan Ana namun ia tidak menemukannya.


“dimana Ana”. Tanya Adry pada karyawannya.


“Ana tadi pergi ke toilet pak”. Jawab Popy.


Adry langsung berlari masuk menerobos kantor itu, ia langsung menuju toilet wanita mencari keberadaan Ana. Semua para wanita sontak kaget dan berteriak melihat kehadiran Adry yang masuk menyelonong begitu saja.


Para wanita itu pun berhamburan keluar dari toilet itu, Adry lantas meminta maaf kepada para wanita itu dan menjelaskan bahwa ia terpaksa masuk karena ada sesuatu hal yang sangat penting.


Toilet itu pun sepi. Ana yang mendengar adanya keributan tiba-tiba menjadi sepi, ia pun keluar dengan sangat penasaran untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi.


Dilihatnya tak ada seorang pun wanita di toilet itu, ia hanya terkejut melihat seorang pria yang membelakanginya berdiri di dekat pintu keluar. Ana merasa tidak asing dengan pria itu.


“siapa kamu?” ucap Ana mencoba bertanya.


Pria itu pun membalik tubuhnya dan berjalan mendekati Ana.


“Mas Adry!!! Apa yang Mas lakukan disini?”. Tanya Ana terheran.


Adry memegang kedua bahu tangan Ana dengan sangat erat. Ana melihat mata Adry yang begitu merah menatapnya dengan sangat tajam. Adry masih saja terdiam menatap Ana, hal itu membuat Ana semakin bingung dengan sikap Adry padanya.


“Mas!!! Mas kenapa?”. Tanya Ana sekali lagi.


“kamu jawab dengan jujur, apa yang sebenarnya terjadi pada saat hari pernikahan itu”. Tanya Adry.


Ana terkejut dengan mendengar pertanyaan yang dilemparkan Adry padanya. Ana hanya terdiam tanpa mengelurkan sepatah kata pun.


“jawab Ana”. Ucap Adry membentak.


Adry semakin marah karena Ana hanya diam saja dan tidak memberitahukan yang sebenarnya. Adry memegang kedua bahu Ana dengan sangat erat yang membuat Ana merintih kesakitan.


“Mas sakit Mas!!!”. Ucap Ana meneteskan air matanya.


“maka dari itu jawablah pertanyaanku, aku tidak butuh air matamu”. Pinta Adry.


Ana masih saja tidak mau memberitahu yang sebenarnya pada Adry. Adry mendorong Ana dengan sangat kasar hingga Ana terjatuh ke lantai. Adry pun pergi meninggalkan Ana, Adry jadi masih beranggapan bahwa Ana lah yang bersalah dalam masalah itu.

__ADS_1


Adry juga beranggapan bahwa Rita berkata seperti itu mungkin karna hanya untuk melindungi sahabatnya Ana dari siksaannya.


Adry pun kembali mengemudi mobilnya, ia selalu saja memukul setir mobilnya dengan tangannya hingga terluka.


Adry selalu saja mengingat-ingat kejadian pernikahannya dan flashback mengingat Rita bermesraan dengan pria lain. Adry merasa sangat kecewa dengan semua orang yang melakukan ini padanya.


Adry kembali mengemudi mobilnya dengan kecepatan yang melebihi maksimal lagi. Di ujung jalan ia tidak sengaja menyerempet seorang siswa SMA. Adry pun langsung turun dari mobilnya untuk melihat keadaan korban yang ia serempet.


“kamu tidak apa-apa?”. Tanya Adry mencoba membantu siswa itu berdiri.


"ngga apa-apa kak, saya tidak kena serempetan mobil kakak kok". jelas siswa itu yang belum menoleh kearah Adry karna sibuk membersihkan roknya yang kotor berpasir.


Siswa itu pun melihat kearah Adry.


"kak Adry". ucap siswa itu terkejut yang ternyata dia adalah Sarah.


" apa!!! kamu mengenalku ?". tanya Adry.


"iya kak, aku Sarah. sepupu kak Ana". jelas Sarah.


"ohh begitu, kamu benar-benar tidak apa-apa kan? apa kamu terluka?". tanya Adry lagi untuk lebih memastikan.


"baiklah kalau begitu, kamu mau kemana? apa kamu hendak ingin pulang? kalau begitu ayo biar saya antarkan kamu pulang!!!". ucap Adry.


Sarah pun masuk kedalam mobil Adry. Kali ini Adry mengemudi mobilnya dengan kecepatan yang standar, ia takut nantinya Sarah ketakutan jika ia mengebut.


Hening...


Tiba-tiba bersuara...


"oh ya kak, bagaimana dengan kabar Kak Ana". tanya Sarah sedikit canggung bertanya.


"dia baik-baik saja". ucap Adry dingin.


Dari cara Adry berkata seperti itu pada Sarah tentang kakak sepupunya, Sarah merasa bahwa yang dikatakan Fitri/sahabatnya Ana itu memang benar. Adry pasti memendam rasa benci pada Ana karna peristiwa itu.


Beberapa Minggu yang lalu Fitri memang menelpon Sarah menanyakan bagaimana dengan keadaan Ana.


"kak Adry!!! ada yang inginku bicarakan pada kakak. Pentiinggg banget!!!". seru Sarah.

__ADS_1


"Apa itu??"


"Ayo kak kita mampir aja ke kafe itu untuk membicarakannya". ucap Sarah sembari menunjuk kearah kafe di sebelah kanan Adry.


Adry pun menuruti Sarah, ia membelokkan setirnya kearah kafe itu, mereka pun masuk dan lalu duduk memesan dua buah kopi capuccino.


pesanan kopi mereka pun datang. Adry langsung meminum kopi capuccino panas itu dengan menyerup pelan-pelan.


"sebenarnya, apa yang ingin kamu bicarakan?". tanya Adry sambil meletakkan kopinya.


"aku ingin memberi tahu kakak yang sebenarnya tentang kejadian pernikahan kakak yang waktu itu". ucap Sarah.


"tapi sebelumya Sarah mohon banget sama kakak untuk tidak memotong ucapan Sarah dulu sebelum Sarah selesai menjelaskan semuanya". ucap Sarah


"oke baiklah, cepat jelaskan". ucap Adry tidak sabar.


Flashback penjelasan Sarah On


“berawal dari beberapa minggu yang lalu, Kak Fitri menghubungiku dan memberitahukanku kejadian yang sebenarnya terjadi dihari pernikahan itu. Yang sebenarnya terjadi adalah bahwa kak Rita sebenarnya sudah mempunyai seorang kekasih yang sangat ia cintai, mereka tidak direstui oleh orang tua kak Rita karena kak Rita telah dijodohkan oleh seseorang yaitu kakak.


di hari pernikahan kak Rita tiba-tiba kekasihnya kak Rita muncul menyelinap masuk kekamar kak Rita.


Kekasihnya Kak Rita mengancam akan mengakhiri hidupnya jika ia melanjutkan pernikahan itu. Hal itu membuat hati kak Rita sangat bimbang, namun tiba-tiba kekasihnya pingsan karena ditembak bius oleh seseorang yang ternyata adalah bodyguard-nya.


Kak Rita pun lega melihat kekasihnya tidak jadi mengakhiri hidupnya. Namun pikiran kak Rita terganggu dengan rasa ketakutan. Kak Rita takut jika kak Rita melanjutkan pernikahan ini, kekasihnya pun tersadar dan mengetahui kak Rita sudah menikah dengan pria lain. Kak Rita takut jika kekasihnya akan nekat untuk mengakhiri hidupnya kembali.


Demi menyelamatkan reputasi keluarganya, kak Rita memohon pada Kak Ana untuk menggantikan posisinya. Awalnya, Kak Ana menolak permintaan kak Rita. Namun, karena kak Rita mengancam aman membunuh dirinya sendiri, akhirnya Kak Ana menyetujuinya dengan perasaan yang sangat terpaksa". jelas Sarah panjang lebar.


Flashback penjelasan Sarah Off


Sarah pun akhirnya lega telah menyampaikan pesan kak Fitri dan menjelaskan semua kebenaran yang sebenarnya pada Adry.


"Sarah harap kakak tidak menyalahkan kak Ana dalam masalah itu". ucap Adry.


Adry hanya terdiam mematung.


Bersambung....


Please!!! jangan lupa like, komen dan Votenya juga ya wahai para readers yang setia.

__ADS_1


BY.BAE©


__ADS_2