Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
ungkapan


__ADS_3

''Jadi karena itu kau mau menikahi ku.. cih !!! '' ujar Sisil merasa sakit hati mendengar ucapannya sendiri jika Ken menikahinya hanya kerana malam kejadian itu. dan hanya karena dia sudah melahirkan putra mereka.


Sisil menggerakkan satu tangan nya untuk menolak kursi roda miliknya meninggalkan Ken yang masih menatap punggung nya. saat tiba di hadapan pintu rumah sebelum Sisil masuk terdengar suara Ken dari punggungnya.


''Aku juga mencintai mu seperti kau mencintai ku Sisil... semenjak kejadian malam itu aku sering mencari keberadaan mu yang ternyata berada di dekat ku tapi aku tidak menyadari jika itu kau... Aku sudah jatuh hati pada wanita yang menghabis kan malam bersama ku.. tapi aku sungguh tidak tau jika itu kau Sisil... '' kata Ken jujur tentang perasaan nya pada Sisil.


Sisil menghentikan kursi rodanya saat mendengar ucapan Ken. Ken perlahan mendekati Sisil dan bersimpuh di bawah Kursi roda Sisil kemudian meraih tangan Sisil Yang memegang kursi roda.

__ADS_1


'' Sisil.. ku mohon berikan aku satu kesempatan untuk menebus kesalahan ku padamu.. aku tau semua ini salah ku..aku tau kau juga mencintai ku Sil.. jadi mari kita perbaiki hubungan ini..'' kata Ken menatap kedua bola mata Sisil.


Ken tau jika Sisil mencintai nya karena dia menemui buku catatan isi hati Sisil yang tersimpan di dalam laci meja rias di kamar Sisil. Ken juga baca isi hati Sisil yang di abaikan oleh kedua orang tuanya.. karena Sisil sering menumpahkan perasaan nya ke dalam buku catatannya.


''Bukan kah kau sendiri yang mengatakan jika kau mencintai Zahra '' Kata Sisil mengalihkan pandangannya dari bola mata Ken.


"Sisil.. mari kita bina rumah tangga ini dengan baik... aku tau aku masih berusia 22 tahun.. dan masih terlalu muda untuk menjadi suami dan juga ayah sekaligus.. tapi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi suami dan ayah yang baik untuk kalian berdua.. ku mohon beri kan aku kesempatan Sisil " Tambah Ken panjang lebar menatap teduh Sisil yang sering menghindari nya.

__ADS_1


Mendengar ungkapan isi hati suami nya. hati Sisil mulai mencair dari beku nya. " Tapi aku cacat.. apa kau tidak malu memiliki istri cacat" Ujar Sisil lirih.


Ken menggeleng " Kenapa aku harus malu.. apa yang terjadi pada mu semua karena aku.. lagi pula kata Dokter, kaki mu masih bisa di sembuhkan asalkan terus di latih.. aku akan Berusaha agar kau bisa kembali berjalan seperti semula Sisil." Kata Ken Yakin. dia yakin jika Sisil masih bisa berjalan seperti semula.


Sisil tersenyum tipis dan mengangguk dengan pelan. Ken langsung memeluk Sisil dan anak mereka berdua. dia sangat bahagia karena akhirnya Sisil mau tersenyum dan memberikan nya kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka lagi.


Hubungan mereka berdua yang di mulai dari sebuah pertemanan, berakhir menjadi sebuah pelampiasan hasrat masing masing, tidak terduga menumbuhkan buah hati yang mempersatukan mereka berdua dan membentuk menjadi sebuah cinta yang sesungguhnya. Akhirnya mereka berdua bisa hidup layaknya suami istri pada umumnya yang saling menyayangi antara satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2