Aku Masih PERAWAN

Aku Masih PERAWAN
Ayo


__ADS_3

Tengah malam Tiba Tiba Zahra terbangun dari tidur nya karena dia merasa sangat ingin memakan rambutan.


Zahra membangunkan suaminya " Mas.. Mas Zaka" Panggil Zahra sedikit menggoyang kan bahu suaminya.


Sulaiman yang merasa ada yang membangunkan nya perlahan membuka bola matanya. " Hm, Ya sayang... ada apa... kau menginginkan sesuatu.." Tanya ustadz Sulaiman dengan lembut.


Zahra mengangguk " Kau mau apa.." Ustadz Sulaiman bertanya dan mendudukkan diri nya.


" Aku mau makan rambutan Mas.." Kata Zahra tersenyum.


" Ah?" bengong ustadz Sulaiman


" Ah apa sih mas.. pengen makan rambutan Mas.." Ulang Zahra sedikit kesal karena suaminya malah bengong


" Bukan pasal rambutan nya sayang... tapi masalah nya sekarang kan belum musim nya.. gimana ya.." Jawab Ustazd Sulaiman sedikit bingung dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" Masalahnya aku pengen banget mas.." rengek Zahra


" Baik lah, gimana kalau rembutan dalam kaleng saja ??" tanya Ustadz Sulaiman.


Zahra terdiam berfikir sebentar karena memang sekarang kan bukan musimnya. di mana mau ambil coba. Fikir Zahra " Ok deh Mas.. ngak masalah yang penting rambutan." Ujar Zahra

__ADS_1


Sulaiman tersenyum "Jadi mau tinggal atau mau ikut mas ni.. apa berani sendiri di rumah udah pukul Setengah satu loh sayang.." Tanya ustadz Sulaiman melihat jam dinding yang berada di dalam kamarnya


" Ikut Mas Zaka Aja Deh.. " Jawab Zahra.


"Baik la, pergi cuci wajah mu dulu.. nanti Mas siap kan pakaianmu." Zahra mengangguk merinsut turun dari kasur dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh wajahnya.


Beberapa saat berlalu mereka berdua sudah siap dan berangkat mencari supermarket yang masih buka.


Tidak berapa lama mereka mencari supermarket akhirnya ketemu juga yang masih buka.


Ustadz Sulaiman dan Zahra masuk ke dalam mencari Buah kaleng rambutan yang Zahra ingin kan. setelah membeli mereka langsung kembali ke rumah.


Sulaiman tersenyum melihat istrinya yang sangat antusias memakan buah kaleng "Makan saja Zahra.. Mas tidak ingin ... "


" Mas pergi saja istirahat.. nanti aku naik sendiri Mas"


"Mas tunggu kau saja Zahra.. " Zahra tersenyum dan memakan buahnya lagi.


,,,,


Beberapa hari berlalu akhirnya tiba hari keberangkatan Ustadz Sulaiman dan Zahra ke Mesir. Sulaiman juga sudah membuat Paspor untuk Zahra tanpa Zahra ketahui.

__ADS_1


Saat ini ustadz Sulaiman sedang sarapan bersama isteri nya.


"Sayang.. selepas sarapan pergi siap siap, ikut mas ke bandara" ujar Ustadz Sulaiman saat mereka masih sarapan.


Zahra menyerjit " ke bandara Mas? ngapain di bandara Mas?" tanya Zahra.


"Ikut saja sayang.." Sulaiman mangambil tisu dan mengelap bibir Zahra karena ada berkas susu.


" Tapi kita mau kemana dulu Mas.." Tanya Zahra lagi karena ustadz Sulaiman memang tidak memberitahu padanya jika mereka ingin berangkat ke Mesir hari ini.


" Udah enggak usah banyak tanya ikut saja Zahra.."


" Baik Lah." Zahra tidak bertanya lagi pada suaminya


Selepas selesai sarapan Zahra bersiap siap. setelah itu dia turun bersama suaminya yang menunggunya di ruang tengah


"Loh, kok Mas Zaka bawa Koper" tanya Zahra menunjuk Koper yang berada di sebelah suaminya


" Ayo" Sulaiman meraih tangan istrinya melangkah keluar dari rumah menuju Mobil Online yang sudah dia pesan. Sulaiman tidak menjawab pertanyaan istrinya


Zahra yang melihat mereka hanya ikut Mobil Online bertambah heran pada suaminya. dia benar benar tidak tau suaminya itu ingin membawa nya kemana.

__ADS_1


__ADS_2