
"Ma,pa! ini ada apa?"
Mama dan papanya menahan anak kesayanganya Ella.Ella hanya diam gak lama akhirnya mama dan papanya,sontak melihat ke arah Ella.
"Ella,kamu dengarin aja papa dan mama kamu,menurut aku.aku udah gak ada harapan di keluarga kamu,bye Ella. kalau gitu aku pulang."
Ella merasa kesal dengan kedua orangtuanya,gak lama kedua orangtuanya melihat ke arah mereka berdua,setelah Heri pergi akhirnya Ella di lepaskan.
"Puas! jadi kalian mau anak kalian gak nikah-nikah,yaudah Ella ikutin apa mau kedua orangtua Ella. makasih udah besarin Ella sampai sekarang."
3 tahun setelah kejadian itu,semua menjadi berubah sampai akhirnya,orangtua Ella luluh akan Ella dan menikah dengan Heri. Ella sudah bertekad tidak akan menyakiti Heri lagi.
"Sam,mereka cocok ya,aku bahagia untuk mereka."
"Iya sayang,aku juga bahagia untuk mereka,aku harap mereka kayak kita ya sayang,menua bersama."
"Papa,mama."
"Iya sayang."
Kedua anak Sam dengan Regina menunjuk ke arah Ella dan juga Heri,semenjak mereka memiliki pasangan masing-masing Ella lebih baik kepada Regina dan Regina juga sudah tidak ada perasaan apa-apa dengan Heri dan begitu juga Heri.
"Ma,tante sama om cakep ya,nanti aku kalau udah gede begitu juga gak?"
"Iya sayang,semua nya akan begitu kalau udah dewasa."
"Anakku jangan cepat dewasa."Sam terharu mendengar anaknya cepat dewasa.
Regina hanya tertawa melihat tingkah Sam,gak lama sampai di altar untuk salaman mereka terlihat baik-baik saja,begitu juga Regina dengan Ella.
"Ella,selamat ya."
"Iya Regina,makasih ya gua makasih banget lu bisa datang."
"Hmm begitu juga dengan gua."
Saat mereka menyalami pasangan yang pernah jadi mantan mereka,mereka hanya bisa tersenyum dengan hening,tanpa harus berkata apa-apa.
"Selamat ya Ella."
"Makasih ya Sam."
"Selamat ya Heri."
"Iya Re,makasih ya bahagia terus ya lu."
Regina tersenyum kepada Heri,selesai dari salaman mereka turun dari altar salaman,mereka saling memandang satu sama lain.
"Sayang."
"Hmm."
"Ella cantik ya?"
__ADS_1
"Iya,biasa ajalah cantikan kamu,Heri ganteng gak?"
Regina hanya diam sembari menaiki alisnya,gak lama mereka berdua saling tertawa. Sam merangkul Regina,Regina merasa bahagia karena,udah di rangkul oleh Sam.
"Mama,papa hari ini nenek telepon katanya aku sama adek,harus kerumah nenek."
"Ada apa sayang?"
"Nenek bilang kangen,apa aku boleh nginap?"
"Iya nanti mama sama papa antarin ya."
Keduanya bingung ada apa dengan orangtuanya,gak lama Sam telepon ke mamanya dan bertanya apa yang terjadi,kenapa kedua anaknya di suruh menginap kembali.
"Halo ma,kata anak aku mama suruh mereka nginap lagi ya? ada apa ma?"
"Enggak ada apa-apa kok,mama gemes aja sama mereka,kenapa gaboleh ya?"
"Boleh kok,berapa hari ma?"
"Seminggulah."
Keduanya terdiam dan kaget sontak senang,akhirnya mereka menyetujuinya. gak lama selesai dari acara pernikahan Heri serta Ella mereka pamit. sampai dirumah nenek.
"Ayo turun,hati-hati ya."
"Mama sama papa gamau masuk temanin kita?"
Kedua orangtua saling melihat satu sama lain,mereka turun dan mengantar anak mereka keluar,gak lama mama dan papa mereka melihat anak serta cucunya.
"Sayang."
Kedua orangtuanya bingung ada apa,dan gak lama papa jalan ke arah mereka,mereka tersenyum melihat kedua anaknya serta cucu-cucunya.
"Halo pa,apa kabar pa?"
"Baik sayang,kamu sendiri apa kabar?"
"Baik pa."
"Kalian habis darimana? rapi banget."
Keduanya hanya tertawa melihat perakataan papa,gak lama akhirnya mereka pamit dan menitipkan anak-anaknya kepada kedua orangtuanya.
"Huft,akhirnya anak kita udah kita antar,terus sekarang kita kemana sayang?"
"Liburan ayo,udah lama kita gak berdua dan pergi berdua."
"Ayo,mau kemana."
"Hmmm,bingung yang dekat aja."
Sam berpikir untuk pergi ke mana,sampai akhirnya karena waktunya cuman seminggu,ia memanage waktu dengan benar di pertengahan jalan mereka meminta bibik untuk merapikan baju mereka berdua,sampai dirumah.
__ADS_1
"Ibu,pak ini bajunya,mungkin mau di cek dulu,siapa tau ada yang ketinggalan?"
Mereka segera cek dan semua aman,terbawa semua bibik serta supir mereka bingung,mereka mau kemana,sampai di bandara akhirnya mereka menghela nafas.
"Sayang,kayak gini aman gak sih? aku takut,kedua orangtua kita marahin kita tau."
"Aman kok,kamu tenang aja."
Regina sontak tidur di pundak Sam suaminya,tanpa sadar Regina memiliki anak ketiga,yang tidak ia sadari sampai di tempat,mereka sontak kerumah sakit.
"Dok,istri saya kenapa?"
"Istri anda enggak apa-apa hanya kecapean dan janinya baik-baik saja."
"Hah? janin? maksud dokter? istri saya hamil?"
Dokter bingung mendengarnya,sedangakan Sam merasa terharu,gak lama Sam mendekap Regina. Regina bingung ada apa.
"Kamu kenapa?"
"Sayang,selamat kamu hamil anak ke tiga."
Regina terdiam sontak pingsan,Sam bingung ada apa,tapi tetap bahagia mendengar kabar istrinya,sedangkan pengantin baru bingung mau melakukan apa.
"Her?"
"Hmm,apa istriku?"
"Hah? duh kok canggung banget ya di panggil kamu kayak gitu,maaf aku belum terbiasa aku mandi dulu deh ya."
"Iya."
Saat Ella mandi,gak lama Heri menyusul Ella.Ella terdiam tanpa bisa berkata apa-apa,gak lama kebesokan paginya,mereka di balut selimut di tempat tidur.
"Pagi istri aku."
Ella memerah saat di panggil seperti itu pada Heri. enggak lama Heri mengecup kening Ella.Ella bingung harus berkata apa.
"Kamu kenapa? gak suka ya aku ngelakuin hal ini? maaf ya kalau cuman bikin gak nyaman,kalau gitu aku mandi dulu."
Ella mendekap Heri dari belakang,sembari menghela nafas. Heri tetap menghelus tangan Ella serta mengecup pungung tangan Ella.
"Kamu tenang aja,aku gak akan marah kok,lagian aku cuman gamau kamu canggung aja sama aku,Ella."
"Enggak,aku senang jadi aku bingung harus ngelakuin hal apa ke kamu."
Heri membalik badanya melihat ke arah Ella.Ella bahagia karena Heri tidak marah,setelah mereka berdiskusi akhirnya mereka mengerti apa mau mereka.
Regina sangat stress dengan anak ketiganya,sedangkan Sam selalu mencoba menenangkan kadang Regina,meras bersyukur ada Sam di dalam hidupnya.
Mereka semua berbahagia dengan cara mereka masing-masing,kebahagiaan gak akan bisa di bayar dengan apapun,karena cinta yang tulus serta alami,jauh lebih baik di banding,di paksakan.
Terimakasih udah selalu support author dan selalu membuat author,merasa semangat dengan semua dukungan kalian sampai ketemu,di cerita lainnya.
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke cerita author yang judulnya "Hi Killa" dan "Cinta itu" makasih semua support kalian cerita "Andai aku lebih dulu" pamit. bye semua sampai jumpa di cerita lainnya :)