
Ayu,kini sedang berada di sofa ruang tamu bersama putrinya.Bersantai-santai manja ala orang kaya sambil memakan cemilan dan minuman.
Ada yang tau? siapa putrinya Ayu?
Yap,betul sekali..
Nadine Alexandra,gadis cantik yang kerap di panggil Nadine itu merupakan putri semata wayang Ayu dengan Danang Alexandra.
Ayu dan Nadine mengobrol, membicarakan tentang kuliah dan lain-lain.Saat mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba Danang datang sambil membawa dua orang perempuan cantik dan masih muda.
"Mas" panggil ayu
"Apa?"tanya Danang
"Siapa mereka mas?" tanya ayu masih tetap berusaha tenang
"Bukan urusan kamu" jawab Danang sambil berjalan
"Mas tunggu" teriak ayu
"Apa" bentak balik Danang
"Aku nggak suka ya kamu bawa selingkuhan kamu kerumah" kata ayu yang kini sudah kehilangan kesabaran
"Heh,, memangnya punya hak apa kamu disini?" tanya Danang
"Aku istri kamu" jawab ayu
"Ada apa ini?"Tanya Arumi yang merupakan ibu Danang
"Itu bu,,si ayu ngelarang aku bawa mereka kesini" kata Danang sambil melirik kedua wanitanya
"Istri mana yang rela melihat suaminya bawa pulang selingkuhannya mas" kata ayu berusaha lebih tenang
"Heh diem kamu,,kamu nggak usah ngatur-ngatur hidup anak saya. Dari dulu saya itu nggak pernah ngerestuin kalian,jadi kamu bukan menantu saya"Kata Arumi bagai petir di siang bolong yang menyambar di hati Ayu.
Nasib seorang Ayu, yang mendapat suami yang tak perduli lagi padanya.Belum lagi mertuanya tadi,rumah yang megah dan indah tapi bagai neraka yang panas bagi ayu.
"Tapi Bu" Ayu ingin membantah tapi mertuanya sudah bicara lagi
"Masih untung kamu saya perbolehkan tinggal disini bersama anak kamu itu,,jadi kamu jangan macam-macam" kata Arumi
Nadine yang melihat mamanya di marahi oleh Omanya langsung ikut bicara.
"Oma jangan kasar sama mama" teriak Nadine
"Lihat Danang,bahkan anak kamu itu sudah berani teriak-teriak sama ibu" Arumi mengadu pada putranya
"Nadine,cepat masuk kamarmu" perintah sang papa
"Tapi pa,,"
__ADS_1
"Nadine" Teriak sang papa
Nadine langsung berlari keatas menuju kamarnya.Apalah daya,Nadine memang tidak pernah dianggap ada selama ini oleh kedua orang tua Danang.Tapi ia dan mamanya berusaha kuat untuk tetap bertahan, meskipun sering terjadi pertengkaran seperti ini.
"Dan kamu,masuk ke kamar juga" bentak Danang kepada ayu
Dengan air mata yang mengalir,ayu pergi meninggalkan ruang tamu dan masuk ke dalam kamarnya.Hatinya hancur ketika suaminya malah membela orang lain daripada dirinya.
Ayu menangis di ranjang,tapi seketika ia langsung menghapus air matanya dengan kasar.
"Nggak,,aku nggak boleh lemah"
"Aku harus kuat,,ada dendam yang belum terbalaskan" Ayu mengepalkan tangannya
Ayu mengambil foto di lemari pakaiannya, terlihat ada wajahnya dan anak kecil yang cantik.Itu adalah fotonya saat bersama Risa dulu,masih ia simpan sampai sekarang.
"Nona kecil" Tangan Ayu meraba foto itu
Bagaimanapun juga,ia juga menyayangi Risa.
"Pasti kamu sangat cantik"kata ayu
Saat sibuk mengamati foto itu, ponselnya berdering.Ternyata telepon dari anak buahnya.
"Ya?" kata Ayu
"Ternyata dia sudah mau menikah" kata Ayu lagi
"Ya sudah,, nanti saya hubungi lagi" kata ayu mengakhiri pembicaraan
Nadine mengetuk pintu kamar sang mama, ia ingin mengajak mamanya keluar agar tidak sedih lagi.
"Mama"
"Iya sayang"
"Kita jalan yuk,,biar mama nggak sedih lagi" kata Nadine mencoba menghibur mamanya
"kemana?" Tanya ayu
"Kemana aja yang penting mama happy"
"Oke sayang,,mama ganti baju dulu ya"
"Oke ma" Nadine kembali ke kamarnya untuk ganti baju juga
Mereka keluar bersama,bukan seperti ibu dan anak tapi sudah seperti kakak beradik.
Lain dengan mereka,kini Viana sedang berkunjung ke rumah tari dan Agim.Sudah lama rasanya mereka tak mengobrol santai seperti ini.
Saat Tari dan Viana sedang sibuk berbincang di taman samping rumah, Vebrina datang bersama temannya.
__ADS_1
"Mamaa" Teriak Vebrina yang belum mengetahui bahwa sedang ada Viana disana
"Eh ada aunty,,Udah lama? tanya Vebrina
"Lumayan,,kamu dari kuliah?" tanya Viana
"Iyha aunty,,"
"Loh ini temen kamu yang waktu itu ikut kerumah kan?" tanya Viana saat melihat Alena
"Iya aunty,,Alena" jawab Vebrina
"Iya,,Alena ayo duduk sini sama kita" kata Viana
"Iya Tante"
Mereka mengobrol bersama sambil sesekali terdengar mereka tertawa bersama.
Ayu dan Nadine sampai di mall,Nadine sengaja mengajak mamanya ke mall karena mamanya paling suka berbelanja.
Meskipun sudah tidak perduli dengan istrinya,tapi Danang masih memberikan nafkah kepada ayu dan anaknya.Itulah yang membuat ayu masih bertahan dengan keadaannya.Uang, baginya uang adalah segalanya.
Jika dirinya tak punya uang,maka dirinya tak akan sanggup untuk membalas dendam kepada semua orang yang menyakitinya.
Karena keluarga Danang merupakan keluarga kaya,jadi Ayu tak masalah jika harus di rendahkan seperti tadi.Tapi kadang ia juga merasa sedih,dimana ia harus bertahan tapi hatinya hancur.
Sekuat apapun seseorang, pasti ada titik lemahnya juga.Begitu juga dengan ayu,ia akan lemah jika Nadine tak bersamanya.
Seorang ibu, pasti kelemahannya adalah sang anak.Nadine bagai penyemangat ayu untuk tetap bertahan dalam keadaan ini.
Tapi Nadine tak tahu apa-apa tentang masalalu sang mama.Danang dan ayu sepakat merahasiakan itu semua dari anaknya.Bukan apa-apa tapi mereka tak mau sampai Nadine mengetahui kejahatan sang mama.
Danang dulunya sangat perhatian dengan ayu,tapi sejak Nadine beranjak dewasa,Danang mulai terabaikan oleh ayu.itulah kenapa ia sekarang tak perduli dengan istrinya karena ia merasa bahwa istrinya lebih mementingkan anaknya ketimbang dirinya.
Danang sekarang suka main wanita,suka berada di club malam.Ayu tau semua itu,tapi ia hanya diam.Sebenarnya cintanya pada Danang masih tetap seperti dulu,tapi ia berusaha tak memperlihatkan itu pada Danang.
Bahkan mereka sudah pisah ranjang sejak dulu.Danang suka membawa selingkuhannya kerumah untuk pemuas nafsu belakanya.
Beda hari beda orang, begitulah Danang membawa wanita kerumahnya.Ayu yang melihat itu berusaha menahan rasa sakit hati yang membuncah.
Yang terpenting ayu masih di beri uang dan boleh tinggal dirumahnya.Tapi ada kalanya ia muak dengan ini semua.
Apakah ini merupakan karma baginya?
Nantikan episode selanjutnya....
Yuhuu happy reading 😍
Mohon maaf yang sebesar-besarnya karena baru up,,saya benar-benar tidak punya waktu gays..
Lembur setiap saat,mau nulis tapi badan capek.Kalo nggak nulis nanti kalian nggak kesini lagi.duh jadi serba salah🥺🥺🙏
__ADS_1
Intinya terimakasih untuk yang masih stay menunggu update novel saya.
Miss you all💕