
Satu bulan telah berlalu,Alena sudah kembali menjalani hari-harinya dengan ceria.Ia seakan pasrah dengan takdir Tuhan.
Hari ini Alena berencana mengunjungi baby Gea bersama Vebrina.Kedua gadis itu berjalan kaki karena jaraknya lumayan dekat.
"Kau tahu,semalam kak Bimo mengungkapkan perasaannya padaku" kata Vebrina
"Oh ya? lalu apa kamu menerimanya?" tanya Alena
"Aku tidak tahu,aku hanya bilang meminta waktu dua hari untuk berfikir.Menurutmu bagaimana?" tanya Vebrina
"Apa kamu suka sama dia?tanya Alena memastikan
"Jujur,aku nyaman kalau di dekat dia dan melihatnya berbicara dengan gadis lain hatiku rasanya tidak nyaman" jujur vebrina
"Itu berarti kamu sudah mulai jatuh cinta sama kak Bimo"
"Tapi aku takut, bagaimana kalau kak Bimo tidak serius denganku secara dia playboy" kata Vebrina
"Setiap orang memang punya masalalu yang tidak baik,tapi kita tidak tahu masa depannya bagaimana" kata Alena
"Kita nggak bisa merubah sifat seseorang,tapi seseorang itu akan merubah sifatnya demi orang yang dia cintai" kata Alena lagi
"Ya kamu benar" Vebrina mencerna baik-baik perkataan Alena
"Coba saja dulu,kita nggak akan pernah tahu kalau tidak mencoba.Kalau nanti sifatnya tidak berubah,maka dia tak pantas untuk di perjuangkan karena dia tak bisa menghargai kamu" ceramah Alena
"Kamu memang pandai bicara, terimakasih" Vebrina memeluk sahabatnya.
"Aku dan kak Keenan selalu ada bersamamu.Kalau kak Bimo berani macam-macam akan aku tendang ke lautan"kata Alena terbahak
"Sok kuat sekali,dasar" Vebrina mencibir sambil mencubit pipi Alena lalu berlari
"Aww,awas kamu ya" Alena mengejar sahabatnya
Mereka sampai di rumah Risa,ibu satu anak itu sedang duduk di depan rumah bersama baby Gea yang berada di stroller.
"Hai kak" sapa Vebrina yang sampai terlebih dahulu karena berlari
"Kalian,kenapa lari-lari begitu?" tanya Risa yang melihat Alena ngos-ngosan
"Vebrina yang mulai kak,aku lelah sekali" Alena mendudukkan dirinya di kursi sebelah Risa
"Biar kakak buatkan minum ya,kalian jaga Gea"kata Risa berlalu masuk ke dalam rumah
"Oke" kata Vebrina
"Makin embul aja ini pipinya" kata Vebrina
"Iya dong aunty,Gea kan minumnya banyak" kata Alena menirukan suara anak kecil.
"Nih kalian minum dulu" Risa keluar membawa dua jus jambu dan beberapa camilan
"Terimakasih kak,jadi merepotkan" kata Alena
"Nggak papa" Risa duduk kembali
"Bi Jumi kemana kak? kok sepi?" tanya Alena
"Lagi kepasar,beli perlengkapan dapur" kata Risa
"Kalian kenapa jalan kaki,biasanya juga bawa mobil"kata Risa heran
"Bosen naik mobil Mulu kak,tadi sekalian olahraga" vebrina meringis
"Keenan kerja apa kuliah Al?"tanya Risa
"Hari ini ke kantor katanya ada rapat sama daddy"jawab Alena
__ADS_1
"Owh,gimana veb?"tanya Risa
"Gimana apanya kak?"tanya balik Vebrina
"Katanya lagi Deket sama seseorang"kata Risa sambil menurun-naikan alisnya
"Kata siapa?Nggak ada kok"bohong vebrina
"Yang bener,kakak udah tahu loh orangnya"goda Risa
"Ini pasti kamu yang ngomong,iya kan?"tuduh Vebrina pada Alena
"Loh kok aku sih? aku nggak bilang kok" Alena membela diri
"Kakak tau darimana?"tanya Vebrina
"Dari mommy" jawab Risa
"Haduh" Vebrina menepuk keningnya
"Udah di tembak dia kak" kata alena menahan tawanya
"Oh ya? wah tim gercep nih" Risa ikut menggoda
"Udah jadian dong kalian?" tanya Risa
"Nggak ada,jangan percaya deh sama kutu kupret satu ini" Vebrina cemberut
"Enak aja manggil kutu kupret,aku itu jujur tau" Alena tidak terima
Saat sedang berdebat,ponsel vebrina berdering menampilkan nama Bimo.
"Wah-wah kekasihnya telepon" kata Alena yang mengintip nama Bimo
"Ih udah diem dulu"
"Hai,kamu dimana?"tanya Bimo
"Lagi di rumahnya kak Risa,kenapa?" tanya vebrina
"Oke tunggu disana, sebentar lagi aku susul sama keenan"kata Bimo
"Eh eh nggak usah" belum selesai Vebrina bicara,Bimo sudah mematikan sambungan telepon
"Kenapa?mau di ajak have lunch ya?" tebak Alena
"Nggak tau,sama suami kamu juga katanya" jelas Vebrina
"Kok bisa?"tanya Alena
"Mana aku tahu"
"Ya sudah tunggu aja,kakak juga nunggu kak Rey pulang" kata Risa
"Selalu pulang ya kak kalau makan siang?"tanya Vebrina
"Iya,semua keluarga kita selalu pulang pas makan siang.Iya kan Al?" tanya Risa
"Iya kak,om Agim bukannya juga pulang kalau makan siang?"tanya Alena pada Vebrina
"Iya juga sih" Vebrina menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Sekitar 15 menit,Bimo dan Keenan sampai di rumah Risa.
Mereka langsung pamit untuk pergi.
"Kita duluan ya kak, besok-besok main lagi" pamit Vebrina
__ADS_1
"Gea,aunty pulang ya.See you baby" kata Alena mencium bayi mungil itu
"Kalian hati-hati ya"Risa tersenyum
Mereka berempat sudah masuk kedalam mobil,Keenan yang sedang menyetir melajukan mobilnya menuju restoran Jepang.
"kalian kok bisa barengan?" tanya Alena
"Tadi habis meeting,kakak ke kampus buat urus sesuatu terus ketemu cunguk satu ini" kata Keenan
Sementara Bimo dan Vebrina hanya saling diam.Alena dan Keenan yang terus saja berbicara.
Mereka sampai di restoran, semuanya turun dari mobil dan masuk kedalam restoran tersebut.Sebelumnya Keenan sudah memesan meja jadi mereka langsung menuju meja yang sudah di pesan.
"Apa kalian tidak saling kenal?" tanya Keenan heran dengan kedua orang yang hanya diam itu.
"Aku tidak tahu harus bicara apa"Bimo menggaruk kepalanya
"Katanya tadi mau nanya soal kemarin? jadi nggak?" pancing Keenan
"Nanti aja selesai makan" kata Bimo
"Makanannya masih lama,mending tanya dulu" kata Keenan tersenyum
"Em Veb, bagaimana tentang hal kemarin?" Bimo memberanikan diri,jujur saja kali ini ia sangat gugup apalagi ada dua saksi di depannya.Biasanya ia sangat mudah mendapatkan gadis yang dia suka,tapi kali ini rasanya berbeda.
"Kemarin yang mana?" tanya Vebrina membuat Keenan dan Alena menahan tawa
"Tentang perasaanku" jawab Bimo
"Apa kak Bimo serius dengan hubungan ini?" tanya Vebrina
"Ya,aku dulu memang playboy tapi kali ini aku akan berubah.Kamu bisa pegang kata-kata ku" jawab Bimo
"Aku nggak pernah pacaran kak,jadi aku harap kak Bimo nggak ngecewain aku" kata Vebrina
"Aku janji nggak akan kecewain kamu,aku tulus sayang sama kamu" kata Bimo
Sementara kedua saksi bisu itu hanya tersenyum,mereka senang melihat keduanya saling mengungkapkan perasaannya.
"Jadi bagaimana jawabannya?" tanya Bimo
"Ya,aku mau" jawab vebrina menundukkan wajahnya,jujur ia malu dilihat oleh Keenan dan Alena.
"Beneran?"tanya Bimo yang hanya di angguki kepala oleh Vebrina
"Yuhuuu,akhirnya hahaha" Bimo berdiri dan bersorak membuat beberapa pengunjung menatapnya dengan heran.
"Yeyy,, selamat ya.Akhirnya kalian jadian" kata Alena yang tak kalah senang
"Masih ada satu lagi Bim,om Agim" kata Keenan
"Dia hampir mirip dengan Daddy,tegas dan sedikit galak" kata Keenan menakuti Bimo
"Aku tidak takut" Bimo pongah
"Kita lihat saja nanti" Keenan tersenyum
Setelah makan siang, mereka memutuskan untuk ngedate.Bimo dan Vebrina mengajak suami-istri itu untuk menonton film.
Hai-hai,, sampai disini dulu yaaa.
Btw selamat untuk Vebrina dan Bimo,,yey akhirnya kalian jadian juga🥳🥳
Oh ya?Author mau nanya nih,,seumpama nanti sekuel anak-anak mereka author lanjutin tapi dengan judul berbeda.Kalian setuju nggak??
Angkat tangan yang setuju 😘
__ADS_1
Love you pull ❤️❤️❤️❤️