
Hari ini Risa sudah di ijinkan untuk pulang.Setelah 2 hari di rawat,kini gadis kecil itu sudah sehat kembali.
"Ayo Daddy gendong" ajak Raka saat mereka akan keluar dari rumah sakit.
"Pak tolong bantu bawa tasnya ya" perintah Raka pada supir yang menjemputnya.
"Baik tuan"
"Yeyyyy..ahilnya Lisa pulang" gadis itu berteriak senang
"Risa senang?" tanya Viana
"Iya mommy,,Lisa sudah bosan minum obat" kata gadis itu
"Iya sayang,,Risa harus banyak makan sayur ya biar sehat"
"Oke mommy"
Lalu mereka berangkat pulang ke rumah.Raka duduk di depan bersama supir sedangkan Viana dan Risa di belakang.Hanya 20 menit perjalanan kini mereka sudah sampai di rumah.Terlihat Mega dan Anton sudah menunggu di teras.
"Sayang,,uuuu cucu Oma" Mega mengambil Risa dari gendongan Raka
"Ya sudah ayo kita masuk" Ajak Raka
"Selamat datang Tuan Putri" semua pembantu berkumpul di dekat pintu untuk menyambut tuan putri Mahendra.
"Wahh...ada balon" pekik Risa girang
"Apa kau suka sayang?" tanya Mega
"Suka Oma,, telimakasih" gadis itu mencium pipi Omanya
"Sama-sama cantik"
Raka dan Viana saling pandang,ada rasa bahagia saat Mega sangat menyayangi cucunya, meskipun bukan cucu kandung.
"Mas Viana ke atas dulu ya" pamit Viana ingin istirahat di kamar
"Iya sayang nanti mas menyusul"
"Ma titip Risa sebentar ya" kata viana
"Iya sayang"
"Risa main sama Oma ya,, mommy mau istirahat" kata Viana
"Siap mommy"
Viana naik ke lantai atas,entah kenapa kepalanya sedikit pusing.
mungkin karena lelah menjaga putrinya di rumah sakit.Saat membuka pintu, tiba-tiba..
"Huekk.. huekk.."
"Huekk"
"Ma Raka nyusul Viana dulu ya" pamit Raka pada Mega
"Iya nak" lalu Raka menaiki tangga,saat membuka pintu kamarnya Raka tak menemukan Viana.
"Huekk..huekk.."
Raka mendengar suara muntah di kamar mandi,Raka masuk dan melihat Viana sudah terduduk lemas karena kebanyakan muntah.
"Sayang kamu kenapa?" tanya Raka panik
"Vian nggak papa mas,, mungkin lagi masuk angin" jawab Viana
"Ya sudah ayo berbaring,mas gendong ya" Raka mengangkat Viana dari kamar mandi.
"Kamu disini aja ya,,mas buatin teh hangat dulu" kata Raka di angguki kepala oleh Viana.
__ADS_1
Viana melihat jam di ponselnya, matanya membelalak saat menangkap tanggal di ponselnya.
"Astaga aku lupa,,besok ulang tahun mas Raka" gumam Viana
"Aku belum beli kado lagi"
"Nanti sore aja deh" Viana meletakkan ponselnya.Kepalanya masih pusing,tapi mualnya sudah menghilang
"Sayang" Raka masuk dengan membawa teh hangat
"Ini teh nya,,diminum selagi hangat" Raka menyodorkan cangkir teh
"Iya mas" Viana meminum teh buatan sang suami
"Ya sudah kamu istirahat saja ya,,mas temenin" Raka duduk di samping istrinya.
"Mass Viana pengen makan es krim deh" kata Viana saat berbaring di samping Raka
"Es krim? kamu kan masuk angin jadi nggak boleh makan es krim" kata Raka
"Tapi Viana pengen mas" rengek Viana
"Ya sudah mas ambilkan,, sedikit saja ya" Raka berlalu ke dapur
"Daddy mau kemana?" tanya Risa
"Daddy mau ambil es krim buat mommy" jawab Raka berjalan ke dapur
"Tumben Viana makan es krim" ujar Mega heran karena Viana tidak suka makanan manis
"Nggak tahu ma,,tadi minta es krim" jawab Raka lalu berjalan ke atas.
"Tumben sekali"kata Anton juga
"Oma ayo kita ke kamal Lisa" ajak Risa
"Baik sayang,,papa istirahat dulu saja" perintah Mega pada Anton
Sementara di kamar, Raka kini sedang menyuapi Viana es krim.
"Mas nanti sore Viana ijin keluar sebentar ya"
"Mau kemana? nanti mas antar"
"Nggak usah mas,,Viana cuma sebentar kok"
"Tapi kan kamu lagi sakit"
"Viana udah nggak papa kok"
"Memangnya kamu mau kemana?"
"Ada urusan sedikit mas"
"Baiklah tapi jangan lama-lama"pesan Raka
"Siap sayang"
Lalu mereka merebahkan tubuhnya,saling bercanda penuh tawa di bawah selimut tebal.
Sore ini Viana sudah bersiap akan pergi,ia berencana untuk membeli kado untuk sang suami.
"Kira-kira cari kado apa ya" pikir Viana di dalam mobil
"Pak kita ke mall ya" kata Viana pada supir
"Baik nyonya"
Sampai di mall Viana masuk, saat berjalan Viana melihat jaket kulit yang sangat bagus.Viana tampak berfikir,lalu ia menuju ke toko tersebut.
Di tatapnya jaket kulit itu,Viana membayangkan suaminya jika memakainya pasti akan terlihat sangat tampan.
__ADS_1
"Selamat datang" sapa pelayan
"Mbak saya mau jaket kulit itu ya,,tolong di bungkus" kata Viana
"Baik nona" pelayan itu mengambil jaketnya dan membungkusnya
"Ini nyonya" pelayan tersebut memberikan harga dan jaketnya
"Baik,,ini" Viana mengeluarkan black card pemberian sang suami
"Ini nyonya,, terimakasih" pelayan tersebut mengembalikan black card milik Viana
"Aku juga harus pesan kue tart" Viana berjalan ke toko kue tart.
Setelah selesai belanja,Viana pulang.Ia akan menyembunyikan kado tersebut di kamar putrinya.
Untung saja saat memasuki rumah,Raka sedang di halaman belakang bersama Risa.Jadi dengan mudah Viana menyembunyikan kadonya.
Viana sudah tak sabar melihat ekspresi suaminya saat mendapat kejutan darinya.Viana meletakkan tasnya di kamar lalu menyusul anak dan suaminya ke taman belakang.
Viana berjalan dengan pelan, karena ingin membuat suaminya terkejut.saat Risa melihatnya,Viana menyuruh Risa diam dengan menempelkan jari telunjuk di bibirnya.
"Dorrr" Viana berhasil mengagetkan Raka
"Astaga sayang,,kamu membuat mas jantungan"
"Ahahaha"
"Mas Sibuk apa sih? sampai nggak sadar kalau ada viana" tanya Viana melihat Raka yang sibuk dengan ponselnya..
"Mas lagi nyuruh agim buat ke cafe Mentari senja" jawab Raka
"Ngapain mas?"
"Ketemu klien"
"Oh" Viana hanya ber-oh ria
"Kamu tadi beli apa?" tanya raka
"Nggak beli apa-apa,cuma ketemu sama temen" kata Viana
"Risa nanti malam,, mommy ikut tidur Risa ya" kata viana membuat Raka melirik ke arahnya
"Oke mommy"
"Lalu mas?" tanya Raka
"Ya mas tidur di kamar lah,,masa mau tidur disini" Viana tersenyum
"Tapi kita...."
"Masss Risa baru sembuh Lo,,masa nggak mau ngalah sih" Viana cemberut
"Iya-iya mas ngalah" Raka langsung diam
Setelah makan malam,Viana dan Risa langsung masuk ke kamar Risa.Viana menelepon mamanya untuk datang kesini besok jam 6.Nanti Viana akan bangun sangat pagi untuk memasak sarapan pagi di hari spesial suaminya.
"Sayang apa Risa tahu kalau besok Daddy ulang tahun?" tanya Viana
"Benalkah?" tanya Risa
"iya,,besok kita kasih kejutan untuk Daddy ya"
"Siap mommy sayang" Risa memeluk mommy nya penuh kasih sayang.
"Ya sudah ayo kita tidur"
Berbeda dengan mereka yang bahagia, justru Raka sedang kesal karena tak dapat melakukan ibadah dengan istrinya.
Komen gaysss🤭
__ADS_1
likenya jangan lupa juga