Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Gemuk atau seksi


__ADS_3

Dua bulan telah berlalu,kini keluar kecil itu semakin bahagia.Usia kandungan Viana sudah sembilan bulan,dan sebentar lagi keluarga kecil mereka bertambah satu anggota baru.


Raka pun kini semakin posesif pada istrinya.Ia selalu waspada terhadap kondisi istrinya.


Seperti weekend ini, mereka sedang jalan-jalan di sekitar Jakarta.Keluarga kecil itu nampak ceria bisa menikmati weekend bersama.


Saat mereka sedang berada di sebuah cafe,Raka tak sengaja menyenggol lengan seseorang.


"Maaf" kata Raka


"Nggak papa" jawab orang tersebut seseorang tersebut


"Raka" pekik seseorang itu adalah Felisha


"Siapa ya?" tanya Raka


"Aku Felisha,,temen kamu waktu kuliah" Felisha langsung memeluk Raka


"Maaf,,saya lupa dengan anda" Raka melepaskan pelukannya,ia melirik bumil di sampingnya yang sudah mulai menampakkan muka masamnya.


"Aduh sekarang makin ganteng aja ya" Felisha bahkan mengelus pipi Raka


"Lepaskan" Raka menepis tangan Felisha


"Ihh makin suka deh" Felisha justru malah tersenyum menggoda


"Permisi Mbak,,saya dan suami saya mau makan.Anda tolong menyingkir ya" Viana tersenyum palsu


"Siapa ini?"


"Istri saya" jawab Raka


"Tapi kok gemuk gini ya" ejek Felisha membuat Viana jadi geram sendiri.


"Iya karena saya sedang mengandung anak mas Raka,,jadi sekarang gemuk.Tapi setidaknya saya nggak pernah goda suami orang" jawab Viana


"Sudah sayang jangan di ladenin,,kita duduk ya" Raka mengajak istrinya untuk duduk


Risa yang menjadi penonton disana hanya diam.Ia selalu diam saat orang tua berbicara, kecuali dia di tanyai


Felisha pergi meninggalkan Raka dan Viana yang sudah duduk.Raka melihat istrinya yang sudah berkaca-kaca,ia merasa tak enak hati dengan Viana.


"Sudah,,jangan di dengarkan omongan orang gila itu" kata Raka


"Emang Viana gemuk banget ya mas?" tanya Viana


"Enggak sayang" Raka tersenyum mengelus rambut Viana


"Mas bohong deh,,jawab jujur" paksa viana


"Nggak,,kamu itu seksi" jawab Raka hati-hati karena takut salah


"Jujur nggak?" paksa viana membuat Raka menggaruk kepalanya yang tidak gatal

__ADS_1


"Sedikit" jawab Raka meringis


"Tuh kan mas Raka bilang aku gemuk" bumil itu merajuk


"Astaga,,dia yang memaksaku berbicara dia juga yang menyalahkanku" batin Raka


"Enggak sayang,,katanya tadi suruh jujur" bujuk Raka


"Hem" jawab Viana dalam mode cuek


"Kamu itu seksi sayang,,nggak usah dengerin apa kata orang"


"Bagi mas kamu itu tetap yang tercantik" kata Raka lagi


"Hmm" jawab Viana


Lalu mereka makan dalam diam,Raka tak memaksa istrinya untuk bicara karena ini masih di tempat umum.


Risa yang menjadi saksi keheningan di antara orang tuanya hanya melihat Daddy dan mommynya secara bergantian.


"Mommy,, Lisa mau minum"


"Iya sayang" Viana menyodorkan minuman yang di pesan putrinya


Setelah menyelesaikan makan siang,mereka pulang kerumah.Tapi Viana ingin pulang ke rumah mamanya dulu,ia merasa rindu dengan orang tuanya.


"Mama" Viana berhambur memeluk sang mama


"Viana juga ma,,Risa sini sayang" Viana dan Risa duduk di samping Mega.Sedangkan Anton dan Raka duduk di teras rumah


"Kamu dari mana sayang"tanya Mega pada cucunya


"Dali jalan-jalan Oma"


"Wahh pasti seru sekali ya"


"Enggak Oma,,soalnya mommy sama Daddy lagi malahan jadi nggak selu" gadis kecil itu mengadu ke pada Mega


"Kenapa lagi?" tanya Mega melihat putrinya


"Nggak ada kok ma"


"Jangan sering ngambek sama suami" kata Mega


"Iya ma"


"Kaki kamu bengkak" kata Mega saat melihat Viana bangkit dari duduknya untuk mengambil minum


"Iya ma,,sampai sepatu Viana nggak muat.Makanya Viana pake sendal aja" jawab Viana


"Bayi kamu kayaknya gemuk ini,,badan kamu aja semakin gemuk" ungkap Mega membuat Viana diam


"Iya tadi mas Raka yang bilang gemuk sekarang mama"

__ADS_1


"Maksud mama,itu tandanya kalian berdua sehat makannya jadi gemuk"


"Jadi kamu marah sama suami kamu karena dia bilang kamu gemuk?" tanya Mega


Viana mengangguk,entah mengapa bumil itu merasa tak enak bahwa ia di Katai gemuk oleh siapapun.


"Sudah mau jadi ibu,,nggak boleh sering ngambek ya" Mega tersenyum


"Iya ma" Viana hanya menjawab iya


Viana memegang perutnya, merasakan nyeri karena sang anak menendang dengan semangat.Mega yang melihat wajah Viana langsung menghampirinya


"Kamu kenapa?" tanya Mega


"Nggak papa ma,,ini tadi bayinya nendang keras banget jadi agak nyeri" jawab Viana


"Cucu Oma yang pintar ya di perut mommy" Mega mengelus perut Viana yang sudah membesar itu


"Auww" pekik Viana saat anaknya kembali menendang


Mega tersenyum,ia mengelus perut Viana lagi agar tak kesakitan.Risa yang melihat kegiatan itu langsung ikut memeluk perut mommynya.


"Dedek jangan nakal ya,,kasihan mommy" Risa mencium perut Viana


"Iya kakak" jawab Viana.


Setelah puas melepas rindu dengan mamanya,,Viana mengajak Raka untuk pulang.


Sampai di rumah,Viana merebahkan tubuhnya di ranjang.Akhir-akhir ini dirinya memang gampang lelah padahal tak melakukan apapun.


Raka yang baru masuk ke kamar melihat istrinya sedang rebahan langsung ikut naik ke atas ranjang.Ia ingin bermanja-manja dengan istrinya.


"Loh sayang,,kaki kamu bengkak?" tanya Raka saat ia melihat kaki Viana


"Iya mas,,kalau hamil tua emang begini" jawab Viana


"Sakit nggak" Raka mengelus kaki bumil itu


"Nggak sih,,tapi susah gerak dan gampang capek juga" eluh Viana


"Maafin mas ya"


"Kenapa minta maaf mas,,ini emang udah paket ibu hamil jadi harus dinikmati"


"Uhh sayang" Raka memeluk istrinya dengan gemas


Tak hanya mereka juga yang sedang berbahagia,tapi juga dengan pasangan yang akan menikah dalam waktu satu bulan lagi.Agim dan tari terlihat juga begitu bahagia, perjalanan mereka akan menuju ke tahap kehalalan.


Sorry cuma dikit,,authornya badmood jadi g bisa mikir😥😥


Happy reading ya🤗


Semoga nggak bosan😘

__ADS_1


__ADS_2