Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Sarapan pagi


__ADS_3

Waktu berjalan begitu cepat sehingga kini usia kandungan Viana sudah masuk bulan ke enam.Bumil itu semakin berisi sehingga membuatnya semakin seksi.Raka yang melihat perubahan tubuh istrinya semakin menjadi,ia sering meminta jatah di malam hari hanya karena istrinya memakai baju tidur tanpa lengan.


Raka benar-benar tergoda dengan tubuh istrinya sekarang, bagaimana tidak tergoda saat dua gunung kembar milik istrinya selalu menyembul ke atas.Di tambah lagi dengan perut buncit dan paha yang mulus itu.


Namun sifat bumil itu semakin sensi,ia takut Raka akan berpaling darinya karena tubuhnya yang gemuk,eh ralat maksudnya seksi versi ibu hamil.


Seperti malam ini Viana sedang merajuk karena Raka keceplosan bilang bahwa pinggul Viana semakin besar.


"Sayang bukan begitu maksud mas"


"Terus gimana? mas jelas-jelas bilang kalau Viana gemuk kan" Bumil sudah berkaca-kaca


"Nggak,,kamu nggak gemuk sayang" bujuk Raka


"Mas bohong"air matanya sudah mengalir


"Beneran sayang,,kamu semakin cantik dengan penampilan kamu sekarang"


"Viana takut kalau mas cari wanita lain yang lebih seksi" Viana memeluk suaminya


"Mana mungkin,,mas kan cinta banget sama kamu" Raka menciumi kening Viana


"Kamu aja udah bikin mas ketagihan tiap malem" kata Raka membuat Viana semakin menenggelamkan wajahnya di dada Raka


"Udah mau jadi mommy masih aja malu sayang" Raka mencubit pipi Viana dengan gemas


"Aaa Viana malu" bumil yang tadinya menangis kini jadi salah tingkah karena malu.


"Oh iya mas,,lusa kita ada jadwal USG"


"Iya sayang lusa mas bakalan pulang lebih awal" kata Raka


"Ya sudah ayo bobo" ajak Raka


"Pelukk" rengek Viana


"Uhh bumilnya mas manja banget sih" Raka menciumi wajah Viana dengan gemas


"Sayangggg,,ini brewoknya sampai kapan?" tanya Raka


"Emm bulan depan" goda Viana


"Eh kok masih lama,,mas udah risi sayang"


"Hahaha udah boleh di cukur kok mas,,tapi menurut Viana mas lebih ganteng begini" puji bumil


"Beneran sayang? ya udah deh di cukur nanti aja kalau dedek udah lahir" kata Raka girang karena pujian istrinya


"Iya terserah mas aja" Viana memeluk dada bidang suaminya

__ADS_1



(Ini penampilan mas Raka saat punya kumis sama brewok)


Pagi harinya..


Viana sudah bangun pagi-pagi sekali untuk memasak makanan kesukaan suaminya.Bumil itu memang semakin senang memasak karena bosan tak melakukan apa-apa.Sementara yang di masakkan masih berdamai dengan mimpinya.Seakan sinar matahari pagi tak mampu menembus mata yang terpejam itu.


Setelah selesai memasak,,Viana naik ke atas untuk menyiapkan baju untuk suaminya ke kantor.Tapi saat Viana membuka pintu kamarnya,bumil itu menggeleng sambil melipat tangannya di dada.


"Sudah jam berapa ini?" gumam bumil itu


"Mass bangun" Viana duduk di tepi ranjang dan mengelus pipi yang berjambang itu.


"Massss ini udah siang loh" Viana menggoyang-goyangkan bahu Raka


"Emm" hanya jawaban itu yang di berikan oleh Raka,matanya masih saja terpejam.Posisinya bahkan entah model apa.


"Udah siang,,kamu nggak kerja?"


"Bentar lagi sayang"


"Ya sudah Viana siapkan air untuk mandi dulu ya" Viana berlalu ke kamar mandi untuk menyiapkan air,lalu menyiapkan kemeja beserta celana dan dasi yang akan di pakai suaminya.


"Viana udah masakin makanan kesukaan mas loh,,kalau nggak bangun nanti Viana habisin sama Risa" Kata viana


"Jangannnn,, iya-iya mas bangun" Raka memang sangat menyukai masakan sang istri.


"Iya bumil bawell" rak mencium bibir Viana yang sejak tadi terus mengoceh


"Ihh moduss...ya udah Viana tinggal ke kamar kakak dulu ya" sejak sebulan yang lalu Viana dan Raka sepakat akan memanggil Risa dengan sebutan kakak.Gadis kecil itu tampak girang saat dirinya di panggil kakak oleh orang tuanya.


"Iya sayang"


Setelah memastikan putrinya sudah mandi dan rapi,Viana balik ke kamarnya lagi.Ia memutuskan untuk mandi karena merasa gerah.


"Mas udah selesai kan?" tanya Viana saat melihat Raka sedang memakai kemejanya.


"Udah"


"Ya udah tunggu sebentar,,Viana mau mandi dulu" bumil itu berlalu di balik pintu


Setelah 10 menit mandi,,Viana keluar dengan menggunakan handuk saja.Bahu putih mulus di tambah dengan gunung yang sedikit menyembul membuat naluri laki-laki Raka tergoda.


Matanya tak berkedip melihat pemandangan yang sangat indah di pagi hari ini.Raka menelan ludah berkali-kali,bahkan adiknya sudah berdiri tegak seperti keadilan itu.


"Mas kenapa natap aku kayak gitu sih?" dengan konyolnya Viana masih bertanya


"Kamu mau goda mas ya?" suara Raka sudah serak menahan sesuatu yang ingin bertemu lawannya itu.

__ADS_1


"Nggak,,Viana lupa nggak bawa baju tadi" dengan santainya Viana membuka lemari dan....


Ya handuk yang di pakainya lepas,, sehingga menampilkan seluruh tubuh wanita seksi itu.Raka semakin di buat tak tahan dengan ini.Ia berjalan mendekat pada Viana,matanya berbinar layaknya seorang yang kelaparan dan melihat makanan yang begitu lezat.


"Mas mau apa?" Viana mengambil handuknya dan memakainya kembali


"Mas mau minta sarapan" kata Raka dengan tatapan menggebu


"Tapi ini masih pagi mas" jawab Viana seakan tahu pikiran suaminya


"Sarapan pagi,,agar mas semangat kerja" tanpa ba-bi-bu Raka langsung ******* bibir istrinya.Tangannya sudah bergerilya di dua gunung kembar Viana.


Viana melenguh,,ia di buat terbang dengan sentuhan Raka yang memabukkan.Dengan begitu semangat Raka menggendong Bumil itu ke atas ranjang.Tak lupa ia mengunci pintu agar Risa tak masuk.Raka melanjutkan kegiatan ******* bibir istrinya itu.Pandangannya beralih pada gunung Viana yang seakan menantangnya.Di lahapnya gunung itu layaknya bayi yang sedang kehausan.Tak cukup sampai di situ,Raka mengecupi leher Viana, sehingga meninggalkan jejak kepemilikan begitu banyak.


"Ahh.." Satu kata keluar dari mulut viana.membuat Raka semakin membuat istrinya terbang begitu tinggi.


Dengan hitungan detik,,kini baju yang sudah melekat rapi di tubuhnya sudah tak terlihat lagi.Hanya menampakkan roti sobek yang menggiurkan.


Dengan pelan namun pasti,Raka menyatukan dirinya dan Viana.Bumil itu terlihat memejamkan matanya karena menikmati setiap sentuhan suaminya.Dengan perlahan Raka menggoyangkan tubuhnya membuat sang penikmat itu mendesah dengan kuat.


"Ssshhh mass" Viana bagaikan terbang ke angkasa


"Emmhhh" Raka semakin mempercepat gerakannya.Setelah satu jam bertempur akhirnya Raka sampai pada puncaknya


"Argghh" Raka mengerang lega,,Lava hangat menyembur ke dalam surga dunia itu.


Raka tumbang di samping Viana yang memejamkan matanya karena lelah.Saat mereka teridam, pintu di ketuk oleh sang putri


Tok tok tok . .


"Mommy,, daddyyy ayo sarapan" teriak gadis itu kesal karena sudah menunggu mommy dan Daddynya sejak tadi namun mereka tak kunjung turun.


"Risa" viana langsung bangun dan berlari menuju kamar mandi.


"Iya sayang,, sebentar" Raka ikut masuk istrinya ke dalam kamar mandi.Akhirnya mereka mandi dengan singkat karena kasihan putrinya sudah menunggu mereka.


Kini mereka sudah berada di meja makan,,mereka tersenyum kikuk saat di depan putrinya.


"Mommy itu lehelnya kenapa? kok melah?" tanya risa membuat Viana terbatuk


"Astaga aku lupa memberi fondation" batin Viana merutuki kebodohannya


"Itu sayang,,tadi malam di kamar mommy banyak nyamuknya jadi di gigit deh" bohong Viana,Raka hanya diam menikmati sarapannya.


Sementara Susi menahan senyumnya melihat majikannya gelagapan saat di tanya putrinya.ia sudah menduga bahwa nyamuk yang sebenarnya adalah tuannya..Raka🤭


Huhuhu Author malu sendiri karena melihat adegan itu.


Jiwa jomblo meronta-ronta🤭🤣

__ADS_1


Happy reading semuanya 🤗


Miss you all💜


__ADS_2