
Sore ini Risa dan Rey check up kerumah sakit.Mereka sudah tidak sabar melihat janin yang di kandung Risa.
"Ayo sayang" ajak Rey yang sudah siap dan menunggu Risa yang masih belum siap
"Sebentar Abang"Risa mengambil tas dan ponselnya lalu menghampiri suaminya
Mereka kemudian melajukan mobilnya menuju rumah sakit.Sebelumnya Rey sudah mengatur janji dengan dokter Mawar yang merupakan Dokter kandungan di rumah sakit tersebut.
Tiba dirumah sakit,Rey dan Risa berjalan di lorong sambil berbincang.Setelah bertanya di resepsionis dimana ruangan dokter Mawar,mereka langsung bergegas kesana.
Tepat di depan ruangan mereka bertemu,dan akhirnya Rey dan Risa di persilahkan untuk masuk.Setelah Risa menjelaskan tentang dua garis itu,dokter Mawar langsung menyuruh Risa untuk berbaring dan akan di periksa.
Dokter Mawar mengarahkan stetoskop di perut bagian bawah Risa.Setelah selesai memeriksa, dokter Mawar mengoleskan gel bening di perut Risa dan mulai menempelkan alat untuk melihat janinnya.
Tampa titik hitam di layar monitor,membuat Risa dan Rey menatap dan tidak berkedip.
"Ini calon janin kalian,usianya sudah masuk empat Minggu" jelas dokter Mawar
"Kenapa hanya titik dok?" tanya Rey
"Memang awalnya seperti itu pak,nanti dengan berjalannya waktu usia dan besarnya akan bertambah di setiap bulannya" jelas dokter Mawar
"Kondisinya juga sangat baik, nanti saya kasih vitamin" kata dokter lagi.
"Tapi istri saya sering muntah dok,dan tidak menyukai aroma-aroma tertentu" kata Rey
"Itu wajar pak, karena pada trimester awal memang sering mual muntah di pagi hari.Dan juga ibu hamil memang sensitif terhadap bau-bau yang tidak nyaman"jelas dokter lagi
Setelah mendengarkan penjelasan Dokter,Risa turun dan duduk di depan dokter.
"Ini saya kasih vitamin dan obat pereda mual" kata dokter Mawar
"Baik dok, terimakasih"Risa tersenyum
"Kami permisi dok"Risa dan Rey pamit lalu pergi dari rumah sakit.
Dalam perjalanan, mereka tak henti-hentinya tersenyum sambil memandangi foto hasil USG tadi.Rasanya ingin segera menimang bayi mungil itu.
"Terimakasih ya sayang, sudah memberikan Abang malaikat kecil ini" Rey mengusap perut Risa
"Iya bang,Risa juga sangat bahagia"
"Bang kita mampir kerumah mommy ya,Risa mau kasih tau kabar bahagia ini"
"Iya sayang,nanti Abang juga akan menelepon mama untuk memberi tahu kabar ini"
Setelah 30 menit perjalanan,mereka sudah sampai di depan rumah Raka.Suasanya tampak sepi, tapi terlihat ada mobil Keenan di garasi.
Risa mengetuk pintu,ia sengaja tak langsung masuk.Beberapa saat Viana membukanya
"Eh sayang, kenapa nggak langsung masuk aja" kata Viana
"Hehehe" Risa hanya nyengir
"Ya sudah ayo masuk" ajak Viana
Risa dan Rey duduk di ruang tamu,sementara Viana memanggil suaminya di kamar.Keenan yang baru dari taman belakang langsung ikut bergabung dengan kakaknya.
"Apa kabar kak,kakak ipar?" tanya Keenan
"Baik,gimana kuliahmu?" tanya Rey
__ADS_1
"Lancar dong kak,aman pokoknya"
"Ohh anak Daddy" Raka yang baru turun dari tangga langsung menghampiri anak dan menantunya.
"Apa kabar nak?" tanya Raka yang di tujukan untuk anak dan menantunya
"Baik dad"Jawab Risa dan Rey
"Alhamdulillah"
"Ini tadi kalian dari rumah atau dari mana?" tanya Viana sambil membawa minuman untuk Risa dan Rey
"Dari rumah sakit mom" jawab Risa
"Loh siapa yang sakit,kamu sakit?" tanya Viana lalu duduk di samping Risa
"Bukan sakit mom,tapiiii" Risa menggantung kalimatnya
"Risa hamil mom, dad" kata Rey membuat Viana menutup mulutnya
"Alhamdulillah ya Allah"Viana langsung memeluk putrinya dengan sayang
"Selamat ya sayang,kamu sudah akan menjadi ibu" Viana menciumi pipi Risa
"Terimakasih mom"
"Selamat ya sayang,Rey.Semoga kalian sehat dan lancar sampai persalinan nanti" kata Raka
"Wah kak Rey hebat sekali, selamat ya kak" Keenan tak kalah antusias
"Cepat halalkan Alena,biar bisa punya baby juga"kata Rey
"Oh iya,kata Alena kalian akan mengambil tema adat Jawa?" tanya Risa
"Iya,kami berdua sepakat untuk menggunakan adat Jawa"
"Mommy juga sangat setuju,mengingat nenek buyut mommy dulu juga orang Jawa"
"Dan mommy juga sudah mempersiapkan kebaya untuk kamu,tari,vebrina dan calon besan.Nanti para lelaki juga memakai jarik dan baju adat Jawa juga" kata Viana
"Daddy ikut saja gimana baiknya" kata Raka
"Oh iya sayang,gimana kalau kita membuat syukuran kecil-kecilan untuk kehamilanmu?" tanya Viana
"Boleh juga mom, kapan?" tanya Risa
"Besok saja, nanti biar mommy yang masak"
"Baiklah"
Setelah berbincang-bincang hingga waktu makan malam, akhirnya mereka makan malam bersama.Setelah makan malam,Risa dan Rey pamit untuk pulang.
Setelah sampai di rumah,Risa langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur.Rasanya sangat lelah,padahal ia tak melakukan apa-apa.
"Mau Abang pijitin?" tanya Rey
"Boleh bang" Risa bersandar
"Yang mana yang pegel? ini?" tanya Rey sambil memegang pundak
"Kaki Abang,ngapain ke pundak"
__ADS_1
"Punggungnya nggak sekalian?siapa tahu juga pegel" Rey modus
"Nggak ada,kaki aja" Risa mulai memejamkan matanya sambil menikmati pijatan lembut suaminya
Setelah beberapa menit,bumil itu sudah tertidur pulas.Rey yang melihat Risa tertidur hanya geleng-geleng kepala.
Membaringkan istrinya di ranjang lalu menyelimuti seluruh tubuh agar tidak kedinginan.Rey akhirnya juga ikut merebahkan tubuhnya di samping Risa.
Tengah malam Risa terbangun, merasakan perutnya lapar.Menyalakan lampu lalu memandangi wajah suaminya yang tertidur sangat pulas.
Rasanya ia tidak tega membangunkan Rey.Ingin pergi ke dapur sendiri tapi ia juga tidak berani.Akhirnya ibu hamil itu menangis sambil menahan rasa laparnya.
Hikss... hiks...
Sayup-sayup Rey mendengar suara wanita menangis,akhirnya ia membuka matanya.Alangkah terkejutnya saat melihat Risa tengah menangis sesenggukan sambil memeluk kakinya.
Ray dengan cepat bangun dan langsung menanyai istrinya.
"Sayang,ada apa?" tanya Rey panik
"Abang" Risa langsung memeluk suaminya
"Kamu kenapa?"
"Risa laper" jawab Risa membuat Rey melongo.Hanya karena lapar, istrinya sampai menangis
"Kenapa tidak bangunkan Abang"
"Abang tidurnya nyenyak banget,Risa nggak tega mau bangunin" kata Risa masih sambil sesegukan
"Ya udah kita ke dapur yuk,Abang masakin buat kamu.Mau makan apa Hem?" tanya Rey
"Apa aja,Risa udah kelaperan" kata Risa
"Yaudah ayok" mereka turun ke dapur untuk memasak.
Setelah 15 menit,sepiring spaghetti sudah siap di atas meja makan.Risa yang memang sudah lapar langsung memakan spaghetti buatan suaminya.
"Pelan-pelan sayang" kata Rey
"Abang mau?" tanya Risa menyodorkan garpu berisi spaghetti
"Nggak,kamu aja yang makan" kata Rey
Setelah beberapa menit,Risa sudah menghabiskan sepiring spaghetti tersebut.Meneguk air putih dan duduk di sofa sambil memakan buah.
Rey hanya mengikuti istrinya,ia bahkan juga ikut duduk di sofa menamani istrinya yang sedang memakan buah.
"Nggak ngantuk lagi?" tanya Rey
"Nggak,Abang kalau ngantuk tidur aja" kata Risa sambil mengunyah apel
"Abang disini aja temenin kamu"
Setelah beberapa menit,Risa sudah tertidur pulas.Katanya tadi tidak ngantuk tapi sekarang sudah tidur pulas lagi.Rey hanya tersenyum,ibu hamil ternyata sangat unik.Dengan sabar,Rey menggendong istrinya ke kamar dan membaringkannya.
Hallo gays 🥰🥰
Happy reading yaw,,komen yang banyakkkkk ya biar semangat up 😘
love you pull ❤️❤️❤️
__ADS_1