Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Merawat


__ADS_3

Pagi ini setelah sarapan Viana akan berkunjung kerumah Keenan dan Alena.Ia membawakan sarapan untuk anak dan menantunya.Viana tau kalau Alena sedang demam, mungkin tak sempat memasak, pikirnya.


Di antar oleh Raka,Viana masuk kedalam.Sepi tidak ada orang di dalam,Viana lantas mencari ke kamar mereka.Raka hanya duduk di ruang tamu, menunggu istrinya.


"Ken" panggil Viana


Keenan yang sedang mengompres Alena langsung berdiri membukakan pintu untuk mommynya.


"Mommy" sapa Keenan


"Ada apa pagi-pagi kemari?"tanya konyol Keenan


"Kalau mommy nggak kesini,kamu juga nggak akan ngasih tau mommy kan kalau Alena sakit"omel Viana karena Keenan tak memberi tahunya,justru ia malah di beri tahu oleh Oma Mega.


"Keenan tau mommy sedang sibuk mengurus kak Risa,makanya Keenan diam saja" jelas Keenan


"Meskipun begitu kamu juga harus bilang,kak Risa sudah ada mamanya Rey" kata Viana


"Bagaimana kondisi istri kamu?" tanya Viana


"Masih demam" kata Keenan


"Sebaiknya bawa kerumah sakit saja, badannya panas sekali" kata Viana yang menempelkan tangannya ke kening Alena


"Alena menolak mom,Keenan nggak mau maksa" kata Keenan


"Ya kalo gitu,dokternya suruh kesini" kata Viana


"Ah Keenan nggak kepikiran" kata Keenan langsung merogoh kantongnya mengambil ponsel.


Saat Keenan ke balkon untuk menelepon dokter,Alena terbangun.Perlahan matanya terbuka,menatap Viana yang berada di sampingnya.


"Mommy" kata Alena yang berusaha bangun


"Sudah nggak usah bangun,kamu masih sakit" kata Viana yang hanya diangguki kepala Alena.


"Apa masih terlalu pusing?kamu sarapan dulu ya.Tadi mommy bawa bubur sama sop ikan buat kamu" kata Viana mengambil rantang yang ia bawa tadi.


"Maaf merepotkan mommy" kata Alena


"Sayang,sudah bangun" kata Keenan yang duduk di samping Alena


"Iya"jawab Alena singkat


"Tidak repot,mommy sekalian masak tadi" kata Viana yang menata sarapan untuk Alena


"Ken,kamu bawa makanannya ke dapur sekalian sarapan.Oh ya,Daddy kamu ada di bawah.Mommy lupa kasih tau" kata Viana


"Iya mom" Keenan mengemasi rantang yang berisi beberapa aneka makanan itu.


"Ayo,sekarang sarapan.Mommy bantu bangun" Viana membantu Alena untuk duduk.


"Terimakasih mom" Alena tersenyum


"Sudah tanggung jawab mommy buat ngerawat kamu"Viana menyuapkan bubur ke mulut Alena.


"Mommy nggak kerumah kak Risa?" tanya Alena pelan

__ADS_1


"Udah ada mamanya Rey,mommy sekarang ngurus yang satunya" kata Viana membuat Alena tersenyum kembali


"Kenapa senyam-senyum?" tanya Viana


"Nggak papa"


"Setelah ini mungkin dokter akan kesini,tadi Keenan udah telepon" kata Viana ..


"Untuk apa dokter? Alena sudah sehat"kata Alena


"Apanya yang sehat,badan lemes begini" cetus Viana kesal


"Setelah sarapan juga sembuh mom"Alena masih ngeyel


"Bilang aja nggak mau minum obat?"kata Viana yang membuat Alena menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Sementara di bawah,Keenan sarapan di ruang tamu untuk menemani daddynya.


"Kondisi Alena sudah membaik?" tanya Raka


"Belum, demamnya agak tinggi.Semalam sampai menggigil" kata Keenan


"Sudah panggil dokter?" tanya Raka


"Sudah, sebentar lagi juga datang" kata Keenan


Mereka kembali diam,Raka membiarkan Keenan sarapan dengan tenang.


"Mau kopi?" tanya Keenan pada daddynya


"Tidak,tadi sudah minum dirumah" jawab Raka


"Baiklah,kau temani istrimu" kata Raka yang perlahan berdiri


"Daddy berangkat dulu, nanti tolong antar mommymu ya"


"Iya dad" jawab Keenan


Setelah Raka pergi,dokter datang.Keenan langsung mengajak dokter untuk ke kamarnya memeriksa istrinya.


"Sayang" sapa Keenan membuka pintu


"Ya?" Alena yang sedang bercerita dengan Viana langsung menatap Keenan dan seorang dokter wanita.


"Dokternya sudah datang" kata Keenan


"Saya periksa dulu ya nyonya" dokter tersebut mengeluarkan stetoskop"


"Bagaimana dok?" tanya Viana


"Nyonya hanya demam biasa dan sedikit stress,saya sarankan untuk tidak terlalu banyak pikiran dulu.Karena itu berdampak pada kesehatan nyonya"jelas Dokter


"Sayang kamu dengar kan?" tanya Keenan


"Ya,Alena dengar" Alena cemberut


"Kamu bawa istrimu pergi jalan-jalan kalau sudah sembuh,Alena juga butuh refreshing" kata Viana pada putranya

__ADS_1


"Iya mom" Keenan hanya menurut


Setelah selesai memeriksa,dokter tersebut pamit pulang.Hanya tinggal bertiga saja,Viana masih duduk di samping Alena sambil mengompres.Sementara yang di kompres, tertidur setelah meminum obat pemberian dokter tadi.


"Apa yang membuat istrimu sampai stress begitu?"tanya Viana


"Mungkin tugas kuliahnya mom, akhir-akhir ini dia memang banyak tugas" bohong Keenan


"Kenapa tidak kamu bantu? kasihan dia" kata Viana .


"Kalau Alena mau,sudah dari kemarin-kemarin Keenan bantu urus tugas itu.Tapi mommy tahu sendiri bagaimana watak Alena" kata Keenan menjelaskan


"Iya juga" Viana mengelus lengan menantunya


Viana menatap wajah pucat itu,Alena nampak sedikit kurus.Matanya juga nampak masih sembab,mungkin karena tangisan tadi malam.


"Kamu tidak ada kuliah?"tanya Viana


"Ada,Tapi Keenan kuliah dari rumah aja.Keenan nggak tega ninggalin Alena begini" kata Keenan


"Apa kalian ada masalah?em bukan maksud mommy mau ikut campur tapi mata Alena terlihat sembab seperti habis menangis" tanya Viana


"Kami tidak ada masalah, mungkin semalam Alena menangis karena merasakan pusing" bohong keenan


"Apa kamu tidak membohongi mommy?" tanya Viana yang tak yakin dengan Jawaban Keenan


"Untuk apa Keenan bohong?" tanya balik keenan


"Ya sudah,mommy akan rawat Alena hari ini.Kamu kuliah di ruang kerjamu saja" kata Viana


"Baiklah" Keenan bangkit,berjalan menuju ruang kerjanya.


Viana membuang tisu bekasnya di tempat sampah,tapi saat membuka sampah tersebut matanya menemukan sesuatu.


Diambilnya benda kecil itu dari tempat sampah,Viana menatapnya dengan pilu.Ternyata ini yang membuat menantunya menangis.


"Begitu inginnya kamu punya anak nak?"Viana berkaca-kaca menatap Alena yang tertidur


Viana membuang kembali benda kecil itu,saat mendengar Keenan membuka pintu.Dengan cepat Viana mengusap air matanya yang meluncur.


"Eh kamu balik lagi,mau ambil apa?"tanya Viana tersenyum


"Mommy ngapain disitu?" tanya Keenan yang melihat mommynya di dekat tempat sampah


"Ah tadi mommy mau kekamar mandi"bohong Viana


"Ya sudah, Keenan cuma mau bilang kalau Keenan ada urusan sebentar.Mommy nggak papa Keenan tinggal?" tanya Keenan


"Nggak papa,kamu pergi aja"


"Ya sudah" Keenan turun ke bawah dan pergi keluar sebentar.


Viana duduk kembali di samping menantunya,ia mengganti kompres Alena.Demamnya sudah mulai turun,jadi Viana tidak mengompresnya lagi.


Alena yang sabar ya,,akan ada keajaiban nanti.


Mommy Viana baik banget,sayang sama menantunya.

__ADS_1


Love you pull mommy❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2