Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Ada yang kesal...!!


__ADS_3

Setelah acara selesai semua orang pulang kerumah masing-masing.Kini hanya tinggal keluarga yang berkumpul di rumah Viana.Rencanya malam ini Viana akan pulang ke rumah Raka.


"Kau sudah kemasi baju-bajumu sayang?" tanya Raka pada Viana saat di kamar viana


"Baru sebagian mas" jawab Viana sambil menghapus make up di wajahnya


"Ya sudah,, nanti biar mas yang kemas" kata Raka


"Nanti acaranya saat Viana sudah sembuh ya mas?" tanya Viana


"Iya sayang,,mas kasian sama kamu kalo harus pesta sebelum kakimu sembuh.nanti kamu kesakitan lagi" jawab Raka sambil memeluk Viana dari belakang


"Iya mas" Viana tersenyum


Raka mengecupi leher Viana bagian belakang membuat Viana kegelian.


"Apa si mas,,geli ih" Viana tertawa kecil merasakan geli


"Mas cinta sama kamu" Raka yang dulu sedingin es sekarang berubah manja dan bucin begini


"Vian nggak" Viana tersenyum menggoda suaminya


"Beneran?" tanya Raka menenggelamkan kepalanya di tengkuk Viana


"Mass geli" Sungguh momen yang sangat indah


"Ya sudah mas mandi dulu ya" Raka melepaskan pelukannya


"Iya mas,, handuknya ambil di lemari ya" kata Viana


Setelah 30 menit Raka mandi,,kini sudah berganti baju dan duduk di sofa sambil bermain ponsel.


Viana sedang di dapur menyiapkan makan siang untuk semua keluarganya.


Makan siang sudah siap,kini Anton, Mega, Bagas, Raka,Viana ,Agim dan Risa sudah duduk di meja makan.Mereka makan siang tanpa suara,hanya suara sendok yang terdengar.


"Nanti papa sama agim pulang dulu saja, nanti kami menyusul" kata Raka memecah keheningan


"Iya biar nanti papa suruh sopir jemput kalian" kata Bagas di angguki kepala oleh Raka.


"Nanti malam Lisa bobo sama mommy ya" kata Risa membuat Raka terbatuk-batuk


"Uhuk-uhuk"


"Minum dulu mas" Viana menyodorkan gelas berisi air putih


"Iya Risa, nanti malam kamu harus tidur sama mommy baru kamu" Agim mengompori Risa.Raka kesal hingga menginjak kaki Agim


"Aaaaaa" Agim berteriak karena kakinya di injak


"Kau kenapa?" tanya Anton


"Tidak papa paman" Agim menatap tajam ke arah Raka


"Ya sudah nanti malam Risa bobo sama mommy deh" kata Viana membuat Raka menghela nafasnya.


"Mampus" bisik Agim di telinga Raka


Raka hanya diam sambil terus memakan makanannya.Ia kesal karena pasti nanti malam pertamanya tertunda.


"Kau lapar atau kelaparan?" tanya Bagas yang melihat Raka makan.

__ADS_1


"Kelaparan" jawabnya dengan mulut penuh


Mega hanya menahan tawanya saat melihat tingkah raka.ia paham kenapa Raka kesal.


Setelah makan siang kini Viana dan Raka sedang berada di dalam kamar.Viana heran pada Raka yang sejak tadi hanya diam saja.


"Mas kenapa?" tanya Viana


"Tidak papa" jawab Raka singkat


"Apa Viana punya salah?" tanya Viana


"Tidak" jawab Raka datar


"Lalu mas kenapa?" tanya Viana lagi


"Mas hanya capek" Raka berbohong


"Ya sudah mas tidur saja" viana menata bantal dan guling


Raka masih saja diam,,ia merebahkan tubuhnya di kasur.


"Ya sudah mas tidur aja,,Vian mau ngemas baju" kata Viana namun Raka pura-pura tidur


Setelah Raka bangun dari tidurnya,kini mereka akan pulang ke rumah Raka.Terlihat 2 koper sudah siap di dekat pintu.


"Ma Viana pulang dulu ya" pamit Viana pada Mega


"Iya sayang kamu kalian hati-hati ya,,jaga kesehatan" Mega berpesan pada Viana


"Mama juga jaga kesehatan" kata Raka sambil mencium tangan Mega


"Hati-hati ya" kata Anton


Saat di jalan,Raka masih diam.Viana bingung dengan sikap Raka.


"Kamu kenapa si mas?" tanya Viana


"Kamu nanti malam beneran tidur sama Risa?"tanya Raka pelan


"Iya,,kan tadi Risa minta di temenin" kata Viana


"Aku juga butuh temen" raka cemberut.ooh kini Viana tahu kenapa Raka jadi pendiam begini karena ngambek soal bobo sama Risa.


Viana menahan tawanya,,ia tau kewajibannya.Viana sudah mengatur semuanya.


"Ya mau bagaimana lagi mas,,Risa juga penting" kata Viana menggoda Raka


"Maksudmu aku tidak penting?" tanya Raka melotot


"Bukan begitu" Viana menahan tawanya


"Ah sudahlah"Raka mulai kesal.


"Maaf mas" kata Viana,namun Raka tak menjawab.


Sebagai laki-laki yang sudah lama menahan hasrat,Raka pasti juga sangat merindukan belaian wanita.


Kini mereka sudah sampai di rumah Raka.Raka turun dan membawa koper Viana.


Mereka naik ke kamar Raka untuk membereskan baju-baju Viana.

__ADS_1


Setelah itu Viana mandi, sedangkan Raka hanya diam sambil menatap ponselnya.


Setelah mandi,Viana keluar hanya dengan memakai handuk putih se paha.ia sengaja menggoda Raka agar mau bicara


Dan benar saha,Raka menatap Viana dari atas sampai bawah.terlihat paha yang putih mulus, apalagi sesuatu yang sedikit menyembul keatas itu.


Raka berdiri dan memeluk Viana dari belakang,Viana hanya diam dan terus memilah pakaian yang akan di kenakan.


"Sayang" panggil Raka


"Apa mas" jawab Viana tanpa memperdulikan Raka yang sudah menciumi tengkuknya.


"Sekarang?" tanya Raka


"Em" Viana hanya menjawab w


Raka membalikkan badan Viana,dan langsung melahap bibir merona itu.Viana membalas ciuman itu,tapi ketika sang adik Raka sudah sangat menegang, tiba-tiba Viana melepaskan ciumannya.


"Maaf mas,,aku harus masak sup buntut untuk Risa" Viana buru-buru memakai bajunya


"Sayang sudah tanggung,,suruh Susi saja yang masak" kata Raka dengan suara berat menahan sesuatu disana


"Tidak bisa mas,, nanti Risa nggak mau makan" Viana mencari alasan,,ia memang akan mengerjai Raka dengan cara menggodanya lalu pergi tanpa tanggung jawab.


"Ya sudah"Raka hanya bisa pasrah,ia pergi ke kamar mandi untuk meredam hasrat yang sudah memuncak


Viana terkekeh geli melihat tingkah Raka, sebenarnya Viana juga kasihan,tapi ini juga sangat seru.


Lalu Viana turun dan masak untuk makan malam,tapi saat makan malam Raka tak terlihat sama sekali.Dirinya mogok makan karena kesal


Sesudah makan malam,Viana menghampiri Risa di kamarnya.gadis cantik itu sedang bermain tabletnya.


"Sayang ayo tidur" ajak Viana


"Baik mommy" jawab Risa


"Sayang nanti setelah Risa bobo,, mommy mau temani Daddy ya,,kasihan Daddy belum pernah tidur sama mommy.Kalau Risa kan sudah sering" jelas Viana


"Iya mommy,,tapi besok sama Lisa ya" katanya


"Siap sayang" Viana mencium dahi Risa


Tak berselang lama, Risa sudah terlelap dalam tidurnya.sekarang jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.Viana ingin ke kamar tapi pasti Raka belum tidur.jadi Viana memutuskan untuk menemani Risa sebentar sampai Raka tertidur


Sudah satu jam berlalu, pasti Raka sudah tidur.Viana membuka pintu dengan hati-hati,dan benar saja disana terlihat Raka sudah berdamai dengan mimpinya.


Viana menaiki ranjang dengan pelan,,ia menggelitik telinga Raka.Raka masih tak sadar,lalu Viana menggelitik hidungnya dengan kapas yang ada di nakas.


Raka akhirnya bangun,,Viana tersenyum puas melihat Raka yang bingung setengah sadar.


"Ada apa?" tanya Raka lalu memejamkan matanya lagi.


"Mass ayo" kata Viana membuat Raka langsung membuka matanya


"Sekarang?" tanya Raka dan di angguki kepala oleh Viana


Tanpa aba-aba Raka langsung memulai kegiatan panas di malam pertama mereka.Dengan pelan namun pasti, membuat keduanya terasa terbang ke angkasa.


Huhuhu author tidak tahu apa yang mereka lakukan..🤭


Happy reading 🤗

__ADS_1


__ADS_2