Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Terpesona


__ADS_3

Hari ini agim ijin tak masuk kantor karena akan pergi keluar kota untuk menemani papanya.


Agim sebenarnya malas,karena pasti nanti papanya akan membahas pernikahan lagi.Tapi sebagai anak tunggal, Agim sadar,pada siapa lagi papanya akan minta bantuan.


"Kita berangkat jam 8" kata Hengki di sela-sela sarapan paginya.


"Iya pa" jawab Agim santai sambil mengunyah sandwich buatan mamanya.


Setelah sarapan Hengki dan Agim berangkat.Saat melewati cafe mentari senja,Agim menghentikan mobilnya dengan mendadak.Untung saja di belakang tidak ada kendaraan lain.


Ckit....


"Bodoh,,kamu mau bunuh papa?" tanya Hengki kesal pada putranya


"Emm sorry pa,,agim mau beli kopi tadi" Agim tersenyum kikuk


"Ya sudah,,papa juga mau satu" kata Hengki yang memang pecinta kopi seperti putranya.


"Oke" agim keluar dari mobil dan masuk ke cafe tersebut.


Saat masuk ke cafe tersebut,mata Agim langsung menangkap wajah cantik alami tanpa polesan make up.Rambut yang di kuncir atas menambah kecantikan wajah gadis itu.


"Tari" ucapnya dalam hati


Lalu ia sadar dari lamunannya dan memesan kopi hitam favoritnya.Saat dirinya duduk, tiba-tiba Tari menghampirinya dan bertanya


"Selamat pagi,,mau pesan apa mas?" tanya Tari dengan suara manisnya


"Emm Kopi hitam dua" Agim menatap tari


"Mau minum disini atau bungkus?" tanya Tari


Agim tak mendengar kata Tari,ia terus menatap wajah gadis itu.


"Mas" ucap tari lagi


"Ah,,iya" agim gelagapan

__ADS_1


"Mau minum disini atau di bungkus?" tanya Tari lagi


"Bungkus saja" kata agim yang berusaha menetralkan kegugupannya.


"Baik tunggu sebentar" Tari lalu pergi untuk membuat kopi


10 menit agim menunggu,,dan tari baru mengantar pesanannya.


"Ini mas" kata tari menyodorkan kopi pesanan agim.Namun saat agim menoleh,karet yang di pakai di rambut Tari putus sehingga membuat rambut panjang hitam itu tergerai dengan indah.


Agim tak berkedip saat menatap wajah Tari dengan rambut tergerai.semakin cantik dan manis.


Jujur saja Agim terpesona dengan kecantikan wajah gadis belia tersebut.


"Ini mas,,jangan lupa di bayar" kata Tari lalu pergi ke dapur untuk mengambil karet lagi.karena ia risi jika rambutnya tergerai saat bekerja.


Agim tersadar saat tari pergi tadi.Ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


ia mengambil kopinya lalu membayar di kasir.Agim keluar dari cafe dengan senyum di wajahnya


"Kau ini beli kopi atau mengantri tiket" kata Hengki kesal karena menunggu agim terlalu lama


"Ya sudah ayo berangkat,, nanti kita telat" kata Hengki


Lalu mereka melanjutkan perjalanan.saat di tengah-tengah perjalanan Hengki menagih mengenai pernikahan


"Kapan kau akan menikah?" tanya Hengki


"Sebentar lagi" agim keceplosan


"Benarkah? dengan siapa?" tanya Hengki antusias.ia merasa senang karena anaknya sudah laku


"Orang" kata agim tersenyum penuh misteri


"Berani kau menggoda papa?" Hengki memukul kepala agim


"Hahahaha" tawa Agim terbahak-bahak

__ADS_1


Tari Afrianti


Waktu masih sekolah dulu



Sementara Raka dan Viana sudah sibuk mempersiapkan diri untuk acara pernikahan yang akan di adakan satu Minggu lagi.


Risa ikut Oma dan Opa nya menyiapkan semuanya.ia antusias dengan pernikahan Daddynya.


"Risa nggak capek ikut Oma terus?" tanya Mega karena takut Risa kecapekan


"Enggak Oma" jawab gadis cilik itu


"Ya sudah nanti habis ini kita makan siang ya" kata Mega dan di angguki kepala oleh Risa.


Viana sedang di pingit di rumah jadi tidak boleh bertemu dengan Raka


"Sayang aku sangat merindukanmu" kata Raka mengirim pesan pada Viana


"Tahan mas,,satu Minggu lagi" Viana tersenyum sambil membalas pesan dari calon suami


"Iya sayang" balas Raka lagi


"Mas aku besok mau belanja sesuatu" kata Viana


"Tapi kamu kan nggak boleh keluar" balas Raka


"Sebentar saja mas" kata Viana lagi


"Ya sudah nanti ijin sama ibu ya" balas Raka


Viana membalas dengan emoticon jari melingkar menandakan kata oke.


Sorry gayss..saya masih rada sibuk jadi cuma segini hehe


Tunggu bab selanjutnya ya... akan ada sesuatu di sana

__ADS_1


terimakasih 🤗


happy reading


__ADS_2