
Pagi ini tari dan Sania duduk di ruang tengah,Agim sudah berangkat ke kantor.Mereka sibuk berbincang tentang kehamilan tari.
Saat mereka tengah mengobrol,ponsel tari berdering menampilkan nama Jessi disana.Tari mengerutkan keningnya,tumben sahabat itu menelepon pagi-pagi begini
"Halo" sapa Tari
"Hai sayang,,apa kabar?" tanya Jessi
"Baik,,kamu sendiri gimana?" tanya tari balik
"Baikkkkk banget" jawab Jessi
"Bahagia banget kayaknya" goda tari
"Hahaha bisa aja kamu"
"Oh iya,,ada apa tumben telpon pagi-pagi" tanya Tari
"Sabtu besok aku ada acara di hotel,,kamu datang ya"
"Acara apa? kamu ulang tahun? tapi kan udah lewat" tanya Tari
"Udah deh pokoknya kamu Dateng aja,, sama Agim juga dan jangan lupa pakai gaun yang indah" kata Jessi
"Iya-iya"
"Ya udah nanti aku share lock ya"
"Oke"tari mematikan sambungan teleponnya
"Jessi?" tanya Sania
__ADS_1
"Iya ma,,nyuruh tari ke hotel hari Sabtu besok"
"Buat apa?" tanya Sania
"Nggak tau,,katanya ada acara"
"Ohh" Sania hanya ber-oh ria
Lalu mereka ke kamar masing-masing untuk istirahat,habis masak pasti lelah.Sania juga perlahan sudah mulai terbiasa tanpa sosok suaminya.
Mungkin ini yang terbaik bagi Hengki, terbebas dari rasa sakit yang selama ini di rasakannya.Semoga cinta mereka tetap utuh seperti awal kisah cinta mereka, meskipun sudah di pisahkan oleh tuhan.
Viana sedang sibuk mengurus baby Ken yang baru saja mandi karena baru bangun.Bayi mungil itu kini sudah tumbuh, badannya gemuk dan pipinya cubby.
Semua orang di buat gemas dengan baby Ken yang sangat lucu itu.Risa yang senang menggoda adiknya kini pun sedang menciumi pipi baby Ken yang sangat harum karena habis mandi.
"Mommy,,adik Ken kapan bisa jalannya?" tanya kakak Risa
"Nanti sayang,,kalau adiknya sudah berumur 10 bulan atau lebih" jelas Viana
"Masih sayang"
"Kakak sekarang sudah besar ya,,mau sekolah" Viana mengelus rambut Risa
"Iya mommy,,kakak udah nggak sabar"
"Nanti kalau di sekolah harus baik sama temen-temen,harus nurut sama ibu guru ya"nasihat sang mommy
"Oke mommy" Risa mengacungkan jempolnya
"Anak pintar" Viana mencium kening Risa
__ADS_1
Meskipun bukan anak kandung tapi Viana tak pernah membedakan kasih sayang antara Keenan dan Risa.Viana pandai membagi waktu untuk mengurus anak-anaknya.
Di samping mengurus anak-anaknya,Viana juga pintar mengurus suaminya.Ia selalu ada saat suaminya membutuhkannya, melaksanakan kewajiban sebagai istri.
Setelah selesai mengurus baby Ken,Viana turun beserta anak-anaknya untuk pergi ke ruang tamu.Yang mana,disana biasanya di buat tempat bermain Risa dan baby Ken
"Nyonya ini ada undangan untuk nyonya dan tuan" kata susi setelah menerima undangan di depan rumah
"Mana sus"
"Ini nyonya" Susi menyerahkan undangan berwarna coklat tua itu.
"Ini kan Jessi temennya tari" kata viana saat melihat nama Jessi dan Reza di sana
"Sudah mau tunangan ternyata" Viana tersenyum
Viana pernah bertemu dengan Jessi saat pertunangan tari dan Agim dulu.Dan juga Reza merupakan salah satu teman bisnis Raka.
Kini Jessi dan Reza sedang melihat-lihat persiapan acaranya besok.Dekorasi berwarna Lilac, menunjukkan kesan elegan.Jessi sendiri yang memilih warna itu karena itu adalah warna favoritnya.
"Sudah selesai semuanya, tinggal acaranya besok" Reza tersenyum pada Jessi
"Iya,,ini beneran nggak sih?"
"Ya iyalah sayang"Reza mencubit pipi Jessi
"Nggak nyangka aja,,dulu selalu berantem sekarang mau tunangan" Jessi tersenyum manis
"Iya ya,,tapi gimanapun awalnya yang penting endingnya kita bahagia"
"Iya sayang"
__ADS_1
Hai gaysss,,segini aja ya🥺🥺
Soalnya author lagi sakit jadi nggak bisa mikir,,mohon maaf yang sebesar-besarnya ya🥺🥺Nanti kalau sudah sembuh bakal up lagi deh🌹