Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Resmi


__ADS_3

Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba,tepat di hari ini Keenan dan Alena akan menjadi sepasang suami istri yang sah.Para orang tua sedang bersiap di ruang yang telah di sediakan.


Keenan juga sudah siap dengan baju pengantinnya,terlihat sangat tampan dan gagah.Alena masih di dandani oleh MUA,juga terlihat sangat cantik dengan kebaya warna putih dan sanggul.


"Sangat cantik"puji Lala yang merupakan MUA itu


"Aura pengantinnya kuat banget,suka deh" kata Maya yang orangnya setengah wanita setengah laki-laki.


"Sayang" Viana menghampiri menantunya


"Mommy"


"Sudah siap,ayo keluar" Ajak Lala


Semua tamu juga sudah memenuhi kursi yang telah di sediakan.Risa,tari,vebrina,Oma Mega,Nirmala sudah siap dengan kebaya yang sama.


"Kamu cantik sekali" puji vebrina yang pangling dengan sahabatnya itu.


"Iya Kakak sampai pangling liatnya"timpal Risa


"Terimakasih semuanya"


Penghulu sudah siap di pelaminan,Keenan juga sudah duduk di depan penghulu.Alena berjalan duduk di samping Keenan,hatinya dag dig dug tak karuan.


Keenan sedikit melirik mempelainya,senyum terbit dari bibir manis Keenan.Dalam hitungan detik,penghulu mengucapkan ijab qobul dan di ikuti oleh Keenan.


"Saya terima nikahnya Alena Laura Wicaksono binti Raymond Wicaksono dengan maskawin tersebut tunai" dengan lantang Keenan mengucapkannya.


"SAH"


"Alhamdulillah" Keenan mengucapkan syukur berkali-kali dalam hatinya


Setelah berdoa,kedua mempelai menukar cincin dan dilanjutkan dengan mencium kening dan mencium tangan.


Alena tersenyum malu-malu,kini dirinya sudah resmi menjadi milik Keenan.Setelah acara ijab qobul selesai,Alena dan Keenan sungkem dengan para orang tua sesuai adat yang ia pakai.


"Mama" Alena menangis sambil memeluk mamanya


"Jangan menangis sayang, nanti cantiknya hilang lho" Natasya mencoba menahan tangisnya.


Setelah sungkem dengan mamanya,Alena berganti dengan papanya.Reymond tak sanggup menahan tangisnya,ia menangis tersedu melihat putrinya yang sudah menikah.


"Maafkan papa nak" Raymond memeluk Alena


"Jangan meminta maaf pa,semuanya sudah berlalu"


"Nak Keenan,papa titipkan putri papa padamu.Tanggung jawab papa sudah beralih kepadamu,bimbing dia supaya lebih baik lagi" pesan Raymond


"Keenan janji nggak ada kecewain papa sama Mama" jawab Keenan membuat Raymond tersenyum.


"Selamat datang di keluarga kami sayang" Viana memeluk menantunya


"Terimakasih mommy"


"Selamat ya nak,akhirnya perjuangan kalian berhasil" kata Raka


"Terimakasih pa"jawab Keenan dan Alena


Setelah acara yang penuh haru itu selesai,kini semuanya tampak berfoto.Setelah mendapat beberapa jepretan, MUA mengajak pengantin untuk berganti baju.


Kini Alena dan Keenan memakai kebaya beludru warna hitam.Meneruskan acara foto-foto bersama keluarga dan kerabatnya.

__ADS_1





"Waw..Waw..Waw..ini Alena kan?" tanya vebrina yang mengagumi kecantikan sahabatnya


"Ih kamu apaan sih,ya iyalah ini aku"Kata Alena


"Sumpah kamu cantik banget Al"


"Jangan memujiku seperti itu,nanti aku besar kepala" Alena tertawa


"Kamu memang cantik" puji Keenan yang baru datang


"Tuh kan Kak Keenan aja bilang cantik" kata vebrina


"Kamu nggak sungkem sama kakak?"tanya Risa


"Acara sungkemnya udah selesai" jawab Keenan


"Dosa kamu kalau nggak sungkem sama kakak" Risa tak mau kalah


"Iya-iya"Keenan memeluk kakaknya


"Keenan minta maaf ya kak kalau keenan punya salah"


"Iya nggak papa,kamu udah jadi suami sekarang.Sikap kamu yang masih labil itu di hilangin,jangan suka keluyuran malam.Inget,, sekarang udah punya nyonya keenan" ceramah ibu hamil tersebut


"Iya-iya" Keenan hanya cemberut


"Tuh kan kalau di kasih tau pasti gitu,heran deh" Risa masih saja mengomel


"Kak"Ganti Alena yang memeluk kakak iparnya itu


"Selamat datang di keluarga Mahendra Al,kakak seneng banget punya adik kaya kamu"seketika wajah Risa langsung girang saat Alena yang memeluknya


"Makasih ya kak"


"Mommy, kayaknya aku ketuker deh waktu di rumah sakit pas bayi" adu Keenan pada Viana yang ikut nimbrung dengan anak dan menantunya


"Kenapa memangnya?" tanya Viana


"Ya disini kan aku adik kandungnya,tapi kakak malah sayang banget sama istri Keenan"


"Oh jadi kamu iri sama istri sendiri hemm,,iya?" Risa menjewer telinga Keenan


"Bukan begitu kak,,tapi memang kenyataannya begitu sih" jawab Keenan memegang kupingnya yang terasa panas


"Aduh sayang nanti kamu jangan kayak paman kamu ya,, cerewet banget jadi orang" kata Risa sambil mengusap perutnya yang sudah mulai kelihatan


"Hahaha" semua orang terbahak melihat tingkat Keenan dan Risa yang memang jarang sekali akur.


Setelah acara selesai,semua orang sudah meninggalkan aula.Seperti biasa,nanti malam masih ada acara yang lebih heboh dari pada ini


Alena membuka kamar yang sudah di siapkan, mendudukkan dirinya di depan meja rias sambil mencopoti semua aksesoris yang ia kenakan.


Saat Alena ingin melepas kalung yang ia pakai,Keenan membuka pintu.Tatapan keduanya saling bertemu, dengan cepat Alena mengalihkan pandangannya.


Jujur saja ia sangat gugup, apalagi kini ia sudah sah menjadi nyonya keenan jadi Keenan bebas melakukan apa saja padanya.

__ADS_1


Keenan berjalan menghampiri Alena,membantu membuka pengait kalung.Melihat leher putih Alena,membuat gelanyar aneh di tubuh Keenan.


"Mandilah,lalu istirahat" Keenan mengalihkan perhatian


"Iya" Alena dengan cepat masuk ke dalam kamar mandi


Cukup lama Alena di dalam,membuat Keenan mondar-mandir di depan pintu.


"Sayang,kamu mandi atau ngapain?" tanya Keenan


"Iya sebentar" jawab Alena


Alena tampak cemas, masalah ia tak membawa pakaian apapun ke kamar mandi.Dengan terpaksa ia meminta bantuan Keenan untuk mengambilkan kimononya.


"Kak"Panggil Alena


"Ya?"


"Emm,, itu..bisa tolong ambilkan kimonoku?" tanya Alena dengan ragu-ragu


Keenan tak menjawab,ia langsung pergi mengambil kimono yang sudah di siapkan.


"Ini" Keenan memberikan kimono,tangan Alena meraihnya.


Setelah 5 menit,akhirnya Alena keluar juga dari kamar mandi membuat Keenan menatapnya dengan tatapan tidak biasa.


Alena jadi kikuk,ia menggaruk lehernya yang tidak gatal.Akhirnya ia duduk di sofa sambil mengecek ponselnya.


"Kemarilah" suruh Keenan pada Alena


Alena melongo,hatinya makin berdegup kencang.Sebelum menikah dulu,ia memang biasa duduk di samping Keenan.Tapi setelah menikah ini rasanya sangat berbeda.


Dengan langkah pelan,Alena menurut perintah suaminya.Duduk di dekat Keenan,hanya diam seperti patung hidup.


"Kamu nggak capek?" tanya Keenan


"Enggak kok kak" jawab Alena


Keenan memegang pipi Alena yang terasa hangat,sambil menatap manik mata yang indah itu.Wajah Keenan semakin mendekat,hingga hembusan nafas pun terasa di wajah masing-masing.


Alena hanya diam,ia pasrah dengan apa yang Keenan lakukan.Semakin mendekat,bibir Keenan sudah menempel di bibir Alena.


Keenan mengecup bibir mungil itu,membuat Alena memejamkan matanya.Melihat Alena yang terpejam,Keenan langsung ******* bibir mungil istrinya.


******n itu semakin dalam dan semakin menuntut.Nafas Alena juga sudah hampir habis,Keenan sama sekali tak memberi celah untuk Alena bernafas.


Dalam hitungan menit, keduanya sudah berada di atas ranjang.Menikmati setiap sentuhan demi sentuhan yang membuat bulu merinding.


Kimono yang di pakai Alena juga sudah terbuka,membuat sesuatu menyembul menantang belalai Keenan yang siap bertempur.


Setelah itu,author tidak tahu lagi apa yang mereka lakukan karena mommy Viana menjewer author yang lagi ngintip di balik pintu huhu..


Author : sakit mommy


Mom Viana : kamu itu masih kecil,jangan suka ngintip adegan dewasa seperti itu 🤦🏻‍♀️


Author : Aku kan penasaran mommy


Mom Viana : nggak ada penasaran-penasaran,,nanti kamu kena sawan🤭🤣


Duhh authoor kena omelan mommy nih,,tolonggggg....

__ADS_1


Happy reading yaw,,love you pull ❤️❤️❤️


__ADS_2