
Sudah satu minggu yang lalu Shaka dan Kanaya pulang kerumah.Keenan semakin malas bekerja karena ingin bermain bersama dua bayinya.
"Sayang nanti kakak pulang lebih awal ya,nggak mau jauh dari kalian" kata Keenan
"Terserah kakak saja,yang penting kerjaannya selesai" jawab Alena sambil memakaikan dasi suaminya
"Atau kakak cuti lagi saja?"ide gila Keenan muncul
"Kasihan Daddy kak,lagian nanti sore juga ketemu si kembar lagi" kata Alena
"Baiklah tapi nanti kalau istirahat kakak video call ya" kata Keenan
"Oke papa" Alena mencium pipi Keenan
Keenan menghampiri kedua anaknya di box bayi.Bayi mungil itu tampak memainkan bibirnya membuat Keenan semakin gemas.
"Sayang jangan buat papa gemas, nanti papa nggak mau kerja"kata Keenan membuat Alena tersenyum
"Papa berangkat dulu ya sayang,Sampai jumpa nanti sore" Keenan mencium pipi gembul Shaka dan Kanaya.
"Aku berangkat dulu ya ma" pamit Keenan pada Alena
"Iya pa" Alena terkikik geli
"Bekalnya ada di meja makan,jangan lupa dibawa ya" kata Alena
"Siap sayang" Keenan berangkat
"Hallo anak-anak mama,jangan rewel ya papa udah berangkat kerja"Alena tersenyum
"Apa sayang?Kanaya minta Asi?" Alena mengangkat Kanaya dari box bayi lalu memberinya asi.
Setelah Kanaya tertidur kembali,Shaka gantian menangis meminta asi.Alena lalu menidurkan Kanaya dan gantian mengangkat Shaka.
"Abang jangan nangis ya,nanti adiknya bangun lagi" kata Alena sambil memberi asi pada Shaka.
Tak lama kemudian Shaka juga tertidur kembali,Alena lantas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Belum selesai ia memakai sabun,Kanaya menangis membuat Alena langsung memakai jubah mandinya dan menghampiri putrinya.
"Kanaya kenapa Hem?mama belum selesai mandi nak" kata Alena menimang putrinya.
Saat Alena sedang menimang Kanaya,Viana datang sambil membawa buah untuk menantunya.
"Alena" panggil Viana
"Eh mommy"
"Kamu mandi?"Tanya Viana melihat Alena memakai jubah mandi.
"Iya mom,belum selesai eh Kanaya udah nangis" kata Alena
"Ya sudah sini biar mommy gendong,kamu lanjut mandi aja"
__ADS_1
"Makasih ya mom" Alena menyerahkan Kanaya kepada Viana
"Uluh-uluh cucu Omamy,cantik banget sih" Viana mencium pipi Kanaya
Alena melanjutkan mandinya yang sempat terhenti,dengan secepat mungkin ia menyelesaikannya karena takut Shaka yang gantian menangis
"Kita bawa mereka ke bawah yuk mom,kita ngobrol-ngobrol di bawah" kata Alena
"Iya" Viana masih menggendong Kanaya dan Alena menggendong Shaka.Setelah sampai bawah,Alena naik lagi untuk mengambil kasur bayi milik Shaka dan Kanaya.
Saat Alena dan Viana mengobrol,di depan ada klakson mobil membuat Alena dan Viana penasaran siapa yang bertamu pagi-pagi begini.
"Haiiii" Suara nyaring Vebrina
"Sssttt" Alena dan Viana kompak
"Ups sorry,kirain ada di atas babynya"
"Mbak"panggil tari
"Loh kamu ikut,kirain cuma Vebrina aja" Viana bercipika-cipiki dengan tari
"Bosen di rumah,jadi ikut main Vebrina" Tari tertawa
"Apa kabar Tante?" Alena mencium tangan Tari
"Baik Alena,kamu sendiri udah baik?" tanya Tari
"Sudah Tante"
"Kamu gimana sih veb,orang anaknya masa nggak mirip" Tari heran dengan putrinya
"Hehehe iya juga ma,jadi pengen deh" kata Vebrina
"Dari dulu pengen terus tapi nggak nikah-nikah" kata Alena membuat semuanya terkikik
"Sabar,bentar lagi otw nyusul kalian" kata Vebrina
"Iya tuh veb,Tante aja udah mau cucu empat"Kata Viana
"Risa hamil lagi mbak?"tanya Tari
"Iya Tar,hamil lagi" kata Viana
"Tuh kan Vebrina mama ketinggalan jauh sama Tante Viana" kata tari membuat mereka tertawa mode silent
"Tenang ma,nanti Vebrina kasih cucu yang banyak buat mama" kata Vebrina
"Bakalan gas pol aja kalau Bimo mah" kata Viana
"Hahahaha" mereka tertawa terbahak-bahak
"Eh ssssttt" Viana yang ingat cucunya tertidur langsung menutup mulutnya
__ADS_1
"Kelepasan" kata Alena
Viana, Tari dan Vebrina pulang saat jam makan siang karena pasti Raka dan Agim juga pulang untuk makan siang.
Alena juga mengajak anak-anaknya ke dalam kamar setelah melakukan video call dengan suaminya.Ia merebahkan tubuhnya ingin beristirahat sebelum nanti malam begadang.
Saat Alena hendak memejamkan matanya,Shaka menangis.Akhirnya ia menimang Shaka,rasa kantuknya hilang sudah.
Alena begitu sabar mengurus kedua anaknya,ia bahkan menikmati momen-momen bersama Shaka dan Kanaya.
"Sayang ayo tidur sebentar ya,mama ngantuk nih" kata Alena
Seakan mengerti ucapan sang mama,Shaka langsung memejamkan matanya.
"Gemes banget, langsung tidur gitu" Alena tersenyum
Alena kembali merebahkan tubuhnya setelah Shaka tertidur.Ia mulai memejamkan mata,pukul 2 Alena terbangun.Ternyata kedua anaknya masih anteng tertidur,akhirnya ia memutuskan untuk beres-beres pakaian Shaka dan Kanaya.
Pukul 3 sore,Keenan sudah pulang.Sesuai dengan katanya tadi pagi yang akan pulang lebih cepat.
"Sayang"keenan memeluk Alena dari belakang
"Kakak ngagetin aja" Alena yang sedang beberes jadi kaget
"Anak-anak masih tidur?" tanya keenan
"Masih"kata Alena,tak lama Kanaya menangis.Seperti tau kalau papanya sudah pulang
"Uhh sayang, kenapa nak?" Keenan melihat dari atas box bayi
"Mandi dulu kak" kata Alena
"Iya sayang"Keenan berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Tak lama Keenan sudah rapi dengan baju santainya,ia tampak sedang menggendong Kanaya.
"Kakak mau makan apa?biar Alena buatkan"kata Alena
"Pesan online saja sayang,nanti kamu capek" kata Keenan
"Yasudah"
Alena ikut duduk bersama suami dan anaknya.Rasanya sangat bahagia keluarganya sudah lengkap.Suami yang sangat mencintainya dan buah hati cinta mereka.
Alena bersyukur,tuhan begitu baik padanya.Ternyata di balik ujian yang berat,ada bahagia yang sudah tuhan persiapkan untuk kita.
Author disini mengucapkan banyak terimakasih untuk semua readers yang sudah mendukung author.Mohon maaf bila author pernah salah kata atau bersikap tidak baik kepada kalian semua.
Tanpa kalian semua author bukan siapa-siapa, sekali lagi author ucapkan banyak terimakasih.
Salam dari Babysitter Cantik Kesayangan Daddy
Tunggu Pengumuman selanjutnya ya,,
__ADS_1
Happy endπππππππππππ
Love you pull allβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ