Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Happy birthday kakak Risa


__ADS_3

Waktu terasa begitu cepat,kini usia baby Ken sudah genap 1 bulan.Viana dan raka tampak bahagia menikmati waktu-waktu indah bersama keluarga kecilnya.


Dan kini mereka sedang mempersiapkan kejutan untuk kakak Risa karena besok adalah hari ulang tahunnya.Tak terasa,umur gadis kecil itu kini sudah 4 Tahun.


Viana sudah tak sabar ingin mengantar Risa ke sekolah bersama baby Ken.


Pasti akan sangat menyenangkan bisa mengobrol dengan ibu-ibu wali murid disana.


Viana dan Raka sedang berada di mall,membeli semua perlengkapan ulang tahun untuk Risa.Baby Ken di titipkan ke rumah Mega,agar mereka gampang membawa barang-barang nanti.


Raka mengikuti kemanapun istrinya jalan,ia setia menemani istrinya sambil membawa barang-barang belanjaan.


"Mas bisa bawa kan?" tanya Viana


"Bisa sayang"


"Ya udah kita beli balonnya" mereka menuju ke toko aksesoris pernak-pernik ulang tahun.


Mereka sedang memilih balon yang berbentuk nama Risa,dan tak lupa juga dengan balon-balon warna warni.


Kini jam sudah menunjukkan pukul setengah 7 malam,Viana dan Raka sedang berada di kamarnya.Mereka sedang menyusun acara, yang pasti akan mengundang semua keluarga.


Untuk ulang tahun Risa,Viana dan Raka yang akan membuat kue tart nya sendiri.


Sedangkan kini Reza dan Jessi sedang berada di bioskop.Mereka dekat,tapi tetap saja selalu adu mulut.Sepertinya akan kurang lengkap jika tak adu mulut dulu.


Mereka sedang menonton film romantis,Jessi jadi baper sendiri.Reza yang melihat Jessi senyum-senyum tak jelas jadi ikutan senyum.


"Lo ngapain si,, senyum-senyum kayak orang gila" cetus Reza judes, padahal hatinya berbunga-bunga


"Apaan si Lo,,ganggu aja" Jessi menikmati filmnya lagi


"Dasar nggak waras"


"Ihhh"Jessi mengerucutkan bibirnya


"Oh my God" batin Reza saat melihat bibir Jessi yang terlihat menggoda saat cemberut


"Itu mulut jangan di manyun-manyunin kayak gitu,, nanti gue cium baru tau rasa Lo"


"Dih,,emang siapa juga yang mau di cium sama Lo"


"Beneran?" tanya Reza


"Iya lah,,gila kali gue mau sama..."


Cup..cup.


Deg


deg


deg


Jessi mematung,matanya melotot menatap Reza yang seolah olah tak terjadi apapun.Reza hanya menahan senyumnya, rasanya manis, batinnya.Sekali dayung,dua pulau terlampaui.Manisnya bibir dan mulusnya pipi putih itu Reza sudah merasakan.


Seketika Jessi baru tersadar,ia memukuli pundak Reza dengan kencang

__ADS_1


"Ihhhhh nyebelin banget si Lo"


"Apa sih?" Reza malah cuek


"Lo ngapain nyium gue?" Jessy sedikit berteriak membuat semua orang menatap ke arahnya dan Reza.


"Nggak sengaja" jawab Reza santai


"Gila" Jessy sudah sewot, pasalnya sudah berapa kali Reza mencium bibirnya, meskipun yang dulu tak sengaja.


Sejujurnya hati Reza juga deg-degan,entah mengapa ia punya keberanian untuk mencium cewek sintingnya itu.


"Habis ini kita kemana?" tanya Reza saat mereka sudah keluar dari bioskop


"Makan lah"


"Kita kan udah makan tadi sebelum nonton"


"Emang kenapa? gue laper lagi"


"Makan banyak tapi nggak gemuk-gemuk"


"Bodo amat" Jessi berjalan meninggalkan Reza yang masih berdiri di samping pintu keluar bioskop


"Eh tungguin" Reza mengejar Jessi yang sudah menjauh darinya


Sepertinya ada yang jatuh cinta duluan nih,,tapi masih gengsi mau ngakuinnya.


Malam yang dingin berganti pagi yang cerah,kini raka dan Viana bangun pagi-pagi sekali untuk membuat kue tart.Risa masih tertidur,ia memang kadang bangun siang.


Mega dan Anton juga sudah datang, mereka dan para pembantu sedang menghias kamar Risa.Soalnya tadi malam,Risa di bohongi bahwa kamarnya akan di renovasi jadi ia tidur di kamar tamu.


Setelah 1 jam di dapur, akhirnya kue tar pun sudah jadi.Kue berbentuk bulan dengan hiasan hello Kitty di atasnya dan bertuliskan Happy birthday kakak Risa.


Saat semuanya sudah siap, pasangan baru juga sudah sampai disana.Siapa lagi jika bukan Agim dan tari.


"Maaf ya semuanya,,kita telat" kata tari


"Nggak papa,lagian ini juga batu mau ke atas" jawab Viana


Semua orang naik keatas, memasuki kamar Risa.Viana menghampiri Susi untuk mengambil baby Ken.


Susi di tugaskan untuk membangunkan gadis kecil itu.Tapi bukan Risa namanya jika langsung terbangun,gadis itu malah menutup dirinya menggunakan selimut.


"Nona ayo bangun,,kita mau jalan-jalan" Susi berbohong agar majikan kecilnya mau bangun


"Bental lagi"


"Mommy sama daddy sudah nungguin di depan non"


"Iyaaa" Risa membuka selimutnya,wajahnya yang kusut justru semakin menggemaskan


"Ayo kita mandi dulu"


Setelah 10 menit membersihkan diri,Susi mengajak Risa untuk ke kamarnya.Namun lampu di kamar tersebut padam sehingga jadi sedikit gelap.


"Mbak katanya mau di lenov?" tanya Risa

__ADS_1


"Mbak Susi nggak tahu non"


Saat Risa memasuki kamar, tiba-tiba lampu nya menyala dan menampilkan balon-balon sedang berhamburan di mana-mana.


Bahkan di dindingnya juga tertulis happy birthday kakak Risa.Risa berteriak kegirangan saat mendapat kejutan yang menyenangkan ini.


Viana,Raka dan baby Ken maju ke depan untuk memberikan kue tar pada kakak Risa.


"Selamat ulang tahun kakak cantik,,semoga apa yang di cita-citakan dapat terwujud ya sayang" Viana mencium pipi putrinya, begitu juga dengan Risa yang membalas ciuman tersebut


"Telimakasih mommy"


"Telimakasih adik Ken" Risa memeluk bayi mungil itu


"Sayang,, selamat ulang tahun ya.Sekarang putri Daddy sudah besar,sudah mau sekolah ya" Raka berkaca-kaca,ia mengingatkan mendiang mommy Risa.


"Daddy telimakasih,,jangan menangis"


"Iya sayang" Raka mencium pipi gembul itu..


"Risa sayang,, Happy birthday ya nak.Harus pinter, sekarang Risa sudah punya Dedek jadi nggak boleh nangis lagi ya" Mega menggendong cucunya


"Cucu opa,, selamat ulang tahun ya"


"Telimakasih opa,, telimakasih Oma"


"Hallo kakak Risa yang cantik,, selamat ulang tahun ya sayang.Ini aunty punya hadiah buat kamu" tari menyerahkan paper bag berwarna hitam


"Aiii,,uncle kangennn banget sama Risa" Agim langsung menggendong anak bosnya itu,ia memang sangat menyayangi Risa.Agim berharap nanti jika ia punya anak perempuan maka cantik dan baiknya ingin seperti Risa.


"Telimakasih uncle,aunty"


"Ayo potong kuenya sayang"


Semua orang bernyanyi,Risa dengan senang hati memotong kuetar yang di buat mommynya.


Saat acaranya selesai,kini mereka semua sedang berada di meja makan untuk sarapan.Ini hari weekend jadi waktunya bersantai bersama keluarga di rumah.


Setelah sarapan selesai,mereka duduk di ruang tamu sambil mengobrol. Para laki-laki sedang di sofa sebelah kiri dan yang perempuan di sebelah kanan


"Tari juga pengen si mbak hamil" kata tari saat mereka bercerita tentang kehamilan Viana dulu


"Kamu yang sabar ya,, Mungkin belum waktunya.Asal kita mau berusaha sambil berdoa pasti akan di kabulkan" nasehat Viana


"Iya mbak,,aku kasihan sama orang tua kami.Mereka sangat menginginkan seorang cucu dari tari"


"Udah nggak usah di pikir terlalu banyak,, nanti kalau sudah waktunya pasti doa kalian terkabul"


"Iya mbak" ..


"Ututu cucu Oma ganteng sekali" Oma Mega menggoda anak bay yang sedang melihat-lihat sekelilingnya.


Mereka mengobrol hingga lupa waktu,saking asiknya saat mengobrol bersama keluarga memang menbuat kita lupa waktu.


Semoga Agim dan Tari segera di beri momongan ya,,agar tak kesepian lagi.


Happy reading 😍.

__ADS_1


Sorry kalau garing ring ring🤭


Semoga selalu suka


__ADS_2