
Kediaman Raka nampak sepi,setelah Risa dan Rey pergi ke Paris untuk bulan madu.Keenan juga sibuk kerja dan kuliah,hanya tinggal Raka dan Viana yang berada di rumah itu.
Viana sedang membaca majalah di taman belakang sambil minum jus dan beberapa camilan.Bosan juga rasanya jika rumah sepi seperti ini.
"Sepi banget,perasaan baru kemarin rame eh udah sepi lagi" kata Viana menghelas nafas
"Sayang" panggil Raka dari belakang
"Iya mas" Viana menoleh,ia tersenyum kepada suaminya yang semakin tua semakin tampan saja.
"Mas kamu pakai ramuan apa sih?" tanya Viana
"Ramuan apa?" tanya Raka bingung
"Kok bisa sih kamu masih awet muda gini,,makin ganteng malah" tangan Viana membelai pipi Raka
"Itu karena istri mas pandai merawat mas" kata Raka sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Viana
"Emang gitu ya? tapi mas Viana tuh takut kalau mas di sukai gadis-gadis muda kayak gitu" kata Viana
"Emang gadis-gadis suka sama om-om kaya mas?" tanya Raka
"Ih gimana sih,, justru gadis-gadis sekarang sukanya sama om-om.Viana tuh ya suka lihat di mall gadis-gadis kencan sama sugar Daddy nya" kata Viana
"Wah,,gimana kalau mas juga cari sugar baby?" tanya Raka menggoda istrinya
"Emang berani? mau di potong sama apa belalai kamu kalau punya sugar baby?" tanya balik Viana dengan tatapan membunuh
"Hahaha emang kamu udah nggak mau?" tanya Raka sambil menurun-naikan alisnya
"Enggak"jawab Viana mengalihkan pandangannya
"Benerannn?" Raka semakin menggoda
"Udah ah Viana mau masuk" Viana berdiri,namun Raka berhasil menariknya dan duduk di pangkuan Raka.
"Mass nanti ada yang lihat" Viana meronta
"Biarin,mumpung nggak ada anak-anak" kata Raka
"Emang kenapa kalo ada anak-anak?" tanya Viana yang sudah membalikkan badannya menghadap Raka
"Nggak bebas" bisik Raka sambil menggigit kecil telinga Viana
Viana menatap Raka dalam-dalam sambil perlahan mendekatkan wajahnya.Viana menutup matanya,sedikit lagi hampir mengenai bibir Raka
"Mommy" teriak Keenan yang sedang mencari mommynya di taman belakang,dengan cepat Keenan berbalik badan
"Mas ada Ken" kata Viana yang turun dari pangkuan Raka
"Astaga anak ini mengganggu saja" kata Raka jengkel
"Ada apa?" teriak Raka
"Em itu,ada Alena di depan" kata Keenan lalu kembali masuk kedalam rumah.
"Wah,calon menantuku"Viana berlari untuk menemui Alena
Raka hanya menggelengkan kepalanya sambil mengikuti istrinya masuk.Ia menemui Alena di ruang tamu.
"Hallo sayang" Viana memeluk Alena,mereka memang sudah akrab.Bahkan sering pergi shoping bertiga dengan Risa.
__ADS_1
"Tante apa kabar?" tanya Alena
"Baik,eh jangan panggil Tante lagi dong.Mulai sekarang panggil mommy" kata Viana tersenyum
"Emm iya mommy" Alena tersenyum malu-malu
"Oh iya,kalian udah makan siang?" tanya Viana
"Belum mom" jawab Keenan
"Ya udah mommy masak dulu" Viana berdiri
"Mommy, Alena boleh ikut?" tanya Alena
"Boleh,let's go" Viana menggandeng tangan Alena
Keenan dan Raka saling tatap,merasa sama-sama terabaikan Keenan mengajak daddynya untuk bermain game.
Viana dengan cekatan mengeluarkan semua isi di kulkasnya.
"Mau masak apa kita ya?" Viana nampak berfikir
"Ini ada udang,gimana kalau buat udang saus tiram mom?" tanya Alena
"Boleh,terus sama apa lagi?"
"Terserah mommy aja"
"Emmm.." Viana nampak berfikir
"Kita buat udang saus tiram,ayam cah jamur,sama omelet telur" kata Viana
Viana membuat bumbu-bumbu,sedangkan Alena sibuk memotong jamur dan ayam.Ternyata dua wanita ini sama-sama memiliki hobi yang sama yaitu memasak.
"Kamu udah terbiasa masak ya Al?" tanya Viana sambil menumis bumbu
"Iya mom,suka bantuin mama" jawab Alena yang sedang membersihkan udang
"Kak Risa pulang kapan mom?" tanya Alena
"Nggak tahu,,mungkin satu-dua Minggu disana" jawab Viana
"Owh" Alena hanya manggut-manggut
"Kamu sering-sering kesini ya kalo nggak sibuk,nemenin mommy" kata Viana membuat Alena tersenyum
"Iya nanti Alena sering-sering main kesini"
Cukup 30 menit, makanan sudah siap.Raka dan Keenan yang mencium aroma makanan langsung turun kebawah.
Terlihat di meja makan sudah ada beberapa makanan yang tampak menggiurkan.
"Wahh baunya enak sekali" puji Keenan sambil duduk
"Iya dong,siapa dulu yang masak ya Al" Viana menyenggol lengan Alena
"Ya sudah ayo kita makan" ajak Raka yang juga sudah kelaparan
Viana mengambilkan makanan untuk suaminya,lalu gantian mengambilkan untuk Alena.Keenan yang melihat itu juga menyodorkan piringnya.
"Kamu ambil sendiri" kata Viana yang mengambil nasi untuk dirinya sendiri
__ADS_1
"Mommy tega banget sih" kata Keenan yang mengambil nasi
"Kenapa? kamu iri sama Alena?" tanya Viana sambil melotot
"Eng-enggak" Keenan menyuapkan sesendok nasi kedalam mulutnya.Alena yang melihat itu hanya menahan tawanya.
Mereka makan dalam keheningan,hanya dentuman sendok yang saling beradu.Setelah makan siang,Viana mengajak Alena untuk bersantai di taman belakang sambil bercerita.
Keenan dan Raka yang melihat itu saling pandang lagi.
Kemudian mereka berjalan menuju teras untuk meminum kopi.
"Mommy sangat menyukai Alena ya dad" kata Keenan
"Iya,mommymu itu tipe yang mudah akrab sama orang" kata Raka
"Ya,mereka sudah seperti anak dan ibu"
"Kau harusnya bersyukur mommymu tidak jahat seperti mertua-mertua di film itu" kata Raka konyol
"Hahaha ya,aku sangat bersyukur"
Viana bercerita panjang lebar mengenai masa-masa mudanya dulu.Masa dimana ia bertemu dengan raka
"Mommy dulu itu hanya pembantu disini,tapi mas raka menyukai mommy dan akhirnya kami menikah"
"Sebelum mommy datang kemari,ada pembantu disini yang juga menyukai Mas Raka "
"Sampai saatnya ia Iri dengan mommy, menganggap bahwa kehadiran mommy disini untuk menyaingi dirinya"
"Lalu apa yang terjadi mom?" tanya Alena yang menyimak baik-baik cerita Viana
"Sampai di waktu mendekati pernikahan,ia menyuruh adiknya untuk mencelakai mommy"
"Mommy di tabrak oleh adiknya,tangan dan kaki mommy terluka dan akhirnya pesta pernikahan kami di undur.Mas Raka menjebloskan dia ke penjara.Lalu kami berhasil menikah"
"Sudah lama sejak kejadian itu,kami hidup bahagia.Tapi suatu saat,mommy di culik oleh mantan pacar orang yang menyukai mas Raka.Waktu itu mommy sedang mengandung Keenan" kata Viana yang menceritakan semua masa lalunya
"Astaga" Alena menutup mulutnya
"Untung saja mas Raka cepat sampai di tujuan,kalau tidak mungkin mommy dan Keenan tidak akan ada di dunia lagi" Viana tersenyum sambil memejamkan mata
"Sudah mom,jangan di lanjut" Alena memeluk Viana
Ternyata orang yang selalu bahagia dan ceria dulunya juga mengalami hal-hal yang diluar dugaan.Begitu pun Viana,sudah banyak hal-hal sulit yang ia rasakan.
"Makanya kamu sekarang harus waspada,banyak pelakor-pelakor di luar sana" kata Viana
"Iya mom,,Alena akan waspada" Alena tersenyum
Setelah bercerita panjang lebar, Viana mengajak Risa untuk masuk kedalam rumah untuk beristirahat.
Hallo gays,,sorry kemarin nggak up..
Author lagi galau soalnya,,di tinggal ayang pergi keluar kota.
Huhuhu maapin author yang bucin ini...btw happy reading yaw
Komen yang banyakkkkk biar author semangat lagii
Love you pull ❤️❤️❤️
__ADS_1