Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Pacar?


__ADS_3

"Ada yang ketinggalan nggak?" tanya Agim saat sampai di depan mobilnya.Ya Vera sudah di perbolehkan pulang hari ini, karena kondisinya sudah stabil.


"Udah semua kok mas" jawab Tari


"Ya sudah ayo masuk" Agim masuk ke dalam mobil


Saat di tengah perjalanan,ponsel tari berdering.Menampilkan nama Viana disana.


"Halo assalamualaikum Mbak" sapa tari


"Waalaikumsalam tari"


"Ada apa mbak?" tanya tari


"Begini,, nanti malam Mbak mau ngundang kamu buat makan malam di rumah Mbak"


"Oh gitu ya mbak,,iya nanti tari kesana" ucap tari ramah


"Baiklah,,Mbak tutup ya"


"iya mbak"


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Tari memasukkan ponselnya ke dalam tas lagi.


"Siapa?" tanya Agim penasaran


"Mbak Viana,, ngundang tari buat makan malam" jawab tari


"Oh kamu di undang juga,,kalo gitu nanti malam kita bareng aja tadi aku juga di undang sama Raka" jelas agim


"Iya mas" tari tersenyum


"Oke nanti malam aku jemput"


Setelah beberapa menit perjalanan kini Agim sedang membantu membawa tas tari.Sementara tari sedang memapah adiknya berjalan ke dalam.Marni memang sudah di rumah karena ingin bersih-bersih rumahnya.


"Sini ibu bantu" Marni ikut memapah Vera


"Nak agim terimakasih banyak ya atas bantuannya,,sudah mau di repotkan dengan keluarga kami" ujar Marni


"Sama-sama Bu ,,Agim selalu siap untuk keluarga ibu" balas agim tersenyum


"Ya sudah kalau begitu Agim pamit dulu ya Bu" Agim berpamitan dengan Marni


"Iya nak"


"mari tari antar mas"


"Iya" agim tersenyum


"Mas Tari benar-benar berterima kasih sama mas,,udah banyak bantu tari" ucap tari tulus


"Iya,,aku juga seneng bisa bantu kamu"Agim mengacak rambut Tari


"Ya sudah aku pulang ya"


"Iya mas,, hati-hati" tari tersenyum manis


Setelah mobil Agim sudah tak terlihat lagi,Tari masuk ke dalam rumah.


Sementara kini Viana dan Raka sedang duduk di sofa kamarnya.


Terlihat sangat bahagia dengan hadirnya malaikat kecil di dalam perut sang istri.


"Masss,,mas manja banget deh hari ini" ujar Viana heran


"Masa sih sayang?"


"Iya mas,,nggak kayak biasanya"


"Mas cuma nggak mau kehilangan kamu aja" Raka mencium pipi sang istri


"Iya suamiku" Viana membelai rambut Raka

__ADS_1


"Oh ya mas,, nanti Viana bantu Susi masak ya?" tanya Viana


"Nggak,,nggak boleh" jawab Raka


"Susi kan sudah bersama pembantu yang lain,,kamu hanya tinggal duduk sama mas" jawab Raka meringis


"Modus ih"


"Sayang,,mas masih nggak nyangka aja.Ternyata bibit mas unggul ya" kata Raka sambil mengelus perut Viana


"Kenapa gitu?"


"Buktinya kita baru menikah satu bulan sudah hadir malaikat disini"


"Itu tandanya Tuhan percaya sama kita mas,,kalau kita bisa menjaga dan merawat anak-anak kita" Viana tersenyum


"Iya sayang"


"Oh iya,,kamu sudah telepon mama?" tanya Raka


"Sudah mas"


"Ya sudah,kita tidur siang yuk" ajak Raka


"Ayok"


Lalu mereka tidur siang bersama, menunggu malam nanti untuk memberi tahu kabar bahagia ini.


Kini jam sudah menunjukkan pukul 18.45, terlihat sudah banyak makanan berjajar di meja makan.Begitu juga dengan Viana,Raka dan Risa yang sudah siap menunggu tamu malam ini.


Agim yang menjemput Tari pun kini sudah dalam perjalanan.Terlihat kedua pemuda itu sangat cantik dan tampan.


"Kamu besok udah mulai kerja?" tanya Agim memecah keheningan


"Iya mas,, soalnya tari nggak bisa cuti lama-lama" jawab Tari


"Ya udah,,besok siang aku mampir kalau gitu" Agim tersenyum menunjukkan giginya


"Iya mas" tari tersenyum


Saat tari dan Agim sampai,Mega dan Anton juga sampai.Anton sekarang sudah bekerja di perusahaan sang menantu,dan juga sudah di beri satu mobil dari Raka.


"Eh tari,,apa kabar?" tanya Mega


"Alhamdulillah baik Tante,,Tante sendiri gimana?"


"Tante juga baik" Mega tersenyum manis


"Emm kalian pacaran ya?" pancing Mega tersenyum


"Eh bu...."


"Iya Tante" sahut Agim


"Oh selamat ya" Mega tersenyum


"Ya sudah,,ayo masuk" Anton ikut bicara


"Maksud mas Agim apa ya ngomong gitu?" batin tari melihat wajah Agim yang tak merasa bersalah.


"Wahh kalian sudah datang?" Viana berdiri menyambut Mama dan yang lainnya


"Iya sayang" Mega memeluk putri semata wayangnya


"Mbak" tari memeluk Viana


"Gimana keadaan adik kamu?" tanya Viana


"Alhamdulillah sudah sehat Mbak"


"Alhamdulillah"


"Uncle Agimmm" Risa berlari memeluk Agim


"Uuu tuan putri" Agim Langsung menggendong Risa


"Lisa sudah sembuh,,kita jadi jalan-jalan?" tanya Risa

__ADS_1


"Minggu depan kita jalan-jalan,oke?"


"Oke uncle"


"Sebenarnya ada acara apa?" tanya Anton penasaran


"Kita makan dulu ya pa,, nanti Viana kasih tahu"


"Ya sudah ayo" Raka mengajak semuanya


Saat makan malam,tak ada suara satu pun dari mereka.Hanya suara dentingan sendok yang menghiasi makan malam hari ini.


Setelah 30 menit akhirnya mereka selesai makan malam dan berkumpul di ruang keluarga.


"Sayang ada apa sih sebenarnya?" tanya Mega yang juga penasaran


"Viana mau memberi tahu bahwa Viana....." Viana menggantung kalimatnya


"Kamu kenapa sayang?" tanya Mega


"Viana sedang hamil" ungkap Raka tersenyum


"Alhamdulillah" jawab semuanya serentak


"Selamat ya sayang" Mega memeluk putrinya


"Iya ma terimakasih"


"Sayang selamat ya,,kamu harus jaga baik-baik kandungan kamu" pesan Anton memeluk putrinya


"Pasti pa"


"Bro,Viana selamat ya akhirnya gua mau punya ponakan dua" kata Agim


"Lalu kapan kau akan menyusul?" pancing Raka


"Ah jangan bahas itu" Agim mengelak


"Mbak Viana,tuan Raka selamat ya,tari turut senang mendengar Mbak Viana hamil" tari tersenyum manis


"Terimakasih ya tari" jawab Viana.


"Wahh jadi nanti ada yang mau jadi kakak dong" Agim melirik Risa yang ada di pangkuan Raka


"Iya dong,, nanti panggil kakak Lisa" Risa bergaya seperti orang dewasa


"Hahaha kau ini lucu sekali" Agim tertawa di ikuti yang lainnya


Setelah mengobrol cukup lama, mereka akhirnya pulang ke rumah masing-masing.kini agim sudah sampai di depan rumah tari


"Mas nggak mampir dulu?" tanya tari


"Nggak usah,,ini udah malem.Aku langsung pulang aja ya" pamit Agim


"Ya sudah hati-hati ya mas" tari tersenyum


"Iya" saat Agim akan membuka pintu mobil,tari memanggilnya lagi


"Mas.."


"Iya?"


"Selamat malam" kata tari tersenyum


"Selamat malam juga" Agim membalas senyuman Tari


Lalu Agim memasuki mobilnya,dan melanjutkan perjalanan pulang.


"Astaga,, jantungku" Tari memegang dadanya di balik pintu


"Kamu sudah pulang?" tanya Marni tiba-tiba


"Astaga ibuuu,, mengagetkan tari saja" tari terkejut


"Memangnya kamu sedang melamun apa?" tanya Marni


"Nggak ada,,ya sudah ya Bu tari istirahat dulu" tari berlari menuju kamarnya.Merebahkan tubuhnya sambil senyum-senyum mengingat saat Agim mengakuinya pacar.

__ADS_1


Happy reading 🤗


__ADS_2